Bagi kamu yang bekerja dan berkuliah dalam waktu yang sama, membaginya perlu tenaga ekstra. Namun demi cita-cita, perjuangan ini tak boleh usai dengan sia-sia. Kamu yang saat ini sedang menjalani keduanya sekaligus, baik aktivitas kerja (baca: cah kerjo) dan juga berjuang dalam perkuliahan (baca: cah kampus) tentu tahu beratnya berkutat di zona perang ini. Namun, selain sebagai salah satu cara terbaik untuk melebarkan jalan meraih asa dan cita, juga membuktikan bahwa kamu bisa bertindak lebih.

Namun apa yang melecut dirimu dalam menjalani? Diri sendiri? Keluarga? Cinta? Cita-cita? atau apapun itu, menyelesaikan apa yang dimulai serta memperjuangkan apa yang layak di perjuangkan, serius! Ini memang layak kamu lakukan!. 

Namun ada kalanya kamu merasa terbebani, berada di titik jenuh tertinggi, kelam dalam jurang terdalam, but it's okay bradaa! Kamu hanya belum sadar betapa hebatnya dirimu!

Dengan jurus jungkir balik mlumah mengkurep gulung koming, berikut Hipwee kumpulkan sederet pelajaran hidup untuk menemani kalian berjuang.

1. Ketika Puncak kepenatan melanda, tetap tenang, kuat dilakoni, lek ra kuat ditinggal ngopi

Kala penat aku ngopi, bagaimana denganmu? via https://www.google.co.id


Saben dino rasane ora karuan,

Ngerasake skripsi sing akeh cobaan,


Selesaikan tugas pekerjaan dan tugas kuliah satu persatu ya, pusing boleh, depresi jangan. Memikirkan banyak hal tanpa menyelesaikan itu tak ada gunanya. Saat pusing dan penat, bersantailah sejenak. Itu juga bagian dari proses belajar menjaga diri agar tetap sehat dan agar nantinya bisa bekerja maksimal.

2. Masa depan ada dalam keyakinan yang kau realisasikan

Advertisement

Yakin saja, Allah, Tuhan kita menyertai via https://www.google.co.id


Soal bisa tidaknya masa depan diubah,

Aku tidak tahu,

Tapi masa lalu bisa.


Sederhana saja, jalanmu kini lebih lebar meraih masa depan, terlebih lagi jika pekerjaan dan kuliah kau jalani hingga titik darah penghabisan. 

3. Satu jantung cukup menghidupimu, satu keyakinan menjadikanmu benar-benar hidup

Percayalah, hasil dan proses yang kau usahakan sebanding via https://www.google.co.id


Satu jantung cukup menghidupimu,

Satu keyakinan menjadikanmu benar-benar hidup,


Kerja keras dan ketekunanmu dalam bekerja & belajar memang tak menjamin suksesmu di masa depan. Tapi memang adakah kesuksesan hadir tanpa kerja keras dan ketekunan? Ini kehidupan nyata, bukan media yang kalian baca dan tonton nak!

4. Semangat ayah mengalir dalam darah, ketekunan ibu berdegub hebat di tiap nadi, pantaskah aku menyerah dalam jalanku?

Orang tua kita bertambah tua, jangan jauh-jauh dari mereka via https://www.google.co.id


Semangat ayah mengalir dalam darahku,

Ketekunan ibu berdegub hebat ditiap nadiku,

Pantaskah aku menyerah dalam jalanku?


Orangtua percaya kamu bisa, kenapa justru kamu melemah? Terlebih ada Tuhan Semesta Alam yang mendampingimu. Berjuanglah!

5. Karena jodoh sebanding dengan ilmu agama, dan ketekunan yang kamu diperjuangkan

Yang penting yakin via https://www.google.co.id


Dek lungaku ra keget cidro,

Aku lagi pengen mikir kerjo,

Tak jaluk kowe ojo keloro-loro,


Fokus dengan karir dan kuliah saja dulu, walaupun kadang gemas ingin upload foto dia, posting dengan caption apa gitu, namun entahlah, suka teringat masa silam, bahwa segala sesuatu bisa berubah kapanpun. Allah maha membolak balikan hati manusia, sebagai manusia hanya berusaha dan menjaga.

6. Semua berawal dari berani mencoba dan belajar

Berani dalam benar, mencoba dalam sadar, belajar dalam kekosongan pikiran via https://www.google.co.id


Apapun itu…

Semua berawal dari berani mencoba dan belajar


Seringkali langkah kita terhambat karena hanya teori saja yang terlintas dalam benak. Jika kamu cukup berani memutuskan untuk bekerja dan kuliah di waktu yang sama, seharusnya lebih mudah memutuskan untuk menjalaninya hingga tuntas. Jangan menyerah, dirimu hebat lebih dari yang kau pikirkan! 

7. Semakin banyak pahit yang dialami, semakin banyak cerita untuk anak istri

Hidup hanya sekali, jalani penuh arti via https://www.google.co.id


Entah esok hari,

Entah lusa nanti,

Semakin banyak pahit yang dialami, 

Semakin banyak cerita menemani,


Kita sepakat bahwa dengan kuliah dan kerja diwaktu yang sama, justru melatih untuk menyelesaikan tanggungjawab, membagi waktu, memenuhi target dan menyelesaikan masalah yang begitu besar sejak dini. Jika kamu bisa memulai, terlebih melewatinya, dirimu akan lebih dekat dengan masa depan yang lebih cerah.