Dosen adalah sosok penting saat kamu kuliah. Nggak cuma untuk kegiatan perkuliahan di kelas, dosen juga bisa membuka banyak kesempatan, mulai dari tawaran magang, rekomendasi beasiswa, hingga soal peluang kerja. Maka, menjaga hubungan baik dengan dosen, wajib hukumnya. Walaupun nggak perlu lebay atau sok akrab juga, sih.

Masalahnya, boro-boro mau membangun relasi dosen-mahasiswa yang oke, menegur aja rasanya sungkan. Apalagi kalau ke-killer-an si dosen sudah melegenda. Tenang gaes, dosen itu juga manusia. Beliau punya hati dan perasaan. Ada delapan cara yang bisa kamu lakukan untuk "menaklukan hati" dosen, termasuk yang terkenal galak. Hehehe.

1. Kerjakan Tugas

kerjakan tugas via https://www.google.com

Dosen di mana pun pasti selalu memberikan tugas. Jangan pernah menganggap remeh, karena tugas memiliki bobot yang penting dalam perkuliahan.

Apa lagi kalau dosennya tipe yang sangat memperhatikan tugas. Apa pun tugas yang diberikan oleh dosen, jangan ngeluh. Karena mengeluh adalah kondisi di mana kita tidak menerima. Lebih-lebih, kalau berkeluh-kesah di dalam kelas, beuh kelar, lah!

Lagipula, kalau mau berpikir panjang, banyaknya tugas justru melatih kamu bekerja keras dan bertanggung jawab, 'kan?

2. Berikan 200 Persen!

Advertisement

Dosen suka kepada mahasiswa yang menunjukan usaha terbaiknya. Kamu bisa tunjukan yang terbaik pada saat UTS atau UAS. Berikan kemampuanmu 200 persen alias do your best! Tapi jangan main comot jawaban teman alias nyontek, ya.

Kamu juga bisa menampilkan performa terbaik ketika presentasi. Kuasai materi dan pelajari skill presentasi. Sesungguhnya presentasi yang hidup dan berfaedah,  di mana semua mahasiswa terlibat, plus banyak masukan bermanfaat, bakal bikin dosen merasakan kebahagiaan yang HQQ (hakiki-red). Eaaaak!

3. Tunjukkan Prestasi

Hanya ada dua kategori mahasiswa yang dilirik sama dosen, yang terbaik atau yang terburuk. Tentu bakalan beda banget dong efeknya, antara dikenal sebagai yang buruk yang baik. Salah satu cara menjadi yang terbaik adalah dengan menunjukkan prestasi. Kamu bisa ikutan kompetisi yang terkait dengan perkuliahan, seperti lomba penelitian. Pasti dosen akan ikutan bangga.

4. Fokus Di Kelas

Jangan Fokus ke cowok via https://www.google.com

Saat dosen menyampaikan materi di kelas, tunjukanlah keseriusan kamu. Jangan mengobrol, apa lagi main gadget. Mungkin si dosen terkesan cuek, tapi biasanya mereka tahu dan menghargai mahasiswa yang fokus memperhatikan.

5. Bertanya

Dosen sangat suka kalau ditanya. Sebaliknya, jangan pernah sombong atau merasa paling tahu dihadapan dosen. Diskusi, bahkan berargumen, sih, boleh banget. Tapi nggak perlu show off dan bersikap seakan kamu lebih baik daripada yang lain termasuk dosen.

6. Tangkap Esensinya

Tangkap Esensinya via https://www.google.com

Begini, ketika dosen memberikan banyak tugas, kamu harus berpikir ke depan. Jangan buru-buru berprasangka bahwa si dosen nggak punya hati dan pengen bikin rempong mahasiswa. Justru beliau ingin melatih kamu lewat tugas yang diberikan.

7. Bersikap Baik Dan Sopan

Di mana pun dan kapan pun kamu bertemu dosen tetaplah berperilaku baik dan sopan. Perhatikan etika, termasuk jika berkomunikasi via media sosial, email, SMS atau Whatsapp. Ingatlah bahwa beliau adalah pengajar yang harus dihormati.

8. Jalin Komunikasi

Komunikasi via https://www.google.com

Inilah yang jarang dilakukan kebanyakan mahasiswa. Di luar keperluan akademis, banyak yang cuek sama dosen.

Jalin deh, komunikasi yang baik, seperti menegur saat berpapasan atau mengajak ngobrol jika kebetulan ada waktu luang. Kamu bisa lho, bertanya hal yang nggak sempat kamu sampaikan di kelas. Di sisi lain, nggak perlu bahas hal yang terlalu personal. Semakin sering kalian berinteraksi secara positif, maka akan makin positif juga penilaian dosen terhadap kamu.

Mudah-mudahan 8 tips menghadapi dosen ini bisa membantu meningkatkan kualitas kuliah kamu dan membuka kesempatan di masa dapan, ya!