Apa yang terlintas dalam pikiranmu saat mendengar temanmu berpacaran dengan orang yang jauh disana bahkan belum pernah bertemu sebelumnya karena mereka berkenalan lewat dunia maya? Atau bahkan sudah menikah!

Banyak dari kita yang akan berpendapat bahwa hal itu hanyalah buang-buang waktu, nggak jelas, dan bahkan nggak jarang kita mencibir seseorang itu nggak laku. Eitss, sebelum lebih jauh menjudge keputusan seseorang, ada baiknya kita tahu alasan-alasan sederhana kenapa jodoh bisa kita dapatkan lewat dunia maya. Yuk, simak!

1. Semakin banyaknya situs-situs dating yang dengan mudah kamu akses

Enter your heart… via http://3.bp.blogspot.com

Yup! Sebut saja Tinder, Two, Skout atau Asian Dating. Semakin beragamnya situs-situs dating dan aplikasi sosial saat ini, semakin mendorong dan memudahkan seseorang untuk sekedar menambah teman baru dari kota yang berbeda bahkan negara yang berbeda.

Kenyataannya adalah, saat kita berbicara tentang jodoh, saat itu juga kita berbicara pada siapa hati akan merasa nyaman. Bukan tentang dimana seseorang itu berada, tapi tentang bagaimana seseorang yang jauh justru adalah orang-orang yang selama ini kamu cari. Bagaimana seseorang yang belum kamu jumpai sebelumnya justru adalah alasan terkuat dari senyum yang selalu terpasang saat kamu bangun dan ingin tidur, atau sesederhana saat kamu mendengar satu lagu dan wajah orang tersebut lah yang pertama kali terlintas dalam pikiranmu.

2. Kamu terlalu sibuk untuk sekedar mencari teman ngobrol atau jalan secara langsung

si workaholic via http://samara.alp-itsm.ru

Advertisement

Tuntutan dan tanggung jawab kamu di kantor membuat kamu menghabiskan banyak sekali jam selama sehari untuk rutinitas yang sama. Sadar atau tidak,kamu merasa sangat susah untuk membagi waktu sekedar mengobrol dengan teman sepermainanmu via chat atau sekedar datang ke acara nikahan teman sekolahmu di akhir pekan.

Waktu yang kamu punya walaupun hanya satu hari atau beberapa jam itu sudah sangat berharga untuk bisa kamu nikmati sendiri. Sekedar menonton tv di rumah atau mendengarkan lagu favorit. Namun bukan berarti kamu menjadi manusia yang heartless dan tidak butuh seseorang dalam hidupmu. Tidak. Kamu hanya sudah terbiasa dengan kehidupan yang seperti itu dan bingung bagaimana harus mencari dan memulai suatu hubungan secara langsung di tengah hectic-nya jadwal kegiatanmu selama seminggu.

3. Kamu belum siap berkomitmen tapi juga butuh teman ngobrol sehari-hari

serius nggak kesepian ?? via https://www.theodysseyonline.com

Nyatanya adalah kamu tetap lah makhluk sosial yang juga butuh seseorang untuk sekedar berbagi cerita atau hal-hal yang kamu lalui dalam hidup mu. Memang selama ini kamu terbiasa sendiri, namun ada saat-saat dimana justru kesendirianmu yang akan membuat kamu menjadi stres.

Mungkin kamu hanya belum siap untuk terikat entah karena kamu merasa belum saatnya, ingin fokus membangun karir yang bagus, kuliah di universitas oke, atau kamu ingin menikah tanpa berkomitmen atau pacaran dengan orang lain. Apapun alasannya, kamu tetap nggak bisa menyangkal bahwa kekosongan yang selama ini kamu rasakan itu butuh untuk di isi dengan rasa yang baru. Maka chatting dengan orang-orang baru dan bahkan strangers dari dunia maya pun akhirnya kamu lakukan. Setidaknya kamu tidak terlalu merasa kesepian walaupun belum pernah bertemu sebelumnya.

4. Kamu ingin meningkatkan skill bahasa asing dan perbaiki keturunan

insya Allah samawa via https://www.google.co.id

Alasan yang satu ini terdengar naif sih tapi banyak terjadi di masyarakat kita. Aplikasi chatting dengan strangers seperti Skout dan Two sangat memungkinkan kamu untuk berkenalan dengan pria-pria dari banyak negara, tergantung kota dan negara mana yang kamu jadikan tujuan.

Dengan kemampuan bahasa asing mu yang biasa-biasa saja tapi kemauan mu untuk bisa belajar lebih, rasanya wajar-wajar saja kalau kamu menggunakan dating site atau chatting application dengan stranger. Pasalnya, kamu akan berkomunikasi dengan mereka melalui text, voice note, dan bahkan calling. Dan bila kamu sangat beruntung, hubungan mu bisa berlanjut ke persahabatan, pacaran dan bahkan menikah. Tapi ingat ya cyber crime memang bisa saja terjadi, jadi kamu tetap perlu mengontrol diri dan hati khususnya sebelum si dia melamar mu untuk menikah atau memperkenalkan mu dengan keluarganya.

5. Kamu sadar sudah tidak lagi muda, namun menikah tetaplah tujuan

yang penting menikah via https://www.google.co.id

Karir, pendidikan, kehidupan yang layak sudah kamu dapatkan di usia yang tidak lagi bisa dikatakan muda. Di usia tersebut, semua teman sepermainan mu atau rekan kerja mu sudah memiliki anak dan bahkan cucu tapi kamu masih saja sendiri dan terlihat semua baik-baik saja tanpa pendamping hidup. Walaupun usia tidak lagi muda, namun kamu bukanlah tipe solitaire yang memang suka hidup sendiri. Kamu hanya terlambat menyadari bahwa menikah juga mampu membahagiakan mu. Daripada meminta bantuan keluarga dan teman-teman, kamu lebih memilih menurunkan ego dan mengirmkan pesan "hi" pada orang baru yang kamu temui di dunia maya.

Tidak ada yang bisa menebak skenario yang Tuhan rangkai untuk setiap hal dalam hidup kita, termasuk bagaimana kamu bertemu dengan jodoh mu. Bisa jadi dari hal-hal yang selama ini kamu hindari atau kamu anggap mustahil karena terkadang, jalan yang sering kita hindari lah justru adalah takdir untuk hidup kita.

Bukankah a simple hello could lead to a million things?