Ini cuma soal restu dan pintar-pintarnya kamu menyiasati waktu :)

Setiap orang pastinya ingin hubungan yang kini dijalani maju ke tahap lebih serius. Yap, apalagi kalau bukan mengubah status single menjadi married. Terlebih jika kamu telah siap dengan berbagai resiko dan konsekuensi saat menjalani pernikahan dan rumah tangga nanti.

Namun, bagaimana bila kesiapan tersebut justru dihadapkan dengan ketidaksiapan orang tua untuk melepaskan kamu? Marah, kesal, kecewa, semuanya pasti beradu jadi satu. Lalu, hal terbaik apakah yang bisa kamu lakukan untuk menyikapi hubungan yang tidak direstui orangtua? .

 

1. Cari tahu penyebab tak direstui

Cari tahu penyebab tak direstui

Cari tahu penyebab tak direstui via https://goo.gl

Jelas, kamu harus tahu pasti apa alasan orang tua tidak menyetujui hubungan kamu dan sang calon suami / istri. Bila memang ada kesalah pahaman untuk diluruskan, cobalah untuk membicarakannya baik-baik.

Sebab, seringkali orang tua mendengar kabar kasak-kusuk yang tak jelas sumbernya kemudian main menghakimi kepribadian calon pasangan kamu.

Ada pula orang tua yang memang merasa enggan untuk mengijinkan anaknya menikah karena takut dilupakan atau ditinggalkan begitu saja. Komunikasikan segala sesuatunya dengan orang tua sesantun mungkin.

 

 

2. Tunjukkan kedewasaanmu

Tunjukkan kedewasaanmu

Tunjukkan kedewasaanmu via https://goo.gl

Ada pula orang tua yang belum rela melepas anaknya menikah karena dianggap belum terlalu dewasa. Sikap keseharian kamu yang masih sering kanak-kanak, temperamental, ataupun kurang peka kerap bikin orang tua cemas.

Oleh karena itu, mengatasi hubungan yang tidak direstui orang tua bisa dilakukan dengan bersikap dewasa. Tunjukkan bahwa kamu siap bertanggung jawab atas pilihan yang sudah kamu tentukan.

3. Tunjukkan kemandirianmu

Tunjukkan kemandirianmu

Tunjukkan kemandirianmu via https://goo.gl

Masih sering bergantung pada orang tua atau mudah bersedih atas hal-hal sederhana juga bikin orang tua enggan memberikan kamu restu untuk menikah.

Bukan karena tak sayang, tapi justru mereka sangat mengkhawatirkan nasibmu saat menghadapi asam-garam rumah tangga yang lebih berat dan tak bisa diduga.

Karena itu, persiapkanlah kemandirian baik dari segi finansial maupun mental secara bersamaan. Dengan begitu, orang tua akan lebih lega dan yakin bahwa putra atau putrinya memang sudah layak menikah.

4. Sabar dan tetap konsisten

Sabar dan tetap konsisten

Sabar dan tetap konsisten via https://goo.gl

Bila semua cara di atas sudah kamu tempuh tapi orang tua tak juga kunjung memberikan restunya, bersabarlah. Cobalah untuk selalu memberikan pengertian yang baik mengapa menikah jadi pilihan terbaik bagi hidupmu, mengapa menikah bisa sebegitu pentingnya bagi perkembangan diri, karir, bahkan keluarga besarmu.

Selain itu, pastikan kamu juga tidak angin-anginan saat mengajukan keseriusan untuk menikah. Targetkan yang jelas kapan kamu akan menikah dan lakukan diskusi secara halus yang menyinggung keinginan kamu tersebut secara perlahan. Lakukan hal ini secara konsisten.

5. Kenalkan calon pendampingmu dengan sejujur-jujurnya!

Kenalkan calon pendamping

Kenalkan calon pendamping via https://goo.gl

Wajar bila orang tua memiliki ketakutan yang begitu besar untuk melepasmu. Sebab, di mata mereka kamu hidup dengan orang asing yang belum diketahui dengan baik watak dan perangainya.

Oleh karena itu, bila kamu memang sudah yakin menikah dengan pasangan, undanglah ia ke rumahmu atau berkunjunglah ke rumah keluarga besarnya agar orang tua kamu tahu dengan pasti siapa sosok yang akan dinikahi putra atau putrinya.

6. Tetap Berdoa kepada Sang Pencipta

Tetap Berdoa kepada Sang Pencipta

Tetap Berdoa kepada Sang Pencipta via https://goo.gl

Ya, jangan sekali-kali meremehkan kekuatan doa. Sebab, doa adalah senjata pamungkas yang bisa mengubah takdir. Berdoalah dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan untuk diberikan jodoh terbaik sekaligus mendapatkan restu dari kedua orang tua.

 

Bagaimana? Apakah kamu sudah siap menjalani enam langkah mengatasi hubungan yang tidak direstui orang tua tersebut? Dan yang paling penting, luruskanlah keinginanmu untuk menikah agar Tuhan semakin mempermudah keinginan mulia tersebut.