Prajurit TNI yang sudah menikah sangat lekat dengan kehidupan komplek. Sebenernya nggak wajib sih, rumah komplek diperuntukkan bagi mereka yang belum mempunyai rumah atau yang rumahnya jauh dari kantor dinas. Bagi yang dari kecil udah jadi anak kolong mungkin bukan hal baru lagi. Namun untuk mereka yang akan menikah dengan prajurit TNI mungkin akan sedikit kaget. Lalu, apa aja sih suka duka tinggal di komplek TNI ? Berikut hipwee akan kasih beberapa ulasannya buat kamu.

 

1. Aman

portal pengaman komplek TNI

portal pengaman komplek TNI via http://static.panoramio.com

Tinggal di komplek TNI paling nggak udah nyicil ayem tentang keamanannya. Komplek-komplek TNI di satuan besar biasanya dilengkapi dengan pos penjagaan dan tentu saja tulisan "tamu harap lapor". Yah meskipun nggak menjamin 100% tapi maling mana berani nyolong di lingkungan tentara ? hehehe

2. Hemat Biaya

bisa  menabung

bisa menabung via http://www.ziliun.com

Hemat sudah tentu, karena idealnya komplek TNI adalah salah satu fasilitas yang diberikan oleh negara secara cuma-cuma alias gratis, termasuk untuk keperluan listrik dan air. Meskipun ada beberapa komplek yang menerapkan peraturan mengganti biaya 'oper kepemilikan' kepada penghuni baru, namun itupun tetap jauh lebih murah dibandingkan kita mengontrak rumah sendiri. Sangat membantu keuangan kamu bukan ?

3. Siap Dengan Berbagai Aturan Komplek TNI

siap menerima perintah

siap menerima perintah via https://akcdn.detik.net.id

Menikah dengan tentara berarti sang istri juga harus siap menjadi "tentara". Karena di Komplek TNI, kita tidak bisa bertindak sesuka hati. Ada pimpinan (Ibu Komandan) yang berwenang mengatur semua kegiatan Ibu-ibu. Mulai dari kegiatan olahraga, keagamaan, sosial, dll. Dan apabila mau meninggalkan komplek pun harus minta izin dengan alasan jelas.

Nah lo ! Tapi jangan under estimate dulu ya, semua aturan itu dibuat semata-mata agar kita tidak merasa jenuh menemani sang suami dinas diperantauan. Bahkan tak jarang suatu ketika sang suami ditugaskan dinas luar keluar kota selama kurun waktu berbulan-bulan namun sang istri memilih untuk tetap tinggal di komplek. Coba bayangkan jika kita cuma diam dirumah tanpa ada kegiatan diluar. Sangat membosankan bukan ?

4. Lebih Terasa Nuansa Kekeluargaan

makan bersama

makan bersama via https://1.bp.blogspot.com

Karena sama-sama senasib menjadi seorang istri prajurit TNI, ditambah lagi sama-sama jauh dari orang tua/ keluarga, maka nuansa kekeluargaan begitu terasa di dalam lingkungan Komplek TNI. Jadi pastinya orang pertama yang dihubungi ketika kita ada kesulitan adalah tetangga. Bahkan tetangga sudah seperti keluarga sendiri. So, berbaik-baiklah dengan tetangga kamu ya !

5. Aroma Persaingan Sangat Terasa

iri dengan tetangga

iri dengan tetangga via http://ciricara.com

Yang namanya tinggal di komplek sudah pasti lekat dengan aroma persaingan. Mulai dari hal sepele sampai ke hal-hal yang menguras materi. Contohnya Si A beli motor, si B 'panas' ikutan beli motor. Si A beli mobil, si B ikutan beli mobil. Dan masih banyak lagi contoh yang tidak patut ditiru, hehe. 'Panas' boleh, tapi lihat-lihat isi dompet juga ya!

6. Bergunjing Menjadi Kegiatan Rutin Ketika Berkumpul

Ada ungkapan "wanita kalau sudah berkumpul lebih dari 15 menit pasti ujung-ujungnya nggosip". Ungkapan tersebut sangat tepat apalagi jika hidup di dalam komplek. Namun, semua itu tetap kembali ke pribadi masing-masing. Menghindarlah apabila isi dari pergunjingan itu tidak bermanfaat/ merugikan orang lain.

7. Permasalahan Dengan Tetangga

Tetangga berisik

Tetangga berisik via http://www.jamesmurraylaw.com

Layaknya tinggal di perumahan sipil pada umumnya, hidup di dalam Komplek TNI tidak lepas dari berbagai permasalahan seputar tetangga. Terlebih lagi latar belakang penghuni komplek sangat beragam, berbagai ras suku dan agama berbaur menjadi satu. Jadi sangat mungkin perbedaan adat dan budaya dapat memicu konflik dengan tetangga. Persoalan lain yang biasa terjadi juga beragam. Mulai dari anak si A jail sama anak si B, tetangga yang suka berisik, tetangga yang suka buang sampah sembarangan, hingga tetangga yang gemar mencampuri urusan rumah tangga orang lain. Semua itu akan sangat mudah ditemui ketika kamu hidup di dalam komplek ! Selamat menikmati 🙂

8. Terkadang Rasa Nyaman Membuat Kita Terlena

Betapa beruntungnya kalian yang akan/ mempunyai suami prajurit TNI. Betapa tidak ? Begitu banyak fasilitas yang diberikan oleh negara mulai dari rumah, listrik, air, fasilitas kesehatan, dan masih banyak lagi. Namun karena saking terlena dengan berbagai fasilitas tersebut, tak jarang keuangan para prajurit TNI tidak terkontrol.

Uang yang seharusnya ditabung malah digunakan untuk keperluan yang kurang bermanfaat. Alhasil, ketika pensiun tak jarang yang menyesal karena masih terbelit hutang, bahkan belum bisa menuai hasil jerih payahnya selama menjadi prajurit TNI. Sangat miris bukan ? Nah bagi kamu yang akan menikah dengan prajurit TNI, pandai-pandailah belajar menabung ya !