TOEFL menjadi dinding utama yang harus dilewati oleh mereka yang sedang berburu beasiswa, pekerjaan, bahkan ada sebagian universitas yang mensyaratkan TOEFL sebagai salah satu sahnya menjadi seorang sarjana. Tidak jarang skor yang ditargetkan mengharuskan mereka untuk belajar mati-matian.

Namun, hal ini tidak menjadi masalah besar bagi mereka yang sudah berada jauh dari lantai dasar. Sebaliknya, bagaimana dengan mereka yang sejak awal memiliki masalah dengan bahasa inggris? bahkan ada yang merasa ilfiil ketika mendengar dua kata ini.

Banyak jalan yang bisa kamu coba untuk menembus skor TOEFL sesuai yang disyaratkan selain mengikuti kursus atau bimbingan. Salah satunya belajar secara otodidak. Jalan otodidak bukan berarti tidak bisa menjamin skor TOEFL kamu setara dengan mereka yang mengikuti bimbingan. Semua itu tergantung dari kerja keras dan kedisiplinanmu.

Belajar secara otodidak bisa menjadi jalan yang efisien, dimana kamu bisa menentukan waktu belajarnya sendiri tanpa harus keluar rumah. Jadi, kamu sendiri yang harus menghandle segalanya. Nah, ada beberapa langkah yang dapat membantumu belajar secara otodidak:

 

1. Luangkan waktu setidaknya 2 jam per hari.

Atur waktu belajar yang efektif

Atur waktu belajar yang efektif via http://hdwpics.com

Waktu yang kamu jadwalkan adalah waktu dimana tidak ada hal lain yang harus kamu pikirkan dan kerjakan, sehingga fokus kamu hanya untuk TOEFL. Lebih efektif lagi kalau diwaktu tersebut mood kamu sedang baik.

2. Kumpulkan soal beserta pembahasan sebanyak-banyaknya, kemudian cobalah untuk menjawab.

latihan soal sebanyak-banyaknya

latihan soal sebanyak-banyaknya via http://writer.dek-d.com

Semakin banyak soal yang kamu bahas, kamu akan terbiasa dengan soal-soal TOEFL. Selain soal-soal tersebut bisa kamu dapat melalui buku, kamu juga bisa download. Bahkan ada web yang menyediakan e-book secara gratis. 

3. Jangan malas mencari bahan referensi tambahan untuk meningkatkan skill TOEFL kamu.

referensi tambahan juga sangat penting

referensi tambahan juga sangat penting via http://www.vyatsu.ru

Meskipun soal yang kamu dapatkan juga tersedia pembahasannya, jika ada pembahasan yang tidak kamu mengerti, jangan malas untuk mencari sumber lain hingga kamu memahaminya. Melewatkan satu soal berarti kamu telah melewatkan 1 kesempatan soal yang bisa jadi itu muncul ketika test nanti.

4. Untuk meningkatkan skill listening kamu, bangun kebiasaan mendengarkan maupun menonton video berbahasa inggris.

belajar listening

belajar listening via http://www.cmuse.org

Kamu bisa memulai dengan mendengarkan lagu berbahasa inggris yang kamu suka sambil menyimak liriknya ataupun menonton film dan video dengan menggunakan subtitle. Ketika sudah terbiasa, keluarlah dari zona nyaman dengan mendengarkan lagu tanpa lirik dan menonton tanpa subtitle. 

5. Perbanyak penguasaan Vocab.

Kuasai lebih banyak vocab

Kuasai lebih banyak vocab via http://studygram.tumblr.com

Sebagian besar diantara kamu pasti merasa bagian ini paling membosankan, karena sudah capek-capek menghafal lalu malah lupa. Ada dua cara yang bisa kamu pilih, menghafal vocab dan kemudian memilah mana vocab yang harus dihafal per hari dan mana yang harus dihafal per minggu.

Atau cara lain dengan menerjemahkan vocab yang tidak kamu mengerti dari soal-soal. Jadi, semakin sering kamu bertemu dengan vocab itu, maka lama kelamaan kamu akan merasa familiar.

6. Uji kemampuanmu dengan mengikuti TOEFL Preparation ataupun melakukannya sendiri.

Test ini bertujuan untuk mengetahui dimana kelemahanmu dan berapa skor yang dicapai, sehingga kamu bisa melakukan improvement. Selain mengikuti TOEFL Preparation, kamu juga bisa melakukannya sendiri dengan soal-soal yang kamu dapat. Namun tetap harus berkomitmen pada aturannya.

7. Be discipline!

self discipline

self discipline via http://thestresssurfer.com

Karena belajar secara otodidak mengharuskan kamu sendiri yang menghandlenya, cobaan terberat pasti berdatangan. Mulai dari bosan, malas, jenuh, tergoda dengan ajakan teman, dll. Pada saat seperti ini, ingat kembali tujuan awal kamu dan lawan godaan-godaan yang menghalangi kamu.

Selain itu, kamu harus mempelajari dan mereview setiap hari. Jika tidak, apa yang telah kamu pelajari akan lupa secara perlahan. Karena bahasa inggris itu bukan bahasa ibu, jadi dibutuhkan kesabaran dan disiplin. mungkin awalnya terasa berat, tapi lama kelamaan kamu akan terbiasa. Belajar itu memang pahit diawal, tapi manis diakhir. 

Jangan lupa juga berdoa kepada Tuhan, karena semua tidak akan terjadi tanpa kehendak-Nya. Tuhan hanya menyuruh kita melakukan apa yang kita bisa, kemudian Dia akan melakukan apa yang kita tidak bisa. 

Nah, masih galau dengan skor TOEFL yang harus kamu raih? saatnya kamu mencoba menerapkan 7 langkah diatas. Jika belum mencapai skor TOEFL yang kamu targetkan, berarti kamu belum mengeluarkan potensi kamu sepenuhnya.