Menangis adalah salah satu repon motorik berasal dari stimulus yang datang dari luar tubuh maupun luar tubuh kemudian ditangkap oleh pengelola emosi di otak sehingga menghasilkan efek emosional berupa pengeluaran air mata. Sebelum orang-orang menangis – bukan menangis yang disengaja, sudah dapat dipastikan bahwa ada hal yang sangat mengganggu pikirannya entah itu karena sedih, kecewa, terharu, dan hal-hal pemicu lainnya yang tidak dapat lagi dibendung hingga kekuatan emosional yang berkecamuk di pikirannya diekspresikan melalui air mata.

Guys, menangis bukan sesuatu yang buruk, kok. Menangislah jika kamu memang butuh untuk menangis. Ada hal yang harus kamu tahu sehingga kamu akan membiarkan dirimu untuk menangis sejenak.

1. Menangis dapat melepaskan hormon-hormon stress yang berkecamuk di pikiran kamu.

Wanita Menangis via http://www.sikerok.com

Hormon bahagia, datanglah!

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa menangis mempunyai manfaat untuk kesehatan kita. Menangis memicu tubuh menghasilkan hormon endorfin, hormon yang sama dihasilkan ketika kamu berolahraga sehingga akan mengalirkan energi positif dan perasaan senang ketika selesai berolahraga. Hormon ini biasa juga disebut hormon kebahagiaan, maka dari itu tidak sedikit orang-orang yang merasakan perasaan lega pada dirinya setelah menangis bahkan semangat untuk bangkit kembali yang lebih besar.

2. Menangis memancing kamu untuk mengintrospeksi diri.

Apapun Alasannya Menangis Selalu Membuat Anda Lebih Baik via http://www.cnnindonesia.com

Advertisement

Maafkan aku, sahabatku.

Saat kamu menangis pikiran kamu akan tertuju kepada hal yang membuat kamu menangis. Misalnya kamu menangis karena kamu dikecewain sama teman-teman kamu. Memang sih agak nyesek rasanya kalau dikecewain. Saat kamu menangis kamu akan berpikir kenapa sih mereka bisa-bisanya bikin aku kecewa? Memangnya aku salah apa? Apa aku sudah tidak asik lagi diajak jalan? Kenapa harus aku?. Nah kan, ada beberapa pertanyaan seperti itu yang akan muncul dibenak kamu saat menangis. Pertanyaan-pertanyaan itu sebagai wujud kamu sedang mengintrospeksi diri. Ketika kamu sering menintrospeksi diri, maka kamu termasuk orang-orang yang selalu memperbaiki diri demi meningkatkan kualitas diri.

3. Menangis memberi kamu ruang untuk berimajinasi setinggi mungkin. Nah lok kok bisa?

Berimajinasilah yang tinggi saat sedang menangis

Misalkan kamu nangis karena habis dimarahin Mama gara-gara kamu ngerusakin handphone yang baru dibeliin minggu lalu. Kamu akan menangis tersedu-sedu menyesal karena udah ngerusakin handphone baru itu. Apatah lagi jika kamu menangis sendirian di kamar merasa Mama udah ngga sayang lagi sama kita, di saat menangis itulah sering muncul ide-ide gila yang bahkan belum pernah kamu pikirkan. Misalnya saja, karena habis dimarahin Mama aku ngga bakal mau makan di rumah lagi (ini biasanya ngefek kalau kamu lagi program diet penurunan berat badan, hehehe), aku mau pergi aja dari rumah mau cari uang sendiri, aku mau bikin usaha sendiri, aku mau punya uang sendiri biar bisa beli handphone baru. Nah kan imajinasinya makin tinggi. Hehehe. Tapi jangan sampai keterusan ngambek sama Mama, ya. ‘Sisa-sisa’ imajinasinya tetap disimpan sebagai sebuah motivasi jadi orang yang lebih baik lagi.

4. Kamu akan mengingat-ingat masa lalu yang indah

Tampak Seorang Ibu Mencium Anaknya via http://static.republika.co.id

Mama akan beliin permen kalau adek berhenti nangis. Cup.. cup.. cup..

Saat kamu menangis karena satu masalah yang tak kunjung selesai, bukan tidak mungkin kamu berkhayal kembali. Ketika kamu masih kecil saat kamu menangis akan selalu ada Mama yang akan menjanjikan permen manis jika kamu mau berhenti menangis, akan selalu ada Papa yang berjanji mengajak manjat pohon manga lagi jika kamu berjanji ngga bakal nangis lagi. Semua hal itu yang akan menjadikanmu tegar menghadapi masalah yang kamu alami.

5. Kamu akan merindukan sahabat-sahabat terbaikmu

Woman consoling sad friend via http://www.rajanego.co.id

Bahkan jika mereka telah bersusah payah menenangkanmu karena dirimu terlampau sedih, mereka akan ikut menangis menemanimu

Saat jauh dari orang tua tetap saja kita tidak bisa hidup sendiri, pasti akan ada sosok teman-teman dekat yang selalu menjadi teman jalan, teman makan, bahkan tempat untuk mencurahkan isi hati ketika sedang bersedih. Mereka yang akan selalu ada di sisi mu dan tidak pernah tenang hatinya jika melihat dirimu sedang menangis. Mereka akan berusaha untuk menenangkanmu dari isak tangis mu bahkan jika mereka telah bersusah payah menenangkanmu karena dirimu terlampau sedih, mereka akan ikut menangis menemanimu.

Suatu saat nanti jika kamu dan sahabatmu telah berpisah dan mempunyai jalan hidup masing-masing – saat sedang menangis, kelak akan kau rindukan mereka yang akan selalu ada duduk disampingmu untuk sekedar menghapus bulir-bulir air matamu.

So, Guys… Menangis bukan sesuatu yang buruk, kan? Masih ada sisi baik dari sebuah tangisan.

Menangis boleh, keterusan jangan! 🙂