Zaman sekarang menjadi sekretaris gak hanya duduk manis, tugasnya lebih banyak dari sekedar jadi pemanis. Tapi, masih banyak juga orang yang beranggapan bahwa sekretaris matrealistis. 
Artikel ini mencoba memberi sedikit pandangan perihal pandangan negatif dan pekerjaan yang sebenarnya dilakukan oleh sekretaris.

 

1. Sering Dianggap Sebelah Mata, Malah Kadang Ada Yang Bilang "Bisa Diajak Ena-Ena".

Yah. Ini sih udah biasa! 
Gak aneh deh sekretaris dianggap bisa diajak ena-ena karena memang ada beberapa oknum yang memanfaatkan posisinya.

Tapiiii, perlu digaris bawahi. Tidak semua sekretaris bertingkah seperti itu. Masih banyak juga sekretaris yang bekerja sesuai dengan porsinya.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.

Nah, ini nih peribahasanya. Karena satu orang yang gak bener yang lain jadi ikut kebawa jeleknya. 

2. Modalnya Baju Seksi. Belahan Sana Sini, Biar Bos Mau Nambah Komisi Bulan Ini.

cantik berhijab

cantik berhijab via https://www.online-web.com

Ya memang sih syarat menjadi sekretaris biasanya harus "cantik". Tapi coba deh dicerna lagi, definisi "cantik" itu gak melulu soal paras atau menggunakan baju seksi ya.
banyak kok yang terlihat cantik karena memiliki attitude yang baik. Toh banyak wanita yang masih terlihat cantik meski mahkotanya tertutupi dengan apik. 

3. Paling Kerjanya Cuma Bisa Dandan, Paling Banyak Yaaa Beresin Fotokopian.

Dandan sih itu salah satu tuntutan pekerjaan, suka gak suka, bisa gak bisa. Menjadi sekretaris tetap harus dandan! Malu dong kalo ketemu kolega nya atasan tapi wajah polos tanpa riasan?
ya paling tidak bedak dan lipgloss sudah harus tersedia, supaya kamu gak dikira vampire cina karena saking polosnya. 

Tapi inget ya, jangan terlalu menor juga, nanti kamu malah disangka badut ancol lagi. hehe..

4. Kemampuannya Sih Nomor Seratus, Yang Penting Body Alus Dan Paha Mulus.

Hmmm... Inisih mungkin kriteria bos-bos yang kurang piknik kali yaaa?

Padahal menjadi sekretaris sebenarnya itu gak kalah repot dengan staff lainnya.

5. Sekretaris Itu Lebih Banyak Pekerjaannya. Dibandingkan Dengan Staff Lainnya.

multitasking

multitasking via https://www.mrwgifs.com

Kenapa bisa dibilang begitu? karena, menjadi sekretaris memang tak seenak kelihatannya.
Yang dikerjakannya tidak hanya urusan kantor saja, terkadang urusan rumah tangga atasannya pun jatuh ke tangan dia. Mulai dari urusan sekolahnya anaknya, sampai mencarikan tiket liburan untuk keluarganya. 

Kalo kata kebanyakan orang sih "Multitasking" meski enggak "Multisalary" hehehehe...

6. Siapa Bilang Cuma Bisa Dandan? Untuk Bahasa Dia Yang Paling Diandalkan.

Untuk menjadi sekretaris kemampuan bahasapun tidak kalah pentingnya. Tak tanggung-tanggung, 3 bahasa sekaligus dimasukkan kedalam materi pembelajaran. Memang tidak sampai mahir, tapi paling tidak cukup untuk sekedar berbincang dan memahami maksud dari kolega dengan latar belakang negara yang berbeda.

7. Belum Lagi Kearsipan Yang Segitu Banyaknya. Rasanya Jangan Ditanya, Cukup Membuat Jari Mati Rasa!

jarikuuuu...

jarikuuuu... via https://www.udoctor.co.id

Untuk yang satu ini mungkin banyak yang menyerah. Mengarsip tidak segampang kelihatannya. Semua surat masuk dan keluar tidak bisa sembarangan disimpan. Semua harus dimasukan ke dalam satu folder, dan dikelompokkan sesuai dengan jenisnya. 
Banyak prosesnya, dan semuanya harus dikerjakan dengan tulisan tangan. Rasanyaaaa, jangan ditanya cukup membuat jari ini mati rasa!

8. Perpajakan? Sudah Bukan Hal Asing Lagi Buat Kami. Dan Yang Satu Ini Tetap Tak Boleh Terlewatkan.

Setelah mengatur data perusahaan dan keluarga atasan. Tugasnya belum selesai nih. :( laporan perpajakan juga gak boleh sampai terlewatkan.
Mulai dari pengecekan, perhitungan sampai pelaporan pajak penghasilan. 

9. Siapa Bilang Tugas Kita Hanya Merapihkan Fotokopian? Memangnya Data Perusahaan Bisa Kalian Kerjakan Sendirian?

X : Tau si Z yang di divisi itu gak?

Y : Iya tau, yang sekretarisnya bos kan.

X : Iya, kalo diliat ya kerjaanya bok ya cuma beresin fotokopian doang, apa susahnya sih? gue juga bisa.

Kamu : Pfffttt *mendengus dalam hati* ya Allah apa salahkuuuuu? 

*kemudian masuk kamar mandi lalu keramas.

sekali lagi ya, tugas sekretaris gak hanya merapihkan fotokopian, tapi mengarsip dokumen perusahaan dan itu bukan pekerjaan yang gampang, memangnya untuk apa diarsip? untuk atasan ataupun divisi lain yang memebutuhkan, supaya dokumen rapih dan gak berceceran saat sampai di tangan kalian.

 

So, masih nganggep sekretaris itu cuma modal dandan dan cuma bisa beresin fotokopian? hehehe...