Selama nafas masih setia mengalir di tenggorokan, selama itu pula tidak ada kata terlambat untuk berubah. Hijrah, sebuah kata sederhana namun perjuangan untuk menjalaninya tidak pernah sederhana. Ketika hati sudah terpanggil untuk mendekat kepada Sang Pencipta, tidaklah kita punya daya untuk menolaknya. Ketika hari dan hatimu mulai terasa menyesakkan, mungkin saat itulah Dia menginginkanmu untuk mendekati-Nya. Saat niat telah tumbuh dalam hati, perlu langkah-langkah tepat untuk mewujudkannya. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu tempuh untuk memulai proses berhijrah.

 

1. Kenali & dekati Penciptamu

Kenali dan dekati Penciptamu

Kenali dan dekati Penciptamu via http://www.mirifica.net

Jika kau tak mengenal-Nya, mana mungkin kau bisa mencintai-Nya? Saat hati telah terpanggil untuk berpasrah kepada Dia, langkah pertama yang harus kamu tempuh adalah mengenal-Nya. Cari tahu apa yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan, serta apa yang disukai dan tidak disukai oleh-Nya. Dengan mengenal Penciptamu lebih jauh, akan tumbuh rasa cinta dalam hatimu.

2. Apapun yang kamu lakukan dimasa lalu, berdamailah

Berdamailah dengan masa lalu

Berdamailah dengan masa lalu via https://c2.staticflickr.com

Menerima kesalahan-kesalahan masa lalu sebagai bagian dari perjalanan hidupmu merupakan langkah awal untuk memulai hidup yang baru. Tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga dirimu. Apapun kesalahan yang pernah kamu lakukan dimasa lalu, cobalah untuk berdamai dengannya. Mencoba melupakan masa lalu mungkin tidak membantu. Terimalah, dan berdamailah.

3. Komentar buruk adalah saran terbaik

Komentar buruk sebagai penyemangatmu

Komentar buruk sebagai penyemangatmu via http://ketikketik.com

Hidup tanpa komentar buruk sepertinya tidak menarik, kan? Yaa, sebaik apapun hal yang kamu lakukan, akan selalu ada komentar negatif tentangnya. Kecewa? Wajar. Sakit hati? Pasti. Tapi kamu lebih hebat dari itu. Jadi, bersiaplah akan segala kemungkinan buruk yang mungkin mendatangimu. Jadikan komentar-komentar sinis sebagai pemacu semangatmu. Ingat bahwa komentar buruk bisa jadi saran terbaik jika kamu bisa melihatnya dengan sudut pandang yang tepat.

4. Senantiasa memperbaiki diri dari hari ke hari

Senantiasa memperbaiki diri

Senantiasa memperbaiki diri via http://bahasa.aquila-style.com

Inti dari berhijrah adalah senantiasa memperbaiki diri. Sedikit mengingat kesalahan masa lalu akan sangat membantumu dalam proses merubah diri ke arah yang lebih baik. Ubah pola pikirmu mengenai perubahan hati terlebih dahulu lebih penting daripada perubahan penampilan. Heii.. kenapa tidak bersamaan?

5. Konsisten

Konsisten itu penting

Konsisten itu penting via http://okawirasatha.com

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah selalu konsisten terhadap apa yang kamu lakukan. Mungkin tidak semudah kelihatannya, tapi sedikit pembiasaan akan sangat membantu. Ingat, menjaga lebih sulit daripada memperoleh. Ketika sudah muncul cahaya hidayah dalam hati, jagalah cahaya itu agar tetap menyala terang.