Bagi kebanyakan orang tahun baru adalah titik baru untuk memulai segala hal dengan yang ‘baru’. Tidak ada bedanya dengan anak ’90an yang memakai sepatu baru, lalu teman-temanya menyambut dengan menginjak sepatu baru tersebut hingga kotor. Tentunya kita semua tidak ingin ditahun yang baru berawal dan berakhir seperti sepatu baru itu. Kotor telalu banyak noda. Tapi yang beda disini adalah banyak orang yang menyambut tahun baru dengan pergi bersama orang terdekat, menghabiskan dan menikmati waktu sebelum memulai lembar yang baru.

Rasanya terlalu muluk jika kita ingin melupakan begitu saja moment-moment pahit yang terjadi di tahun 2015. Kita hanya perlu lebih bijak dan mengikhlaskan moment itu dan menjadikannya pengalaman, lalu mengumpulkan energi positif sembari tersenyum pada tiap langkah yang akan kita ambil. Ada beberapa saran yang harus serba baru dan mungkin dapat kamu lakukan di tahun 2016.

 

1. Rasanya jika doraemon benar-benar nyata, pasti ia akan sangat sibuk dengan permintaan-permintaan aneh kita. Misalnya “Doraemon kenapa dia jahat apa dia tidak peduli dengan perasaanku, sepertinya hati ini sudah terlalu lelah tolong berikan aku hati yang baru”

Sudahkah kamu punya hati yang baru?

Sudahkah kamu punya hati yang baru? via http://weheartit.com

Sulit dipungkiri jika tahun 2015 menyimpan banyak kenangan, entah itu kenangan indah atau mungkin kenangan yang membuat hati kita hancur,  hingga yang tersisa hanya kepingan-kepingan kecil. Lalu bagaimana kita bisa melalui tahun 2016 dengan hati baru? Hati yang lebih ‘plong’. Yang paling peting dalam proses pembentukan hati baru adalah NIAT. Kita harus mempunyai niat untuk memutuskan bahagia atau tetap nyaman dan bersahabat dengan rasa sakit. Agar tidak hanya berakhir pada kata NIAT, kita perlu tindakan nyata.

"Mulailah ikhlas dan maafkan dirimu tentang banyak hal yang telah terjadi, karena kamu  pantas  untuk  bahagia"

Kita harus mulai mengikhlaskan masa lalu dan memaafkannya.  Jika bayang-bayang kenangan pahit itu muncul, kamu bisa mencoba untuk mengingat hal-hal baik dan bahagia dengan kenangan atau yang lebih tepat dengan orang tersebut. Biar bagaimanapun kenangan tidak akan berakhir pahit, jika sebelumnya tidak ada hal-hal indah yang membekas di hati. 

2. Tahun Baru = Teman Baru

Memperluas pergaulan sangat penting untuk menambah wawasan kita

Memperluas pergaulan sangat penting untuk menambah wawasan kita via http://psychologies.co.uk

Maksudnya teman baru disini bukan berarti harus melupakan teman lama ya. Karena ga ada salahnya untuk menambah wawasan dan mulai sekarang kamu sudah harus memikirkan “channel” dalam dunia kerja kamu kedepannya.

“Orang yang sering berteman dengan penjual parfum, pasti akan terkena wanginya”

Lapangan pekerjaan memang sangat banyak tapi saingan kamu pasti lebih banyak dan yang lebih baik dari kamu juga banyak. Rezeki emang ga akan kemana tapi harus kita jemput, salah satunya kamu bisa mulai mencari “channel” karena sulit dipungkiri dan sudah menjadi rahasia umum juga kalau banyak orang yang jalannya sedikit lebih mulus dalam mencari kerja jika mempunyai kenalan “orang dalam”. Oh iya menambah teman baru disini bukan berarti juga kalau kita orang yang pemilih ya, karena bagaimanapun selektif dalam memilih teman itu penting loh. 

3. Pacar Baru? Why Not?

Tahun baru, lembar baru, pacar baru

Tahun baru, lembar baru, pacar baru via http://psychologies.co.uk

Pacar baru? Satu aja belum punya, hahha bagi kalian yang belum punya pacar tetap dibaca ya, ga masalah kok karena yang nulis ini juga masih single. Kalian yang sudah punya pacar, masihkah ada rasa nyaman satu sama lain, masihkah ada kepercayaan diantara kalian? Jika kedua rasa itu sudah tidak ada yakin masih ingin tetap lanjut, yakin kalau hati kamu masih bisa tahan banting?. Kamu berhak bahagia kok, dan kamu sangat lebih berhak untuk bersama orang yang lebih baik dari pada dia.

"Seiring berjalannya waktu dengan kamu yang berusaha untuk terus memperbaiki diri, pasti jodoh yang berkualitas akan datang pada waktu yang tepat"

Awalnya pasti akan sangat sulit untuk terbiasa tanpa dia, tapi setidaknya kamu sudah berbuat baik untuk hati dan pikiranmu. Mencari pacar baru memang tidak semudah menemukan “cabe-cabean” atau mungkin “biji cabe” di zaman seperti ini.

4. Jangan Terpaku Terlalu Lama Dengan Kegagalan, Biarkan Ia Hanya Sekedar Mampir

Semangat Baru

Semangat Baru via http://psychologies.co.uk

Apa yang saat ini atau dari dulu yang ingin kamu capai? IPK diatas 3,00 pada tiap semester? Berteman baik dengan dosen pembimbing dalam rangka kelancaran skripsimu? Pekerjaan yang nyaman? atau mungkin sekarang kamu lagi giat-giatnya kode keras ke si dia supaya tahun 2016 kamu bisa nyebar undangan. Seiring berjalannya waktu keinginan setiap orang pasti akan terus bertambah, tapi bagaimana dengan keinginan yang belum terpenuhi padahal kita sudah berusaha. Ditahun 2015 pasti ada saja beberapa keinginan kita yang belum sempat terpenuhi, dan mungkin akan lebih baik jika kita bisa move-on dalam artian ikhlas dan yang paling penting adalah semangat. Bisa jadi keinginan kita yang belum tercapai selama ini karena kita kurang semangat untuk meraihnya.

“Jangan hanya memikirkan kesalahan orang lain yang menghambat keinginan kita, karena ga ada satu pun manusia yang sempurna termasuk kita”.

Selagi ada kesempatan ga ada salahnya kan jika kita introspeksi diri dari semua hal yang telah terjadi, jika kita sudah menemukan beberapa hal yang salah atau hal yang kurang baik yang sempat kita lakukan, tarik nafas dalam lalu hembuskan, jangan terlalu lama memaki dan menyesali diri sendiri, cobalah maafkan dirimu bebaskan hatimu, dan berilah kesempatan untuk dirimu sendiri agar menjadi pribadi yang lebih baik dengan semangat yang baru. 

5. Kita Harus Punya Rencana Baru Agar Hidup tidak Terlalu Monoton

Rencana Baru

Rencana Baru via http://psychologies.co.uk

Jangan pernah cukup puas pada setiap hal yang kita raih, karena yang paling penting adalah mempertahankannya. Tapi rasanya hidup akan lebih menantang jika kita punya banyak rencana yang ingin diraih, tentunya kita tidak ingin hidup monoton alias gitu-gitu aja. Dari sekian banyak rencana yang ada, kita harus seleksi rencana-rencana itu, lalu kita buat point rencana mana yang harus didahulukan karena sulit rasanya jika kita melakukan semua hal secara bersamaan, kecuali kita bisa mengatur waktu dengan sangat baik. Agar kita bisa mencicipi semua proses dari banyaknya rencana, dan agar lebih semangat kita harus pasang deadline lalu setelah tercapai, kita berhak memberi hadiah atau imbalan untuk diri sendiri. Misalnya, skripsi harus selesai 6 bulan kedepan. Nah, misalnya lagi jika benar-benar selesai dalam waktu 6 bulan imbalannya bisa berupa refreshing ke suatu tempat yang memberikan energi positif dan semangat ekstra untuk meraih rencana selanjutnya. Tapi jika rencana agak meleset galaunya jangan terlalu lama ya, kita harus tetap fokus untuk menyelesaikannya. Karena pada dasarnya manusia hanya bisa merencanakan dan berusaha, namun tetap Tuhan yang menentukan.