“Ih, aku jelek banget. Pengen deh kayak artis Korea yang cantik dan langsing itu”
“Andai aja nasibku Christiano Ronaldo, kaya dan badannya bagus. Pasti aku gak akan pernah ditolak cewek”
“Aku dipandang sebelah mata karena aku lebih suka kerja freelance daripada fulltime. Memangnya salah ya?”

Pernah tidak pikiran-pikiran semacam itu berseliweran di otak? Rasa kecewa akan diri sendiri dan juga pandangan masyarakat yang tidak setuju dengan pilihan hidup kita? Lalu kamu membenci hidupmu, dan menyalahkan society disekitarmu hingga akhirnya kamu berpikir bahwa hidup tidak adil?

Well, semua itu tidak perlu kamu lakukan. Karena begitulah memang kehidupan, selalu menggoda kita untuk merutuki diri sendiri. Padahal yang perlu kita lakukan adalah selalu mencintai dan  memperbaiki diri. Tidak percaya? Coba terapkan tahapan-tahapan berikut, maka kamu akan percaya hidupmu tidaklah sesengsara yang kamu pikirkan. Selamat mencoba.

1. Kamu tidak pernah sial

Why do I hate myself via http://www.psychalive.org

Seringkah kamu bilang, “Aku udah berusaha pedekate sama cewek itu tapi masih aja ditolak.”. “Tau nggak sih, hidupku nggak pernah beruntung, selalu aja sial.”. “Hari ini aku gagal tes wawancara kerja, habis itu kecopetan pula. Ah, bagai jatuh ketiban tangga pula. Sial.. sial.. sial..”.

Kalau kamu masih berpikir seperti itu, mendingan stop dulu deh. Kasian ‘kamunya’ kalau masih seperti itu. Tau tidak, kita Cuma perlu lebih hati-hati sebelum mengambil langkah, tujuannya untuk meminimalisir kejadian negatif yang tidak kita duga tentu saja.

“Aku udah hati-hati buat ngambil tiap langkah yang aku putuskan dan berusaha mendapatkan apa yang aku mau, tapi tetap saja aku sial”

Advertisement

Hey, NO. Itu artinya kamu perlu kerja lebih keras buat meraih apa yang kamu inginkan dan perlu ekstra hati-hati sebelum bertindak. Jangan pernah berhenti karena menganggap kegagalan itu kesialan. Ubahlah kata ‘kegagalan’ atau ‘kesialan’ itu dengan ‘butuh usaha lebih banyak’, juga mari ubah kalimat ‘aku ketiban sial’ dengan ‘aku harus lebih berhati-hati’. Dengan begitu kamu akan jadi pribadi yang lebih berhati-hati dan tidak akan pernah patah semangat untuk mencapai tujuanmu. Setuju?