Buat kamu yang memasuki umur-umur dua puluh tahun keatas, rasanya pasti sedikit risih menyandang "gelar" ini.

Anyway, sudah berapa lama kamu jomblo? Sebulan? Dua bulan? Setahun? Dua tahun? Empat tahun?

Santai! It's not a big problem. Kamu harus tetap kuat dan lanjutkan hidupmu. Membuktikan bahwa kamu adalah spesies jomblo yang berkualitas.

5 hal berikut yang akan bikin kamu tetap survive sebagai jomblo di kehidupan yang keras ini.

 

1. Fokus Pada Studi atau Kariermu

Percayalah, bahwa kelak di masa depan yang akan dipertimbangkan oleh calon mertuamu bukanlah sejarah tentang berapa banyak mantan yang kamu miliki. Itu jelas bukan hal yang patut dibanggakan sama sekali.

Buat kamu yang masih studi, fokuslah pada studimu. Perbaiki nilai-nilaimu yang pernah turun atau kurang memuaskan yang diakibatkan oleh masa galaumu dulu. Catat! "a smart women deserve to be with smart man". Kamu juga pasti mau kelak bersanding dengan laki-laki yang cerdas kan?

Buat kamu yang sedang menggalaukan pendamping wisuda, berhadapan degan skripsi tentu bukan hal mudah, kita butuh semangat ekstra. Terlebih pada masa-masa ini hal tersulit untuk dihadapi sendirian. Kamu akan tiba-tiba kehilangan mood saat melihat status teman yang menyemangati skripsi pacarnya, terlebih dengan embel-embel selesai skripsi akan langsung dilamar. Hai, Mblo kamu apa kabar? But, think carefully! Hal yang terpenting dari wisuda adalah bukan siapa pendamping wisudamu, tapi kelulusan sidang skripsimu. Jangan lama-lama terlena, semakin cepat semakin baik. Semangat!

Buat kamu yang sedang merintis karir, ini adalah awal dimana kamu sedang meniti karir dari titik paling rendah. Hal yang paling memberatkanmu saat ini adalah undangan-undangan pernikahan sudah mulai bertebaran. Sementara setiap kali undangan datang kamu akan berpikir tentang "teman" datang ke undangan. Matangkan dulu karirmu! fokus pada apa yang semula kamu cita-citakan. Wanita independen yang memiliki karir dan masa depan baik tentu akan memiliki nilai plus.

2. Kamu Harus Tau Untuk Siapa Cintamu

Cinta, itu pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Ketika kamu sedang jomblo maka cinta yang seharusnya kamu alokasikan kepada pasanganmu menjadi ruang yang kosong. Mengisinya dengan kenangan-kenangan masa lalu, mungkin wajar. Hanya saja bukankah cinta itu bisa kita alokasikan ke banyak hal lain yang membawa manfaat? Masa lalu, biarlah menjadi hal yang sepatutnya kita kenang, tapi jelas bukan untuk menyita cinta kita untuk itu.

Gali kembali passionmu, kamu harus menemukan apa yang benar-benar kamu cintai di dunia ini.

Buat kamu yang mencintai seni, olah raga dan sebagainya ruang kosong itu jelas akan terisi dengan baik oleh hal-hal tersebut. Dengan demikian, talentapun akan berkembang.

Jangan lupa, masih prioritas ruang untuk cintamu yaitu keluarga dan sahabat-sahabatmu. Keberadaan mereka membuatmu merasa dicintai, untuk itu kamupun perlu memberikan hal yang sama kepada mereka. Sesekali kamu bisa menelpon sahabat lama yang jarang kamu temui untuk sekedar bertanya kabar, itu juga efektif untuk memusnahkan kesepianmu.

3. Perbanyak Aktifitas Positif dan Perluas Pergaulan

Jangan biarkan waktu senggangmu menguap sia-sia hanya untuk melamunkan pangeran berkuda putihmu yang tak kunjung datang. Manfaatkan waktumu utuk berkegiatan yang memungkinkan kamu bertemu banyak orang. Seperti mendaki gunung, bergabung dengan komunitas peduli lingkungan, ikut organisasi atau ikut klub-klub yang sesuai dengan minat dan bakat kamu. Semakin banyak kamu ikut kegiatan maka semakin luas wawasanmu dan semakin banyak kamu bertemu dengan banyak orang yang memiliki minat dan hobi sama denganmu, tak jarang juga pandangan hidup dan cara berpikirnyapun tidak akan jauh berbeda, mungkin saja jodohmu ada di antara mereka.

4. Bahagiakan Dirimu Sendiri

Jangan lupa untuk bahagia! Sekalipun deskripsi jomblo itu 'sendiri' tapi kamu harus ingat bahwa kamu masih banyak memiliki sahabat-sahabat. Pertama-tama cek playlist lagu di handphonemu. Kalau isinya masih lagu-lagu galau, segera upgrade daftar lagu-lagu kamu dengan lagu-lagu penyemangat dan lagu-lagu yang inspiratif. Bahagia itu lahir dari dalam dirimu sendiri. Kamu sangat perlu untuk pergi hangout, sekedar makan atau minum kopi di luar dengan teman-temanmu. Itu akan menjadi cara yang baik untuk melepaskan kamu dari kepenatan aktifitasmu sehari-hari. Sesekali pergilah keluar sendirian, single trip ke tempat-tempat yang kamu ingin kunjungi atau sekedar menikmati matahari terbenam. Terkadang, ketika kamu sendirian kamu akan jauh mengenal siapa dirimu yang sebenarnya dan akan berpikir lebih jernih tentang visimu dan impianmu yang sesungguhnya.

5. Berdoalah Untuk Pasangan Hidupmu

Jangan bergabung ke komunitas jomblo pemanggil hujan, yang beramai-ramai berdoa meminta hujan setiap malam minggu. Menyedihkan!

Kita hanya perlu percaya bahwa Tuhan sudah menyiapkan pasangan hidup kita, yang akan dipertemukan kelak di waktu yang tepat. Kita patut bersyukur, kesendirian kita saat ini anggaplah segai waktu kita memantaskan diri untuk kelak layak disandingkan dengan dia yang dipilih Tuhan untukmu.

Jangan lupa, sempatkan setiap hari untuk mendoakan dia yang masih tanpa nama itu. Agar di belahan kehidupan yang lain dia juga sedang mempersiapkan masa depannya yang baik untuk hidup bersamamu. Rasakanlah, setiap kamu berdoa, jika kamu berdoa secara teratur, kamu akan merasa hari-hari yang kamu lewati akan membawamu semakin dekat dan semakin dekat dengan dia.

Jangan lupa juga untuk berdoa, agar Tuhan memberikan semangat dan kekuatan untuk kita berusaha menjadi pribadi yang semakin baik dan semakin baik.

 

So, untuk kamu yang jomblo: "Be High Qualty Jomblo"