Curhat itu memang perlu, untuk berbagi perasaan senang dan haru. Tapi, terkadang kita sedang tak bisa berada di posisi itu. Kita ada untuk menjadi pendengar, yang menyimak dan memberikan empati, tanpa harus panjang berkomentar. Ya, berbagi cerita memang meringankan pikiran, namun mendengarkan tak semudah meluapkan perasaan.

Kenyataannya, ada orang-orang yang terlahir dengan dibekali kemampuan “mendengarkan”. Mereka jadi tempat curhat favorit yang seketika bikin lega setelah kita bercerita. Namun, di balik sosok yang penuh perhatian itu, ada hal-hal tidak terduga yang tak pernah terlintas di pikiran dan perasaan orang lain. Menjadi pendengar yang baik, inilah yang dirasakan dan dialami:

 

1. Langsung memahami perasaan seseorang dari ekspresinya

Dapat memahami perasaan lewat ekspresi wajah

Dapat memahami perasaan lewat ekspresi wajah via http://www.google.com

Bukan yang mistis atau a la detektif dan asal menebak, tapi pendengar yang baik tak cuma mendengarkan dengan telinga, mereka juga sangat mudah membaca perasaan orang lain dengan hati. Saat melihat orang berekspresi, bisa jadi tanpa perlu penjelasan atau cerita, mereka sudah langsung benar-benar mengerti.

2. Sensitif tapi tidak emosional, memandang apapun dengan masuk akal

Melihat segala hal dengan bijak dan masuk akal

Melihat segala hal dengan bijak dan masuk akal via http://www.google.com

Pendengar yang baik punya sudut pandang yang super netral dan pemikiran yang ekstra terbuka. Ini artinya mereka siap mendengarkan cerita atau curhatan dengan topik apapun, bahkan yang tak terduga sekalipun. Karena sensitif, mereka ikut merasakan tanpa meluapkan perasaan. Mereka sadar apapun yang terjadi memang masuk akal.

3. Sangat fleksibel namun berpegang kuat pada prinsipnya sendiri

Mudah menerima dan menghargai pendapat orang lain

Mudah menerima dan menghargai pendapat orang lain via http://www.google.com

Meski digempur dengan berbagai cerita, mereka punya prinsipnya sendiri dan tak ada apapun yang bisa mengubah itu. Menerima segala pemikiran orang lain, meskipun fleksibel mereka takkan goyah sedikitpun dan takkan terpengaruh. Menghormati dan menghargai perbedaan di setiap aspek kehidupan jadi slogan hidup mereka.

4. Selalu menjaga pikiran dan perasaan siapa saja dengan tulus

Siap menjaga perasaan siapapun yang dijumpainya

Siap menjaga perasaan siapapun yang dijumpainya via http://www.google.com

Memiliki empati yang tinggi, pendengar yang baik selalu menomor satukan orang lain. Mungkin kadang mereka dicap dingin karena sikap netralnya, namun justru itu karena mereka sangat menjaga perasaan semua orang. Bersama mereka, siapapun akan jadi dirinya sendiri dengan nyaman dan bercerita apapun dengan jujur.

5. Mereka sebenarnya juga lelah tapi tak pernah menunjukkannya

Rasa lelah di hati biasa diatasi sendiri

Rasa lelah di hati biasa diatasi sendiri via http://www.google.com

Karena kemampuan alaminya untuk memahami perasaan, tak jarang pendengar yang baik menampung semua cerita, dan ikut merasakan emosi yang dirasakan orang lain. Bahkan, mereka bisa melihat dunia dari sudut pandang orang lain tanpa perlu bertanya. Ini berkah tapi kadang juga membuat mereka lelah, namun tak pernah ditunjukkan.

 

Bisa dibilang, menjadi pendengar yang baik sudah menjadi bawaan seseorang. Dia bisa hadir dalam sosok sahabat yang peduli, kekasih yang perhatian, orangtua yang pengertian, atau siapapun yang dengan diam mendengarkan semua cerita dan keluh kesah kita, menyimak dengan wajah dan senyum hangat hingga kita selesai berbicara. Pendengar yang baik akan membuat kita ingin selalu kembali pada mereka, tempat berbagi semua cerita.