Pernahkah kamu memutuskan untuk keluar dari pekerjaanmu? Sebagian dari kamu pasti akan menjawab, “ya.” Keputusan untuk resign dari pekerjaan adalah keputusan yang sangat sulit, apalagi jika kamu sudah bekerja cukup lama.

Mungkin kamu merasa kehilangan sebagian hidupmu. Wajar saja kamu merasa seperti itu karena kehilangan kegiatan rutin yang biasa kamu lakukan lima atau enam hari dalam seminggu dan, tentu saja, kehilangan penghasilan bulananmu bukanlah hal yang menyenangkan.

Ingat, kehilangan pekerjaan bukanlah akhir dunia. Masih ada hal-hal menarik yang bisa kamu lakukan ditengah-tengah proses pencarian pekerjaan yang baru. Apa saja sih hal-hal yang bisa kamu coba di masa-masa ‘kosong’ mu itu?

 

1. Munculkan jiwa petualangmu dan kunjungi tempat impianmu.

Ready for an adventure?

Ready for an adventure? via http://instagram.com

Menjadi saksi matahari terbit dari atas bukit di Taman Nasional Bromo Tengger, berlarian di pantai berpasir putih di Karimunjawa, atau menyisir sudut kota yang kental budaya di Jogja mungkin kamu tuliskan dalam daftar impian petualanganmu. Dan kalimat yang kamu ucapkan adalah ‘kapan ya bisa kesana?’

Kini kamu mempunyai waktu sangat luang. Pilihlah tempat yang paling kamu impikan selama ini dan sesuaikan dengan budgetmu. Ajaklah beberapa teman. Puaskanlah hasrat berpetualangmu. Tersesatlah. Cobalah makanan local yang unik. Berbaurlah dengan penduduk lokal. Anggaplah kamu tidak akan menemui kesempatan seperti itu untuk kedua kalinya.

 

2. Meluangkan waktu bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan.

keluarga adalah segalanya

keluarga adalah segalanya via http://youqueen.com

Ketika kamu bekerja, kamu benar-benar menghabiskan waktumu untuk menjalankan kewajibanmu. Delapan jam bahkan lebih kamu habiskan di tempat kerja. Ketika akhir pekan, kamu habiskan waktu dengan pacar atau teman. Dan kapan kamu habiskan waktu bersama keluargamu?

Cobalah habiskan waktu bersama keluargamu. Ajaklah Ibu, Ayah, Kakak, atau Adik makan di warung makan terenak di kotamu, menonton film-film terbaru, atau mungkin sekedar berendam di kolam air panas. Jika ingin berbiaya minim, kamu bisa habiskan waktu dengan berkebun bersama Ibumu atau membantu Ayahmu mengurusi hewan ternaknya. Happiness is simple, isn't it?.

3. Kesehatan itu mahal harganya. Maka dari itu, berolah ragalah secara rutin.

yuk berkeringat

yuk berkeringat via http://www.ultramagicard.com

Bekerja selama delapan jam lebih selama seminggu sering membuat tubuhmu lelah dan jatuh sakit. Itu semua karena kamu terlalu sibuk untuk melakukan olah raga, atau bisa juga terlalu malas. Kamu hanya punya waktu luang di akhir pekan, dan sebagian besar waktu luangmu hanya dihabiskan untuk mencuci baju, membersihkan kamar, atau bermalas-malasan di tempat tidur.

Olah raga pada dasarnya bukan hanya menyehatkan raga, tapi juga mampu menyegarkan pikiran dan menurunkan stres. Karena kamu sudah mempunyai waktu bebas, cobalah untuk berolah raga walaupun hanya setengah jam.

Jogging, bersepeda, berenang, futsal, atau yoga bisa mengembalikan kebugaran tubuhmu. Dan ketika tubuh dan pikiranmu bugar, kamu siap untuk bertempur dengan pekerjaanmu selanjutnya.

4. Bangkitkan ingatan masa lalumu yang konyol bersama teman-teman lamamu

mengenang masa lalu juga menyenangkan

mengenang masa lalu juga menyenangkan via http://instagram.com

Dulu ketika SMA, atau kuliah, kamu pasti punya teman dekat yang selalu bersama kemanapun kamu pergi. Makan bareng, nongkrong bareng, sampai mungkin bolos bareng. Tapi seiring berjalannya waktu, kamu akan terpisah dengan mereka karena kalian sudah mempunyai kehidupan sendiri-sendiri dengan karir dan keluarga yang dibangun.

Tapi menjalin silaturahmi itu sesuatu yang sangat penting. Manfaatkan waktumu yang panjang dengan menghubungi mereka kembali. Rencanakanlah reuni, baik yang formal atau hanya sekedar nongkrong bareng di café kesukaan kalian dulu.

Satu hal yang harus diyakini bahwa rejeki itu juga berasal dari jalinan persaudaraan. Siapa tahu temanmu bisa menawarimu pekerjaan yang menarik.

5. Luangkan waktu untuk membuat CV yang kreatif dan ‘menjual’.

buatlah CV kamu menjual

buatlah CV kamu menjual via https://www.pinterest.com

Kamu sudah melamar banyak pekerjaan tapi tidak kunjung ada panggilan? Mungkin salah satu penyebabnya adalah CV mu yang tidak menjual. Perusahaan-perusahan yang menerima CV mu mungkin akan membacanya dengan sekilas dan menyingkirkannya dalam hitungan detik!

Membuat CV bukan hanya soal mencantumkan informasi seadanya mengenai identitas pribadi atau hobi atau pengalaman kerja. Lebih dari itu, CV harus membagi informasi tentang hidupmu secara lengkap dengan format yang singkat.

Buatlah CV mu dengan desain yang menarik tapi tidak memusingkan dan menyakiti mata yang membacanya. CV yang padat, jelas, kaya informasi, dan kreatif akan mudah diingat oleh perusahaan yang kamu lamar.

6. Ikutilah kursus keterampilan untuk menambah nilai jualmu.

buatlah dirimu lebih 'skillful'

buatlah dirimu lebih 'skillful' via http://cdn.techgyd.com

Orang yang mempunyai beberapa keahlian akan selalu diutamakan daripada orang dengan IPK tinggi tapi nol keahlian. Jadi jangan salahkan perusahaan bila mereka tidak menerimamu karena kamu tidak mempunyai keahlian yang mereka butuhkan.

Mulailah mencari tahu keahlian apa yang paling dibutuhkan perusahaan saat ini. Ambilah kelas bahasa Perancis atau Jerman jika kamu merasa bahasa Inggris mu tidak cukup. Ikutilah kursus web design, desain grafis, atau public speaking untuk menambah nilai jualmu ke perusahaan selanjutnya. Keterampilan yang kamu dapatkan di pekerjaan sebelumnya ditambah keterampilan barumu akan menjadi sebuah kekuatan yang besar.

7. Mungkin menjadi 'entrepreneur' adalah jalanmu selanjutnya.

saatnya merintis bisnismu sendiri

saatnya merintis bisnismu sendiri via http://chilliparicatering.com

Setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaanmu sebelumnya, ada baiknya kamu merenung sejenak. Mengapa kamu keluar dari pekerjaanmu? Apakah karena kamu tidak menikmati disuruh-suruh orang lain. Mungkin kamu tidak bisa bekerja dengan deadline dan aturan yang ketat. Karena jika itulah akar masalahnya, bisa jadi kamu memang tidak cocok bekerja untuk orang lain. Kamu berjiwa WIRAUSAHA!

Jika kamu berpikir untuk berwirausaha, mulailah berpikir usaha apa yang potensial. Pelajari polanya. Cari tahu berapa perkiraan dana yang dibutuhkan.

Lakukan riset di pasaran tentang bisnis yang akan kamu jalani. Dan jangan lupa berkonsultasi dengan keluarga, apalagi yang menyangkut dengan modal. Karena tidak munafik, kamu ingin buka usaha yang mendatangkan keuntungan kan? Bukan malah membuatmu kehilangan banyak uang.

 

Nah itu hal-hal yang patut kamu coba setelah kamu keluar dari pekerjaanmu. Ingat, kehilangan pekerjaan bukan akhir dunia. Optimislah!