Traveling memang selalu menyenangkan, apalagi kalau ditemani sama orang-orang tersayang. Nah, buat kalian yang suka jalan-jalan dan gak bisa diem di rumah atau kost an. Kali ini akan disuguhkan tempat-tempat epic dengan suasana yang berbeda dengan tempat lainnya. 
"Hmm, kayanya kalau jalan-jalan ke museum itu ngebosenin deh, soalnya cuma gitu-gitu aja"

"Enggak juga kok, sekalian belajar.. kamu kan anak Instagram, buat koleksi foto-foto kamu yang jarang orang lain punya"

"Nah, kalo foto-foto sih aku mau.. Yuk hehe"

"Dasar "

Buat kalian yang lagi ada di Jogja, yang sekolah di Jogja, orang asli Jogja atau yang lagi liburan ke Jogja.. Nih, ada wisata edukasi menarik yang bikin kalian jadi tambah cinta Indonesia dan kagum sama sejarahnya.

 

1. Jika kamu ingin merasakan wisata sejarah dengan pemandangan alam yang masih asri, Museum Ullen Sentalu lah tempatnya

Ullen Sentalu, Museum Terbaik di Indonesia

Ullen Sentalu, Museum Terbaik di Indonesia via http://www.njogja.co.id

Tidak banyak orang tahu tentang keberadaan museum yang satu ini. Letaknya yang berada di kawasan atas, yaitu di Jalan Boyong, Kaliurang membuat museum ini jauh dari hingar bingar kehidupan kota. Koleksinya membuat siapapun terkagum-kagum, maka gak usah diragukan lagi kalau Ullen Sentalu ini memiliki predikat museum terbaik di Indonesia. Buat kalian yang mau wisata sambil belajar dan menikmati langsung udara sejuk pegunungan, gak usah ragu-ragu buat dateng kesini. Para edukator museum sudah siap menemani kalian berkeliling dan mengajak belajar sejarah secara langsung. Oiya, tersedia kafe, restoran dan toko disini, dingin-dingin pasti enaknya ditemenin teh hangat atau menu-menu hangat lainnya. So, buat kalian yang penasaran, langsung aja kesini. Harga tiketnya mulai dari 30.000, sedikit mahal memang, tapi gak akan buat kalian nyesel deh.

2. Inilah, Tembi Rumah Budaya museum yang sering jadi panggungnya para seniman Indonesia

Museum bernuansa Jawa klasik dan modern

Museum bernuansa Jawa klasik dan modern via http://www.yogyes.com

Tembi Rumah Budaya, Museum biasanya identik dengan suasana yang hening dan sepi. Berbeda dengan museum yang ada di Jalan Parangtritis km 8,4 Sewon, Bantul ini. Museum ini menyuguhkan ragam yang berbeda, dibuka untuk umum hingga malam hari karena ada pertunjukan panggung yang biasanya disuguhkan disini. Sering diselenggarakannya berbagai kegiatan seni budaya seperti pameran seni rupa dan residensi perupa, pertunjukan seni tradisional maupun kontemporer, pentas tari dan teater, hingga malam pembacaan puisi. Koleksinya juga beragam, mulai dari keris, tombak, pedang, dan lain-lain. Buat kalian yang mau refreshing juga, ada kolam renangnya yang menyatu dengan alam, karena menghadap damparan sawah nan hijau. Ayo, main ke museum biar gak cuma wisata main-main aja :)

3. Ingin nostalgia dengan masa kecilmu yang penuh dengan permainan? Museum Kolong Tangga tempatnya

Yuk Wisata Museum di Jogja

Yuk Wisata Museum di Jogja via http://Jejak-bocahilang.com

Namanya yang unik memang menarik perhatian masyakarakat. Memang letak museum ini tepat dibawah kolong tangga concert hall Taman Budaya Yogyakarta. Berdirinya museum yang berdekatan dengan Taman Pintar ini ramai dikunjungi anak-anak untuk bermain sambil belajar. Koleksinya tidak diragukan lagi, 10.000 koleksi berupa mainan tradisional, poster, gambar dan masih banyak lagi. Uniknya, mainan-mainan di museum ini bukanlah mainan buatan pabrik, tetapi buatan tangan yang masih tradisional dan memiliki makna tersendiri. Seperti gasing, kuda-kudaan, yoyo, dakon, boneka sarung tangan dan lain-lain. Koleksinya tertata rapi, dan warnanya yang ramai juga bisa dibuat untuk berfoto ria sambil nostalgia dolanan jaman kecil dulu. Cukup murah htm nya, yaitu 4.000 saja. Kangen sama masa kecil? kesini ajaa..

4. Bosan dengan perkuliahan di dalam kelas? Yuk coba ke Museum Pendidikan Indonesia

MPI Yogyakarta, Museum Pendidikan pertama

MPI Yogyakarta, Museum Pendidikan pertama via http://yogyakarta.panduanwisata.id

Banyak masyarakat Yogyakarta yang belum mengenal museum ini, karena letaknya yang menyatu dengan komplek kampus UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). Di dalam Museum Pendidikan Indonesia ini kalian akan menemui benda-benda peralatan alat tulis jaman dulu seperti daun lotar, kertas merang, grip, sabak atau nib (mata pena untuk menulis dengan tinta basah) dan masih banyak lainnya. Bagi kalian yang penasaran dan ingin melihat secara langsung benda-benda unik tersebut, MPI menyediakannya secara asli, bukan hanya sekedar replika saja. Tiket masuknya sangat murah, hanya 2.500 saja lhoo.. 

5. Yuk, flashback ke masa lalu lewat pesan rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Museum Sandi Yogyakarta, Mengintip Koleksi Mesin Sandi dan Pesan Rahasia

Museum Sandi Yogyakarta, Mengintip Koleksi Mesin Sandi dan Pesan Rahasia via http://www.njogja.co.id

Yogyakarta memang penuh rahasia ternyata, siapa sangka kalau Museum Sandi merupakan museum pertama dan satu-satunya di Indonesia juga di dunia yang menyimpan berbagai koleksi benda-benda dan peralatan untuk mengirim pesan rahasia. Satu hal yang menarik, di Museum Sandi terdapat fasilitas multimedia dengan teknologi layar sentuh (touchscreen). Melalui fasilitas ini pengunjung diajak bermain secara interaktif untuk memecahkan kode dan sistem sandi. Selama mengunjungi museum ini wisatawan akan ditemani pemandu yang menjelaskan tentang seluk beluk koleksi museum.Nah, gimana.. masih bilang kalau pergi ke museum itu membosankan? Museum ini tidak kalah modern dengan wisata lainnya. Letak museum ini berada di Jalan FM, Kotabaru. Gratis dan dibuka untuk umum.. Yuk main ke museum..

6. Jangan lupa mampir ke Museum Kayu Wanagama sebelum melancong ke Pantai-pantai Gunungkidul

Museum Kayu Wanagama, Mempelajari Hasil Alam (pepohonan dan kayu) Indonesia

Museum Kayu Wanagama, Mempelajari Hasil Alam (pepohonan dan kayu) Indonesia via http://yogyakarta.panduanwisata.id

Lagi-lagi Jogja, kota sejuta wisata ini menawarkan tempat wisata edukasi di daerah Playen, Gunugkidul. Museum Kayu Wanagama namanya, dari namanya pasti sudah bisa ditebak bahwa museum ini merupakan museum dengan koleksi mayoritasnya berupa kayu. Beraneka ragam pahatan kayu menjadi koleksi khas museum. Patung Gupala yang terbuat dari kayu sengon berumur kurang lebih 50 tahun, sebagai simbol keberadaan museum Wanagama, sepasang patung Roro Blonyo dan Jaka Blonyo yang terbuat dari kayu sawo berasal dari Gunung Kidul dan Boyolali, patung Toraja dari kayu uru yang berasal dari Sulawesi Selatan, entongan  (kayu jati berbentuk patung orang yang berasal dari Bojonegoro, dan aneka topeng kayu berbagai bentuk dan motif merupakan koleksi pahatan indah yang dapat ditemukan di museum Wanagama ini.Hingga saat ini, museum ini dikelola oleh Fakultas Kehutanan UGM, tidak dipungut biaya untuk menikmati keunikan koleksi di museum ini.