Menstruasi adalah tanda bahwa sistem reproduksi wanita sudah matang. Pada masa menstruasi, tidak jarang beberapa wanita mengalami dismenorea yaitu rasa nyeri ketika datang bulan, yang membuat wanita merasa tersiksa dan banyak hal lain yang berubah pada diri seorang wanita. Termasuk juga kondisi mood. Sebagai laki-laki, nggak ada salahnya melakukan hal yang disebutkan di bawah ini.

 

1. Memahami gejolak emosinya.

Wanita yang sedang dalam masa menstruasi, emosinya cenderung naik karena kadar hormon yang ikut naik. Wanita tidak memahami emosinya meluap melebihi biasanya. Kenapa seharian emosi terus, kenapa jerawat muncul di mana-mana, kenapa rasanya nggak enak badan? Seperti itulah nggak enaknya ketika datang bulan. Sebagai laki-laki, sebaiknya pahami bahwa wanita sedang merasakan tidak enak di badannya.

Maka laki-laki lebih baik sabar dan tidak membalas hal-hal yang mungkin mengesalkan, yang sudah dilakukan wanita. Diamkan saja dan wanita pasti akan menstabilkan emosinya ketika PMS sudah lewat.

2. Menolongnya saat “tembus”.

Ups, tembus

Ups, tembus via http://2.bp.blogspot.com

Saat teman, kakak, adik, atau pacar, siapapun wanita terdekat kamu yang tembus saat datang bulan, ada baiknya kamu tidak mengolok-olok, menertawakan, atau melihatnya dengan tatapan aneh. Laki-laki pun boleh menawarkan bantuan untuk mencarikan ganti baju/celana/rok untuk wanita. Wanita pun tidak perlu malu untuk menerima bantuan itu. Bantuan tersebut menunjukkan bahwa laki-laki tersebut peduli pada wanita.

3. Membelikan obat atau jamu untuknya.

Saat wanita datang bulan, akan timbul gejala yang menyakitkan, walaupun tidak semua wanita mengalaminya. Wanita kadang mengalami disminore yaitu rasa mulas pada perut seperti diremas-remas, mual, muntah, nyeri pinggang, pusing, dsb. 

Laki-laki bisa membantunya dengan mencarikan obat untuk nyeri datang bulan, yaitu asam mefenamat (asmet) tablet diminum 3x1, diberikan ketika nyeri atau secara alami yaitu jamu kunir asam sachet atau di penjual jamu terdekat diminum 2-3x/hari. Bisa juga menggunakan minyak kayu putih, roll on aromatherapy, atau buli-buli botol hangat cukup dioleskan di perut.

Buli-buli botol hangat bisa kamu buat dengan menggunakan botol bekas kemudian diisi dengan air hangat dan ditempelkan di perut yang sakit.

4. Membelikan pembalut.

Saat wanita tembus, laki-laki bisa menanyainya apakah ia membawa pembalut atau tidak? Apabila mau, apakah ia butuh bantuan untuk membelikan pembalut untuknya? Hal ini sah-sah saja dilakukan, mengingat besok andaikan laki-laki single menikah, ia juga akan membelikan keperluan istrinya termasuk pembalut. Wujud kepedulian ini tidak bisa dipandang tabu, kok.

5. Menggantikan pekerjaan atau mengantarkan si pacar pulang.

nganterin pulang

nganterin pulang via http://blog.friendcaller.com

Saat wanita sedang dismenorea, ia sangat kesakitan. Seorang laki-laki bisa menawarkan menggantikan pekerjaannya, membantu mengantarkan pulang, atau membawa ke rumah sakit (apabila kondisinya mulai menurun).

 

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Nggak perlu malu dan menganggapnya tabu. Kalau hal ini bisa membantu orang lain, mengapa harus malu?