Kuliah ke luar negeri? Hmm, kedengarannya keren. Selain bisa menantang diri sendiri untuk tinggal mandiri di tempat yang jauh dari rumah, kamu juga bisa punya kemungkinan untuk dapetin banyak hal yang belum pernah kamu temui. Mungkin, kamu juga sudah membaca beberapa kisah mereka yang berhasil kuliah ke luar negeri, sampai-sampai kamu sendiri merasa terinspirasi.

Bukan berarti pendidikan di Indonesia kurang bagus, ya! Tapi, dengan kuliah ke luar negeri, tentu kamu memiliki pengalaman plus dibandingkan teman-temanmu yang tidak. Menarik, kan?

Tapi sebenernya, apa aja, ya, kemampuan yang perlu kamu miliki supaya kamu siap "dilepas" hidup di negeri orang?

1. Berani Hidup Sendiri ala Anak Kosan

Hidup sendiri harus berani! via http://huffpost.com

Nggak ada yang tahu nanti di luar negeri kamu akan tinggal di tempat seperti apa, khususnya kalau kamu belum pernah langsung ke sana. Karena kamu kuliah di tempat yang jauh, kamu pun harus siap untuk "memaksa" dirimu sendiri tinggal dengan mandiri. Kalau kamu jeli, fenomena ini sebenernya kurang lebih sama dengan pengalaman para anak kosan di sekitar kita.

Ya, kalau kamu sendiri adalah anak kosan atau pernah menjadi anak kosan, kamu tentu tau rasanya. Setiap bulan, kamu harus pandai-pandai mengatur bagaimana hidupmu supaya bisa hemat dan tetap sehat. Kamarmu pun harus kamu rapikan sendiri. Nggak ada ceritanya kamu berharap banyak bahwa akan selalu ada orang yang membantumu ini dan itu. Most of the time, kamu harus siap sedia untuk survive dengan caramu sendiri, mulai dari hal-hal kecil seperti masang paku sendiri, bersihin kamar, ganti lampu, bahkan sampai ganti galon!

Nah, kemampuan praktis yang semacam ini pun perlu kamu persiapkan juga kalau kamu berniat kuliah ke luar negeri. Bagaimanapun, nantinya kamu akan memiliki tempat tinggalmu sendiri, entah itu dorm, apartemen, atau semacamnya. Kamu pun nggak akan tahu, masalah seperti apa yang nantinya akan kamu hadapi selama hidup di sana sebagai anak perantauan. Jago meng-handle masalah sendiri pun akan menjadi keuntungan bagimu!

2. Jago Atur Keuangan

Catat, catat, catat. Jangan keteteran! via http://berkuliah.com

Advertisement

Dalam sebulan, kamu punya sekian jumlah uang. Dengan uang yang kamu miliki, kamu harus bisa mengatur bagaimana caranya agar kamu bisa tetap makan dengan sehat, beli kebutuhanmu tanpa kekurangan, dan mungkin bisa menabung.

Selama kamu kuliah di luar negeri, uang yang kamu dapatkan mungkin berasal dari tabunganmu sendiri, atau dari beasiswa. Jumlah ini pasti terbatas. Maka, kamu harus benar-benar teliti dalam merancang pengeluaran dan pemasukanmu agar tidak berat sebelah. Kalau kamu keteteran dalm hal ini, bisa saja nantinya kamu akan kebingungan, bahkan kehabisan uang di tengah jalan. Malu, dong, kalau sering-sering ngutang?

Pastikan gaya hidupmu di sana tidak terlalu menuntutmu menghabiskan jumlah uang melebihi rencana keuanganmu. Kuliah di luar negeri memang membutuhkanmu untuk menjadi manajer keuangan yang andal untuk dirimu sendiri!

3. Bisa Beradaptasi dengan Mudah

Kenalan baru? Hayuk aja! via http://berkuliah.com

Kuliah ke luar negeri sama artinya dengan memindahkan tempatmu tinggal di negara lain. Hal ini tentu jauh lebih besar dibandingkan hanya pindah kota di dalam Indonesia. Tinggal di luar negeri akan memberimu kesadaran yang lebih luas betapa kita bisa sangat berbeda dalam beberapa hal.

Sebelum kamu pergi ke negara incaranmu, kamu perlu menyadari bahwa akan ada kemungkinan kamu menemui banyak hal yang asing bagimu. Untuk itu, kamu harus mampu bersikap adaptif terhadap semua perubahan yang kamu temui. Misalnya, di negara tempatmu kuliah nanti, ternyata cuacanya dingin banget! Padahal, kamu merasa kalau kamu bakal males kalau cuaca terlalu dingin dan lebih suka di rumah sambil selimutan. Kalau kamu bersikap seperti ini terus dan nggak mau menyesuaikan diri dan badan, kamu malah bakal rugi sendiri, loh. Hal yang sama juga berlaku untuk sikap lainnya, seperti kebiasaan-kebiasaan yang ada di masyarakat sekitar.

4. Nggak Takut Masak Sendiri

Masak ala kadarnya, yang penting makan! via http://blog.tokopedia.com

Perlu kamu ketahui, kuliah dan tinggal di luar negeri itu sensasinya jauh lebih besar daripada sekadar kuliah dan tinggal di kota tetangga. Selagi sama-sama di Indonesia, lidahmu mungkin lebih bisa "memaafkan" rasa-rasa makanan yang baru bagimu. Terlalu asin, terlalu manis? Ah, dengan sedikit cara, kamu tetap bisa makan dengan nikmat dan puas. Tapi, bagaimana kalau di luar negeri nanti kamu menemukan makanan yang rasanya sangat jauh berbeda dari ekspektasimu?

Mungkin, kamu bisa menerima dan memakannya seperti biasa. Tapi, perasaan rindu Indonesia pasti sering kali muncul, termasuk soal makanannya yang lezat. Belum lagi kalau ternyata harga makanan di sana cukup mahal dan menguras dompetmu. Kemampuan survive apa lagi yang perlu kamu punya untuk mengatasi masalah ini?

Ya: memasak! Suka atau tidak, memasak makananmu sendiri diakui oleh beberapa lulusan luar negeri sebagai cara yang cukup efektif untuk mengurangi rasa rindu Tanah Air sekaligus menghemat pengeluaran. Kamu hanya perlu mencari bahan-bahan untuk dimasak, atau malah sudah kamu bawa dari Indonesia. Kalau kamu jago mengolah bahan makanan menjadi sajian yang enak, tentu kamu akan merasa senang dan lega, bukan? Kamu bisa juga menjadikan hal ini sebagai ajang memperkenalkan Indonesia kepada teman-teman barumu!

5. Punya Skor IELTS yang Cukup Tinggi

Belajar terus demi IELTS tinggi, ya. via http://facebook.com

Kuliah di manapun, bahasa pertama yang mungkin terlintas di kepalamu adalah Bahasa Inggris. Sebagai bahasa internasional, Bahasa Inggris memang menjadi bahasa yang paling banyak digunakan orang-orang di seluruh dunia. Bahkan jika negara tujuanmu bukan negara berbahasa Inggris, kamu mungkin tetap akan membutuhkan kemampuan ini untuk mengakali kemampuan bahasamu yang belum terlalu sempurna. Dalam beberpa persyaratan universitas dan beasiswa, kemampuan Bahasa Inggris pun sering kali menjadi syarat yang perlu kamu penuhi.

Bagaimana cara mengukur kemampuan Bahasa Inggrismu? Sekarang ini, banyak universitas yang telah menggunakan IELTS sebagai tes kemampuan Bahasa Inggris para calon mahasiswanya. Nggak cuma di negara Eropa, Australia, dan Selandia Baru; beberapa negara di Benua Amerika dan Asia juga turut mensyaratkan skor IELTS tertentu, loh!. Bahkan, untuk mendaftar beasiswa saja kamu mungkin akan menemui syarat skor IELTS ini. Umumnya, untuk mendaftar universitas di luar negeri dan beasiswa, kamu memerlukan IELTS dengan skor minimal 6.0. Beberapa instansi bahkan meminta skor 7.0, loh. Wah, lumayan, kan?

Memang, untuk ikut tes IELTS, biaya yang kamu perlukan sedikit mahal. Tapi, dengan segala kemungkinan yang ditawarkan dengan memiliki skor IELTS, masa iya kamu masih mau nunda-nunda? Dengan IELTS, kesempatanmu kuliah ke luar negeri bisa terbuka lebih lebar. Kamu juga bakal lebih pede bicara Bahasa Inggris. Skor yang tinggi akan membantumu untuk pergi ke mana saja, kok! Jadi, mulai sekarang, jangan berhenti untuk berlatih dengan Bahasa Inggrismu, ya. Kamu bisa menggunakan latihan soal, buku IELTS, hingga berlatih praktik. Persiapkan dengan matang dan cari tahu lokasi serta jadwal IELTS supaya kamu bisa segera punya senjata praktis untuk kuliah ke luar negeri!

Nah, itu tadi adalah 5 kemampuan praktis yang bisa kamu persiapkan demi berkuliah ke luar negeri. Masih punya daftar kemampuan praktis lain? Boleh share di kolom komentar, ya! Berbagi info dan ilmu itu menarik, kan?

Semoga mimpimu untuk kuliah ke luar negeri bisa segera tercapai, guys!