Setiap orang tentu pernah merasakan sakit dan kecewa karena cinta. Kamu mungkin kecewa karena memergoki pacar selingkuh, kecewa karena jatuh cinta pada orang yang nggak tepat, cintamu bertepuk sebelah tangan, bahkan mungkin ditinggalkan pacar. Rasa sakit dan trauma karena cinta mungkin membuatmu takut untuk membuka hati bagi cinta yang baru. Apalagi kalau kamu mengalaminya lebih dari sekali. Tapi, itu bukanlah alasan untuk terus menyendiri dan menyerah mendapatkan cinta yang terbaik.

Cinta memang menyakitkan, tapi bukankah rasa sakit itu penting untuk pembelajaran bagi diri sendiri? Karena itulah kamu nggak boleh terus-menerus hidup dalam keterpurukan. Kamu harus berani untuk membuka hati dan percaya pada cinta yang baru.

 

1. Belajarlah untuk mempercayai dirimu sendiri

Mencintai kembali

Mencintai kembali via https://www.google.com

Bagaimana bisa membuka hati lagi untuk orang lain dan kembali percaya pada cinta, kalau kamu nggak percaya dirimu bisa melakukannya?! Oke, kamu mungkin masih takut terluka, apalagi kalau sebelumnya diselingkuhin. Tapi, apa kamu mau terus-menerus menyendiri karena takut patah hati untuk kedua kalinya?

Percayalah, semua orang pernah mengalami fase patah hati yang sama. Percayalah kalau kamu itu kuat dan pasti bisa melewatinya. Jangan sampai kamu kecewa setelah menolak seseorang yang baik karena alasan takut disakiti.

2. Pikirkan hal positif dari hubunganmu sebelumnya

Mungkin mantan sudah mengecewakanmu, tapi nggak ada salahnya kamu “bersyukur” pernah melewati hari-hari terbaikmu dengannya. Secara nggak langsung, kenangan bersama mantan ikut membentuk siapa dirimu yang sekarang. Anggap saja, mantan memang nggak ditakdirkan untuk terus bersamamu. Mungkin pengalaman pahit diselingkuhin atau ditinggal pergi adalah pertanda dari Tuhan, bahwa kamu akan menemukan orang yang jauh lebih baik. Tetap positif dan yakinlah, bahwa di luar sana orang itu mungkin sedang menanti. Jadi, jangan terlalu lama menutup hatimu, ya!

3. Berhenti keras pada diri sendiri, berbahagialah!

Mencintai seseorang

Mencintai seseorang via https://www.google.com

Meratapi atau menyalahkan diri sendiri atas hubungan yang telah lalu itu nggak ada gunanya! Kamu akan sangat sedih saat mengetahui fakta, bahwa mantan sudah lupa padamu. Karena itu, kamu nggak perlu berlama-lama terpuruk.

Sekarang, lebih baik manjakan dirimu dengan mencoba banyak hal baru, yang nggak bisa kamu lakukan saat sibuk pacaran dulu. Selain itu, habiskan lebih banyak waktu dengan keluarga dan teman-teman. Mendapatkan banyak cinta dari orang sekitar, akan membuat hatimu yang beku cair dan memudahkanmu untuk bisa membuka hati kembali.

4. Berani mencoba hubungan baru

Kembali merajut kasih

Kembali merajut kasih via https://www.google.com

Perlahan-lahan, cobalah untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain. Serius, kamu harus move on dan membuang jauh-jauh pikiran tentang mantan. Karena terus mengingat mantan, akan membuatmu teringat hal-hal pahit dengannya dan malah membuatmu takut untuk percaya lagi. Nah, ketika bertemu dengan orang baru yang lebih manis, menarik bahkan lebih baik, jangan pernah membanding-bandingkannya dengan mantan. Jangan pula mencari seseorang yang “mirip” dengan mantanmu.

5. Ketika berhasil menemukan orang yang tepat, berikanlah yang terbaik untuk hubungan kalian

Hubungan dengan mantan yang telah lalu bisa kamu jadikan pelajaran, agar hal buruk nggak kembali terulang. Sebagai contoh, katakanlah mantanmu berselingkuh. Mungkin dia terpikat pada orang lain, yang bisa membuatnya bahagia dan sebenarnya sudah ada tanda-tanda bahwa dia tak bahagia denganmu (tapi kamu mengabaikannya). Apapun yang terjadi, ketika menjalin hubungan lagi dengan orang yang baru dan tepat bagimu, jangan pernah melakukan kesalahan yang sama. Kamu harus bisa menjaga hubungan dan lebih peka membaca hal-hal, yang kiranya bisa membuat hubunganmu dan pacar memburuk.

Ketika melihat sesuatu yang nggak wajar terjadi, segera diskusikan hal tersebut dengan pacar; keluarkan semua uneg-uneg dan ceritakan semua ketakutanmu.