1. Mahasiswi Peternakan sudah pasti rajin

Mahasiswi peternakan sudah pasti rajin via http://ouguelph.ca

Mahasiswi Peternakan sudah pasti rajin dalam banyak hal. Mengapa demikian? Ya, kami sudah biasa bangun pagi untuk ngerjain laporan, ngasih makan ternak hingga praktikum ke kandang pagi-pagi buta. Disaat mahasiswi jurusan lain masih tidur lelap di bawah selimut, kami sudah pergi ke kandang untuk praktikum. Sedingin-dinginnya, sengantuk-ngantuknya tapi semua ini adalah bagian dari tanggung jawab kami. Kurang rajin gimana coba?

2. Kalau masalah “peka” jangan ragukan kami

Mahasiswi peternakan pasti peka via http://davisenterprise.com

Kepekaan kami sudah sangat teruji loh! Bagaimana tidak, kami sering dituntut untuk mengetahui danemperhatikan tingkah laku ternak untuk mengetahui kondisi mereka. Komunikasi kami dengan ternak dilakukan melalui pengamatan saja. Kalau sapi kami lapar tidak mungkin mereka berkata “Aku lapaaar, rumputnya dong!” Pasti mereka menunjukkan tanda-tanda yang harus dengan jeli kami tangkap maksudnya. Jadi kau masalah peka, sudah, jangan ragukan kami.

3. Kata “manja” tidak ada di kamus kami

Mahasiswi peternakan anti manja via http://vet.cornell.edu

Advertisement

Memiliki pendamping seperti mahasiswi Peternakan dijamin aman! Kami sudah biasa untuk tidak manja, kami tangguh. Tentunya, kata manja tidak ada di kamus kami. Berurusan dengan hewan ternak yang sering kali berprilaku galak kami dituntut untuk survive dan tidak manja. Kena tendang sapi, kena cakar kelinci, bahkan tersengat lebahpun kami sudah biasa. Mungkin kalau mahasiswi jurusan lain sudah nangis kali ya?

4. Jangan khawatir, kebutuhan gizimu pasti kami perhatikan

Kami mengerti kebutuhan gizimu via https://www.encompassinsurance.com

Jangan khawatir kalau kami tidak mengerti akan kebutuhan gizimu. Kami belajar banyak tentang mengolah hasil-hasil peternakan menjadi pangan yang bergizi tinggi. Menjadi pasangan kami sehusnya kalian bersyukur loh! Tidak sedikit mahasiswi Peternakan yang jago masak. Punya pasangan mahasiswi Peternakan? Beruntunglah kamu, makananmu pasti bergizi baik.

5. Masalah pekerjaan nanti, kami sangat fleksibel, bisa menjadi apapun yang kami inginkan

Karir mahasiswi peternakan sangat fleksibel via http://www.kalba.lt

“Mahasiswi jurusan Peternakan memangnya mau jadi apa? Tukang jagal ayam?” Aduh tolong, kolot banget orang yang ngomong seperti ini. Justru kami bisa menjadi apapun yang kami inginkan, atau pasangan kami inginkan. Bekerja sebagai wanita karir? Sangat bisa! Kami mempelajari manajerial di perusahaan juga, bahkan ekonomi pun kami pelajari. Menjadi tenaga pengajar? Wah apalagi yang satu ini. Banyak SMK jurusan Peternakan yang ada di negeri ini, bahkan peluang menjadi dosenpun sangat terbka lebar. Atau menjadi pengusaha? Jangan salah, ini keahlian kami! Dari semester satu kami sudah belajar memelihara ternak hingga memasarkan produknya. Sudajelas jika ingin menjadi pengusaha, peluang itu sangat besar! Kamu mau pilih yang mana?

6. Jangan diragukan lagi, kami sangat penyayang

Mahasiswi peternakan sangat penyayang via http://www.masterfile.com

Merawat ternak, memastikan mereka sehat, dan memperhatikan segala kebutuhannya sudah menjadi ritinitas kami sehari-hari. Dari segi kenyamanan ternak, makanan mereka, ancaman gangguan bagi merekapun sangat kami perhatikan. Kami sangat menyayangi ternak kami, kematian mereka adalah salah satu duka terbesar bagi kami. Jangan khawatir, kami sangat penyayang. Terbayang kan betapa bahagianya jika bersama kami?