Libur panjang akhir tahun akan segera berakhir, rasanya belum puas menikmati waktu senggang bersama keluarga, sahabat, atau orang-orang terdekat. Membayangkan rutinitas di depan mata saja sudah membuat uring-uringan dan susah move on dari euforia libur akhir tahun. Tugas, laporan, bertemu dengan banyak orang, mendengar komplain, kemacetan, dan segudang hal buruk lain telah lama menjadi stressor sendiri bagi sebagian orang. Hey..! But life must go on. Ingatlah kembali Resolusi tahun ini yang sudah kamu susun jauh-jauh hari. Jangan biarkan resolusi besarmu terabaikan begitu saja hanya kamu kalah dalam menghadapi stressor yang saat kembali dalam pekerjaanmu nanti. Berikut ini adalah hal-hal sederhana yang dapat dilakukan untuk coping stress agar kamu dapat mentoleransi situasi yang kurang mengenakkan dan tidak terlalu merisaukan berbagai masalah yang kamu hadapi agar kamu kembali semangat untuk meraih kesuksesan di tahun baru 2016 ini.  

 

1. Self Talk

Self Talk atau berdialog dengan diri memang terdengar sangat sederhana namun hal ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi dirimu karena sebenarnya saat kamu sedang mensugesti alam bawah sadarmu sendiri dengan berbicara pada pikiran-pikran yang ada dikepalamu. Self talk sendiri bisa dikategorikan menjadi dua jenis yaitu positif dan negatif. Self talk positif dapat meningkatkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan memotivasi diri. Sedangkan self talk negatif dapat membuat putus asa, cemas, atau sedih. Oleh karena itu teruslah katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu adalah orang hebat, kamu bisa melewati berbagai masalah hidup yang menerpamu. 

2. Biblioterapi

Biblioterapi berasal dari kata biblion yang berarti buku atau bahan bacaan dan kata therapeia yang berarti penyembuhan. Mendengar kata Biblioterapi mungkin masih asing di telinga kamu namun sebenarnya cara ini termasuk mudah dan bisa dilakukan oleh diri sendiri karena hanya membutuhkan buku yang sesuai dengan masalahmu. Kamu bisa kok menggunakan buku apa saja termasuk novel, cerpen, atau puisi. Tujuan utama dari terapi ini adalah menyadarkan bahwa kamu tidak sendirian dalam menghadapi masalah. Jadi, kita bisa mempelajari pikiran, sikap dan perilaku tokoh yang ada di buku untuk mengubah cara pandang kita terhadap masalah yang sedang kita hadapi dengan cara yang menyenangkan dan tidak menggurui. 

3. Relaksasi

Relaksasi biasanya kita sebut dengan bersantai. Relaksasi dilakukan untuk membantu orang menjadi rileks sehingga kesehatan tubuh juga menjadi lebih baik. Rilaksasi sederhana dapat dilakukan di saat waktu senggang dengan menggunakan instrumen musik yang menenangkan.  Relaksasi dapat berupa pemberian instruksi kepada seseorang dalam bentuk gerakan-gerakan yang tersusun secara sistematis untuk merilekskan pikiran dan anggota tubuh seperti otot-otot dan mengembalikan kondisi dari keadaan tegang ke keadaan rileks, normal dan terkontrol, mulai dari gerakan tangan sampai kepada gerakan kaki.

4. Tertawa

Tertawa adalah cara yang cerdas untuk mengurangi stres dalam hidup kita, tujuan dari terapi tertawa ini. Dengan tertawa seseorang dapat mengurasi rasa stres, membuat lebih bahagia dan bersemangat dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan kemampuan interpersonalnya. Jika tidak bisa tertawa lepas maka bisa dimulai dengan tersenyum, karena tersenyum adalah sedekah paing murah meriah.

5. Permainan

Siapa yang tidak suka dengan permainan hampir semua usia dari anak-anak sampai dewasa akan merasa bahagia dengan permainan. Lalu permainan seperti apa yang cocok untuk orang mengurangi kecemasan? Berbagai games baik yang offline maupun online adalah permainan yang dapat menjadi hiburan disaat sedang jenuh.

6. Menulis

Menulis ternyata tidak hanya menjadi sebuah pekerjaan yang menjenuhkan atau sekedar hobi untuk menuliskan ide. Namun menulis juga bisa digunakan sebagai sarana untuk merefleksikan pikiran dan perasaan terdalam seseorang. Terapi menulis tidak hanya terletak pada kertas dan pena semata tapi ada pada isi tulisan yang merupakan tuangan dari pemikiran penulis. menjadikan diri sendiri lebih bijak, dan berpikir lebih terbuka. Menulis juga merupakan terapi untuk memperoleh ketenangan.

7. Curhat

Curhat menjadi salah satu cara yang sering dilakukan oleh banyak orang. Yang perlu menjadi perhatian adalah ketika kamu akan mencurahkan isi hati, pikiran, atau gagasan kita adalah memilih orang yang tepat yang akan menjadi pendengar yang baik. Pastikan jika pendengarmu bisa dipercaya karena jika dia adalah seorang yang bermulut ember maka bukannya selesai justru masalah kamu akan semakin meluas kemana-mana. Mencari partner untuk curhat janganlah berharap bahwa dia yang akan memberikan solusi untuk kamu, karena kamu sendirilah yang akan mengambil satu keputusan penting untuk menyelesaikan masalah kamu sendiri. Cukuplah partnermu menjadi pendengar yang baik dan sebagai memberikan masukan atau motivasi untuk kamu. Bisa jadi kamu mempercayakan rahasia kamu kepada orang tua, sahabat, atau konselor terpercaya. Jangan menyimpan masalahmu sendiri karena akan semakin membuat pikiran dan hati kamu keruh.

 

Tujuh cara sederhana tersebut dapat kamu coba untuk mengatasi kejenuhan yang kamu temukan disela-sela rutinitas kamu sehari-hari. Dan pada Akhirnya sebenarnya cara terbaik untuk mengkoping tingkat stres kamu adalah dengan cara bersyukur. Menerima setiap masalah yang ada sebagai batu loncatan yang kamu butuhkan untuk menjadi pribadi yanag lebih tangguh dan bermartabat, pribadi yang lebih memilih mengelola dari pada mengeluh. Mencoba mensyukuri apa yang sudah ada bukan yang masih menjadi angan-angan. Kebahagiaan bersifat relatif, hanya hati yang jernihlah yang mampu menciptakan suatu kebahagiaan yang sesungguhnya.