Data center server adalah server data yang terpusat pada jaringan dalam sebuah jaringan, entah itu jaringan global maupun lokal, jaringan perusahaan atau instansi. Pusat data server ini biasanya dikelola administrator. Dimana pengelolaan pusat data yang baik tentunya mampu mendukung keseluruhan kinerja berbagai jaaringan, dan dari penggunaan aplikasi. Maka dari itu standard an aturan pengukuran adalah hal penting dalam administrasi pusat data ini. Beberapa tahun belakangan, pusat data server menjadi topik yang ramai dibicarakan, dimana sebelumnya pusat data center server ini tidak termasuk bahasan yang mesti diulas secara detail menurut teori. Penggunaan Data Center Server (Pusat Data Server)
Terdapat beberapa poin yang wajib diperhaatikan pada proses pembangunan, penggunaan hingga maintenance data center server itu sendiri diantaranya.

1. Server capacity planning

pixabay.com via https://pixabay.com

Dalam server capacity planning memiliki 2 poin penting, yakni capacity planning dan server sizing. Dengan capacity planning terbagi ke dalam 2 fasi, yakni melakukan tes pengukuran performance dan utilication, kemudian kedua yaitu perencanaan harus bisa menunjang beban kerja berat. Berbeda dengan server sizing yaitu bagaimana untuk melakukan estimasi terhadap kebutuhan hardware yang terdapat dalam server berdasarkan kebutuhan aplikasi maupun aktivitas pengguna.

2. Server performance metrics

pixabay.com via https://pixabay.com

Untuk mengukur kinerja server itu sendiri dibutuhkan standar pengakuan tertentu yang telah diakui para vendor IT maupun masyarakat, dengan begitu dibentuklah konsorsium penentu hal tersebut. Adapun SPEC atau standard perdormance evaluation corporation sendiri adalah standar ukuran dari kinerja yang sudah diakui masyarakat dunia. Sementara aspek yang memiliki pengaruh terhadap kinerja system itu sendiri berupa resource efficiency, latency, utilization, dan throughput.

3. Server security

Advertisement

pixabay.com via https://pixabay.com

Dimana keamanan wajib diperhatikan, entah itu keamanan dari hardware server, gangguan alam atau manusia maupun software server itu sendiri. Adapun beberapa hal penting dalam keamanan server ini yaitu update, open design, complete mediation, fail safe, simplicity, menghapur penggunaan aplikasi maupun file yang tak dipakai dan software keamanan jika diperlukan.

4. Best practices in IT

pixabay.com via https://pixabay.com

Berupa hal-hal terpenting yang dilakukan dalam IT, dimana salah satunya yaitu sesuai komunitas IT dan pengalaman. Keuntungan penggunan best practices ini yaitu standarisasi, bisa mengurangi downtime, kualitas dan konsisten terhadap obyek bisnis.

5. Server administration

Pixabay.com via https://pixabay.com

Adapun best practices dalam server administration yaitu meliputi team work solid, dokumentasi dan log yang baik, memperhatikan permasalahan, memeriksa permasalahan mulai dari yang paling sederhana serta otomasi. Dalam otomasi sendiri terdapat beberapa poin penting yang wajib diperhatikan, diantaranya improve, testing, simplify, kritik juga saran komunitas, penentuan target dan pengumpulan dokumen.

6. Load balancing

pixabay.com via https://pixabay.com

Adalah suatu acara pembagian kinerja server bertujuan menekan beban server itu sendiri. Dimana Load Balancing itu sendiri bisa berupa hardware ataupun software. Memakai software sendiri memungkinkan adanya penggunaan virtual IP dan virtual server. Itulah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan untuk pembangunan maupun maintenance data server!