Sadarkah kamu atas apa yang kau ucapkan padaku malam itu? Hingga kamu tega membentakku dan tak mempedulikan airmataku. Dan kamu memilih untuk melepaskan aku dengan begitu mudahnya.

 

1. Semua berawal dari sini, dan mulai hari itu aku sangat bahagia

semua berawal dari sini

semua berawal dari sini via http://gti8262.com

Masih teringat jelas di memoriku. Di hari itu kamu memintaku untuk menjadi ibu dari anak-anakmu. Dengan disaksikan deburan ombak yang syahdu. Aku pun mengangguk pertanda iya. Dan kamu mengecup punggung tanganku.

Mulai hari itu, kudapatkan kebahagiaan baruku bersamamu. Sebuah hubungan yang jauh sangat berbeda dengan hubungan terdahuluku. Iya, kamu sangat berbeda. Seorang yang cuek tapi aku tahu kamu sangat mencintaiku saat itu.

Kau tiba-tiba hadir

Beri warna baru di hidupku

Aku tak tahu bagaimana caramu mengisi hatiku

Yang aku tahu, aku bahagia bersamamu

2. Kita tak pernah bertengkar, hanya sedikit perdebatan sebagai pelengkap kisah kita

Kita tak pernah bertengkar

Kita tak pernah bertengkar via http://www.pusatcinta.com

Walau belum lama bersamamu, kamu mampu membuatku untuk besikap lebih dewasa. Tak pernah ada pertengkaran dalam hubungan kita. Entah apa maksudmu, kamu lenih memilih untuk membiarkan aku menenangkan diriku daripada terus meladeni amarahku. Dari situlah aku mampu bertransformasi dari gadis kecil yang super manja menjadi seorang gadis yang 'sedikit' dewasa.

Terimakasih untuk pembelajaran yang pernah kau berikan hingga aku jadi lebih baik. Hingga aku mampu benar-benar berdiri sendiri.

3. Kamu punya kalimat ajaib yang mampu meluluhkanku saat keraguan menghampiriku

Kamu tak pernah tak mencintaiku

Kamu tak pernah tak mencintaiku via http://www.pusatcinta.com

Aku tak pernah tak mencintaimu. Semua ini aku lakukan hanya untukmu.

Seringkali aku merasa cemburu dengan kesibukanmu hingga menimbulkan perdebatan antara kita. Tapi dengan mudahnya kalimatmu itu melelehkan amarahku, karena aku juga mencintaimu. Dan aku mulai menyebutnya dengan "kalimat ajaib".

4. Aku mulai membayangkan masa depan yang indah bersamamu

Aku mulai membayangkan masa depan yang indah bersamamu

Aku mulai membayangkan masa depan yang indah bersamamu via http://1.brta.in

Semakin lama bersamamu semakin membuatku mencandumu. Aku mulai melibatkan pertimbanganmu untuk hal-hal yang berkaitan dengan masa depanku. Begitu juga denganmu.

Aku :"Sayang, sebaiknya aku resign atau perpanjang kontrak ya??"

Kamu : "Perpanjang aja sayang, kan udah enak kerja disitu."

Dan percakapan itu menjadi salah satu tentangmu yang paling aku sesali.

Aku sudah mulai membayangkan masa depan yang indah bersamamu. Aku juga mati-matian memperbaiki diriku agar nantinya aku mampu menjadi pendamping yang baik bagimu. Aku belajar masak, belajar ini, belajar itu. Tapi,,,, ahh, sudahlah...

5. Satu tahun berlalu, tapi tak ada respon baik dari orangtuaku

Tanpa restu orangtua

Tanpa restu orangtua via https://tukangkb.files.wordpress.com

Kita sudah sama-sama dewasa, dan orangtuaku tak memberikan respon yang baik tentang kamu. Rasanya aku ingin mencuci otak kedua orangtuaku, karena standar calon mantu mereka yang terlalu tinggi. Tapi aku bisa apa selain nurut sama orangtuaku?

Kalau nyari suami itu yang ganteng, yang "bibit, bobot, bebet"nya baik. Yang dari keluarga "menengah ke atas". Yang berpendidikan yang minimal sarjana seperti kamu...

bla bla blaa....

Dan aku hanya mampu berbisik "Anakmu ini bukan super model mom, aku sadar siapa aku"

Dan kamu sendiri sudah meyakinkanku untuk ingin tetap berjuang, berjuang agar dapat diterima orangtuaku.

"Aku ganti-ganti kerjaan seperti ini cuma demi bisa dapat restu orangtuamu, agar aku bisa tetap bersamamu"

Tapi ini kejadiannya satu tahun lalu, sangat berbeda keadaanya dengan dua bulan yang lalu.

6. Dan akhirnya, badai besar itu datang..

Badai besar pun datang

Badai besar pun datang via http://4.bp.blogspot.com

Usiaku sudah hampir seperempat abad. Disini, teman-teman sekolahku sudah melepas masa lajangnya. Hingga orangtuaku terus mendesakku untuk segera menikah.

Sampai suatu hari  aku tanyakan hal ini padamu. Tapi apa jawabanmu? Aku hampir tak percaya kamu memilih opsi perpisahan. Lalu dimanakah kata cinta yang kau ucap dulu? Kenapa perpisahan yang kamu pilih? Kenapa kamu sampai hati meninggalkanku??

Silakan kamu buka hati untuk laki-laki lain yang kiranya direstui orang tuamu. Tapi jangan pernah tutup hatimu buat aku. Suatu saat nanti jika aku sudah merasa mampu, aku akan datang padamu untuk memperistrimu.

Apa maksudnya semua ini???

7. Untuk pertama kalinya aku benar-benar hancur

aku benar-benar hancur

aku benar-benar hancur via http://www.beranda.co.id

Setelah sekian lama bersamamu. Setelah sekian lama aku bertahan hanya untukmu. Setelah semua cintaku aku berikan hanya untukmu. Kini kamu pergi. Kamu meninggalkanku dengan membawa separuh hatiku dan meninggalkan separuh hatimu.

Terlalu berat bagiku menerima semua ini. Sudah terlalu lelah aku meneteskan air mataku. Aku sadar aku bodoh telah  menangisi kepergianmu, tapi apa dayaku?? Bahkan setiap pagi saat bangun tidur, aku hanya menganggapnya mimpi. Sampai aku tersadar itu kenyataan dan menangis lagi.

8. Dua purnama telah aku lewati tanpa kamu, tapi aku tak mampu menghapus pemikiran bodohku.

Kamu meninggalkan separuh hatimu di hatiku. Dan itu membuatku semakin sakit. Dengan bodohnya aku selalu menganggapmu masih mencintaiku. Padahal sudah terlalu jelas peghancuran yang telah kau lakukan. Dengan mudahnya kamu berkata tak lagi mencintaiku -walau tanpa menatap mataku-, dan mantra ajaib itu tak lagi ajaib.

Aku : "Aku yakin dia masih sayang sama aku, mbak.. dia pergi meninggalkanku karena tak mau aku nantinya lebih sakit jika tetap tak mampu menjadi apa yang diinginkan orangtuaku. Aku yakin nantinya dia pasti akan kembali buat aku. Aku percaya dia masih tetap berjuang buat aku."

Mrs. X : " Mau sampai kapan kamu berpikiran bodoh seperti itu? Kalau dia sayang sama kamu, dia tak akan pernah meninggalkanmu. Dia akan memperkuat perjuangannya bersamamu. Bukan berjuang sendiri-sendiri seperti ini!!"

Aku : "Iya.. mungkin aku yang terlalu bodoh..."

9. Aku tak akan lagi memaksa diriku untuk melupakan dan membencimu, aku hanya sedikit berpikir negatif tentangmu

Dan kubiarkan kau memilih jalanmu tanpa bersamaku

Dan kubiarkan kau memilih jalanmu tanpa bersamaku via http://gambarkata.co

Biarkan kumemilih jalanku... Dan kubiarkan kau memilih jalanmu tanpa bersamaku.

Aku sudah berulang kali gagal saat memaksa untuk membenci dan melupakanmu. Kini aku hanya ingin meyakinkan hati, diri, dan otakku bahwa kamu tak baik untukku. Dengan begitu, mungkin aku akan lebih mudah untuk mengikhlaskanmu. Karena terkadang berpikir positif hanya melemahkan dan menutup mata hati. Sedikit berpikir negatif untuk membuka mata hati dan pemikiran baru.

Semoga suatu saat nanti kamu akan menyadari bahwa tak ada seorangpun yang pernah mencintai seperti aku mencintaimu...

You will know, No one's ever loved anyone as much as I love you,,,