Kalau kamu baca paragraf ini sekarang, mungkin kamu adalah salah satu pembaca serial Lupus pada zamannya! Masih ingat, kan, sama si Jambul yang doyan permen karet dan pake tas yang dipanjang-panjangin itu?

Lupus adalah tokoh utama dari serial berjudul sama yang ditulis oleh Hilman Hariwijaya (ada pula yang ditulis bersama Boim LeBon). Lupus merupakan definisi kece di eranya sendiri: cuek, hobi makan permen karet (irit kan?), punya adek cewek cantik, dan cool! Salah satu rahasia Lupus sampai bisa sepopuler itu di antara temen-temennya adalah kegilaannya pada tebak-tebakan. Iya, betul! Lupus bisa dengan random-nya ngeluarin tebakan untuk orang-orang di sekitarnya. "Rasa" dari tebakan Lupus ini pun berbeda-beda: ada yang bikin ngakak, nyengir, sampai cuma bisa diem saking "receh"-nya.

Apapun itu, sebagai penggemar Lupus, mungkin kamu ga mau melewatkan momen mengingat-ingat tebak-tebakan berikut yang pernah meluncur dari mulut kakaknya Lulu ini. Lumayan, bisa buat bahan memulai obrolan biar kamu dan teman-temanmu ga melulu main smartphone pas lagi ngumpul. Yuk, nostalgia!

1. Ikan Apa yang Nggak Bisa Berenang?

Ikan harusnya berenang, kan? via http://www.vsreducare.com

Tebakan ini dikasih Lupus di serial Lupus Kecil: Rumpi Kala Hujan. Doi, bareng sama Pepno dan Iko-Iko, saat itu sedang terjebak di gerbong kereta. Jadi ceritanya, mereka mau ke gerbong restorasi. Tapi, seperti yang kita tahu, keadaan kereta api zaman dulu jauuuuh lebih sumpek. Penumpangnya banyak yang bergeletakan di lorong gerbong, menghalangi orang lain untuk lewat. Demi dikasih jalan buat ngelewatin orang-orang yang merasa terganggu ini, jadilah Lupus cs menghibur penumpang dengan celotehan-celotehan mereka dan, tentu saja, tebak-tebakan!

Jawaban dari tebakan ini pun bikin gemes:

Ikan sarden!

2. Kenapa Cabe Keriting Lebih Mahal daripada Cabe Biasa?

Advertisement

Kenapa, ya, cabe mahal? via https://kknmkarangmulya.files.wordpress.com

Pepno adalah tokoh dalam serial Lupus yang mendapat tebakan absurd ini dari si Lupus (Lupus Kecil: Bolos). Dengan pedenya, Pepno jawab, "Ya, karena cabe keriting itu lebih pedes!"

Ternyata, jawabannya salah. Dengan jailnya, Lupus pun membuka jawaban aslinya:

Karena ongkos ke salon untuk mengeritingkan cabe itu lebih mahal!

*krik krik krik*

Kzl ga?

3. Kenapa Why Selalu Always, tetapi but Tidak Pernah Never?

Hah, gimana? via http://www.therichdaily.com

Di buku Lupus Kecil: Diam Belum Tentu Emas, Lupus dengan isengnya minta uang jajannya jadi tujuh kali lipat! Ternyata waktu itu, Lupus ngeliat label harga parfum Maminya, yang ternyata mahal. Padahal si Mami bilang ke Papi kalau harganya terjangkau. Walaupun sebel, demi ga diaduin ke Papi, akhirnya Mami pun memenuhi permintaan Lupus. Sebagai tanda terima kasih, Lupus kasih tebakan ini ke Mami. Kamu pasti bisa jawab, dong?

Ya! Tebakan ini termasuk salah satu tebakan yang cukup "ternama", walaupun inti dari tebakan ini pun ga ada! Hehehe. Coba simak, deh, jawabannya:

Karena because itu that!

Ngerti, kan? Ngerti, dong!

4. Orang Apa yang Kalau Dipanggil Ga Nengok-nengok?

Mb, nengok, Mb. via https://pixabay.com

Kali ini, tebakan bukan dari Lupus–ini tebakan dari Lulu! Ya, ternyata bakat-bakat menghibur itu sebenarnya ada juga di jiwa Lulu yang rada centil. Tebakan ini diambil dari serial Lupus: Idiiih Udah Gede!. Si Lulu ini berusaha keras cari perhatian Lupus yang lagi sibuk bacain brosur perguruan tinggi (ya, di buku ini, Lupus ceritanya udah mau jadi mahasiswa baru!) dengan kasih tebakan.

Tapi, ga disangka, tebakan Lulu horor juga. Buat kamu yang daritadi udah nebak, ini Lulu kasih jawabannya:

Orang yang ga ada kepalanya! Hihihi.

*krik krik krik (lagi)*

5. Sebutkan Nama Tiga Buah-buahan dalam Waktu Satu Detik!

Buah, kan, banyak! via http://attemptnwin.com

Ini dia, Lupus yang selalu sempet kasih tebakan di kondisi apapun! Di buku Lupus ABG: Suster Ngepooot!, Mami nyuruh Lupus buat bawa Lulu ke dokter. Dengan gokilnya, Lupus kasih tebakan dulu ke Mami, sebelum dia menunaikan perintahnya. Mami yang panik pun akhirnya mengalah dan mendengar tebakan ini, walaupun ujung-ujungnya nyerah.

Bangga, Lupus memberikan jawabannya dengan enteng:

Rujak!

Hahaha! Receh? Ga papa, yang penting nyengir! 😀

6. Gede, tapi Susah Dicarinya. Apaan?

Apa pula ini….. via http://cdn2.itpro.co.uk

Pembaca setia Lupus kenal Prudence, dong? Si Pru ini adalah cewek terdekat Lupus sampai beberapa serial. Di buku Lupus ABG: Telepon Umum dan Kecoak Nungging, Lupus telpon-telponan sama Prudence lewat telepon umum dan, seperti biasa, tukeran tebakan. Ternyata, ga mau kalah dari Lupus, Pru ikutan kasih tebakan.

Bisa jawab ga, guys? Kalau menurut Pru, jawabannya…

Dinosaurus!

Err. Iya juga, sih. Gede, tapi sekarang mau dicari ke mana, coba? Hahaha!

7. Apa Bedanya Pemurung sama Pemulung?

Duh sedih ga bisa jawab 🙁 via http://4.bp.blogspot.com

Masih di Lupus Kecil: Diam belum tentu Emas, tebakan ini muncul. Tebakan ini dari Iko Iko, sahabat Lupus selain si Pepno. Lupus sempet ga tau jawabannya apa. Untungnya, Iko Iko memberi tahu jawabannya. Mungkin beberapa dari kamu sekarang bahkan sudah mengucapkannya:

Kalau pemurung itu orang yang tidak pernah gembira.

Kalau pemulung… olang yang tidak pelnah gembila!

Yeee.. Asal aja! 😀

Bonus:

Lupus pun ga mau kalah sama Iko Iko. Doi langsung bales dengan tebakannya sendiri: "Nenek apa yang bisa terbang?"

Dan ternyata jawabannya… "Neneknya nyamuk!"

Hahaha! Gimana, gimana? Nostalgia singkatnya terpenuhi? Kalau masih kurang, jangan lupa baca Lupus-mu lagi, ya!