Halo para tuna asmara, bagaimana kabarnya? Masih jomblo aja nih? Apa barusan jadi korban friendzone? Duh susah kalo sudah kena korban friendzone. Ternyata friendzone bisa menyerang siapa aja ya, nggak peduli cewek atau cowok. Tapi biasanya yang paling sering jadi korban sih cowok sob. Hehe. Baiklah, buat yang sudah terlanjur jadi korban friendzone, tabahkanlah hatimu dan bangkitlah kembali. Tapi buat yang belum jadi korban friendzone, alangkah lebih baik kalau kamu tahu tanda-tanda kamu di friendzone-in sama cewek.

 

1. Perhatian semu hanya karena tidak enak dengan perhatian yang kamu berikan

 

Pasti bahagia dong kalau cewek yang kamu PDKT-in ternyata juga respon sama PDKT-mu itu. Kamu perhatian sama doi, doi juga balas perhatian sama kamu. Tapi hati-hati dulu sob. Jangan langsung ke ge-er kalo doi juga punya rasa yang sama seperti kamu. Bisa saja doi membalas perhatianmu itu karena doi merasa nggak enak sama kamu. Kan kamu teman dekatnya? Nggak salah dong kalo doi perhatian sama temannya?

2. Dia menghubungimu karena hanya kalo butuh

Sekarang, coba kamu ingat-ingat dan perhatikan saat doi menghubungi kamu. Apakah doi selalu menghubungimu meskipun hanya sekedar menanyakan kabar dan kamu lagi apa, atau doi selalu menghubungimu saat doi punya maksud tertentu seperti meminta bantuan misalnya. Nah, kalo doi ternyata selama ini cuma menghubungimu kalau ada butuhnya saja, bisa jadi itu adalah salah satu tanda-tanda doi cuma nge-friendzone kamu sob

3. Sering curhat ke kamu jangan GR kalo dia betul-betul suka ke kamu dia nggak akan curhat tentang lawan jenis nya

 

Dia menghubungi kamu karena ada butuhnya, yaitu curhat. Doi sering banget cerita-cerita ke kamu tentang berbagai macam hal. Mulai dari teman di kelas yang menyebalkan, nilai-nilainya yang menurun atau curhat tentang cowok cakep di kelasnya. Kamu pun merasa nggak keberatan dengan curhatan doi karena kamu menganggap kalo doi membutuhkan kamu dalam hal yang spesial. Tapi sadarlah sob kalo naksir kamu, doi nggak akan cerita cowok lain ke kamu. Duh.

4. Ngajak keluar, tapi ternyata perginya bareng-bareng, yaelah

 

 

Tentu saja kalau doi mengajak keluar kamu akan bahagia banget. Kamu akan berharap kalau doi akan mengajak kamu keluar berdua aja. Kamu pun bersemangat buat menjemput doi. Kamu berharap, ajakan doi adalah sebuah kencan. Tapi harapan hanyalah harapan. Ternyata saat kamu sampai di TKP, sudah banyak teman-teman kalian yang menunggu kedatanganmu dan doi. Yah nggak jadi kencan berdua deh.

5. Pas kamu ngajak keluar berdua, pasti ada saja alasannya

 

 

Gagal nggak jadi kencan karena ternyata doi juga mengajak teman-teman lainnya, kamu pun nggak menyerah buat PDKT ke doi. Akhirnya kamu pun memberanikan diri untuk mengajaknya keluar berdua, alias kencan. Tapi sayangnya, lagi-lagi doi punya alasan buat menolak ajakanmu itu. Sekali nggak apa deh, bukan masalah. Biasanya cewek memang suka malu-malu kucing gitu. Kamu pun mengajaknya sekali lagi, tapi ternyata doi juga menolak dengan alasan yang lain lagi. Hmm kalau sudah begini, sepertinya tanda-tanda friendzone sudah bisa diidentifikasi.

6. Kalau diajak ngomong tentang status hubungan kalian, pasti langsung mengalihkan perhatian

 

Kamu merasa hubunganmu dengannya ini menggantung. Dekat tapi bukan pacar. Pacar tapi nggak dekat-dekat amat dan nggak jelas statusnya. Makanya kamu memberanikan diri buat menanyakan padanya sebenarnya gimana sih hubungan kalian berdua. Tapi sayang sekali sob, tiap kali kamu menanyakan hal ini padanya, doi pasti berusaha buat mengalihkan permbicaraan atau menghindar.

 

kalo ini terjadi padamu mari segera mengheningkan cipta untuk nasib cinta mu yang mengenaskan

namun jika hati mu tetap kuat ketika yang kamu cintai cuma mengganggap teman

lantunkan rasa syukur daripada di anggap hantu yang di takuti atau maling yang di laporkan

bukan kah teman masih bisa jadi penganten
depan penghulu bukan kah sahabat
masih bisa berjabat dan berakad

cinta yang tak di ungkap kan masih bisa tersingkapkan

bila tak pun tetap jadian jadialah jantung untuknya yang bterus berdetak membuat nya hidup

tanpa pernah berharap balas tanpa pernah pamerkan wujud

tetap karena cinta tak perlu alasan

sebab cinta adalah alasana itu sendiri sekaligus tujuan

bila tak sanggup segera putar haluan

berlabuh di pelabuhna yang menyambut sepenuh kasih dan sayang

Terakhir buat ynag terjebak di friend zone

yang ingin di pacari boleh berganti tetapi sahabat tetap di hati