Semisterius-misterusnya kaum maka dia adalah perempuan. Mengamini kata-kata "Presiden Jancukers", bahwa perempuan bukan tentang yang dia ucapkan, perempuan selalu tentang yang tak terucap. Oleh sebab itu, lelaki dituntut untuk peka, peka, dan peka. Tak hanya mapan, seiman, rupawan, di era kekinian sesosok lelaki juga harus pengertian. Inilah sepuluh kode perempuan yang seringkali menjadi teka-teki sulit bagi kaum Adam.

 

1. Kita udah sering jalan, kita ini temenan atau gimana sih?

Perempuan itu selalu butuh dua hal, kenyamanan dan kepastian. Saat dia sudah nyaman dengan seorang pria, dia tetap akan gengsi untuk nembak duluan. Paling dia cuma bisa ngode dengan pertanyaan di atas. Jika pertanyaan itu terlontar, sudah saatnya kamu, para lelaki untuk meneguhkan hati, jadiin doi pacar atau musuhmu. Karena jika kamu ternyata cuma jawab teman dan dia udah terlanjur baper, bisa dipastikan dia gak akan mau lagi temenan sama kamu. Atau agak menjauh, nggak kayak biasanya.

2. Percayalah bahwa “Ciye! Ciye! Ciye!” adalah cemburu tipis-tipis.

Jealousy

Jealousy via http://google.com

Buat para lelaki, percayalah bahwa kata “ciye!” bukanlah “ciye!” itu sendiri kalau dikatakan seorang perempuan. Suatu contoh, kamu punya pacar, kamu upload foto di IG sama temen-temenmu, jika pacarmu komen “ciye!” artinya adalah "Wu dasar temennya diajak main aku dianggurin!". Demikianlah makna tersirat dari kata “ciye!” yang selebihnya akan berujung pada pertikaian jika kamu tak kunjung tahu diri.

3. “Aku Nggak Papa Kok” itu artinya “Tanyain aku terus sampek aku jawab aku kenapa!”

brokenhearth

brokenhearth via http://google.com

Perempuan sering bilang itu supaya dianggap baik-baik aja. Tetapi sebetulnya dia ingin terus ditanya sampai akhirnya dia cerita. Seorang perempuan selalu mempunyai hasrat untuk dikejar bukan mengejar. Saat wajahnya mulai mengkerut, pasti ada apa-apa dan itu tandanya lelaki harus perhatian. Kalau kamu cuekin, dia akan makin gusar dalam hati. Suatu saat di waktu yang tepat hal itu akan menjadi bom atom buatmu sendiri.

4. “Nggak usah minta maaf kamu nggak salah”, demi Tuhan kamu harus terus meminta maaf kalau nggak pengen hidupmu kelar!

Saat kamu berbuat salah sekecil apapun pada seorang perempuan mintalah maaf meski jawabannya kamu nggak salah. Kanu harus tahu bahwa perempuan selalu ingin dianggap kuat, tegar, sabar, dan pemaaf. Meski yang sebetulnya bergejolak dalam batin adalah lawan dari semua sifat tersebut.

5. “Udah lama ya nggak jalan-jalan” “Eh ada tongkrongan baru” “Si itu kemarin jalan ke anu Beb”

Perempuan sangat malu untuk berinisiatif duluan. Karena baginya hal itu agresif dan tidak terhormat. Untuk itu biasanya perempuan menggunakan kode entah ngasih tahu foto temen yang habis jalan atau info tempat hangout bareng. Ya itulah cara perempuan mengajak tanpa harus bilang “Beb, kencan yuk!” karena “Beb, kencan yuk!” merupakan bentuk lain dari agresif.

6. “Hiiiiiiii lucuk ya!” adalah “Beliin Dong!”

raline sah

raline sah via http://google.com

Karena perempuan yang minta dibelikan sesuatu oleh pacar biasanya dibilang matre, kini dia punya terobosan baru untuk “mlipir”. Biasanya kalau jalan ke mall atau ke mana gitu, dia akan mepet-mepet ke sebuah barang dan memuji barang tersebut. Bisa jadi itu adalah kode kalau dia kepengen barang itu dan malu untuk minta langsung. Kalau ada duit coba aja deh langsung beliin, dia pasti akan sangat melting.

7. Kalau pengen tahu yang dia rasain tentang kamu, jangan nanyak, pantengin aja Postingan dia di Medsos.

ilustrasi

ilustrasi via http://google.com

Kamu tahu? Perempuan sering curcol lewat akun-akun medsosnya. Saat kamu mengalami konflik dan dia bilang fine-fine aja, coba deh lihat postingannya. Biasanya perempuan suka mencari gambar, golden ways, atau kata mutiara buat nyindirin kamu atau menyuarakan isi hati yang sebenernya. Karena apa? Balik lagi ke judul, perempuan bukanlah tentang yang dia ucapkan.

8. Makasih Buat Semuanya adalah kode kalau dia lelah tapi pengen dibaik-baikin biar dia nggak ucapin kata putus.

Kalau perempuan sudah bilang kayak gitu, mending pasang kuda-kuda deh. Itu tandanya dia mau menuju minta putus. Tapi jangan malah diladenin. Baikin aja kalau masih pengen damai.

9. Terserah-nya Perempuan bikin Lelaki Ingin Pura-Pura Mati.

Emang bener kata bang Raditya Dika, saat perempuan bilang terserah itu artinya tidak ada solusi lain kecuali pura-pura mati. Terserahnya seorang perempuan ini tak cuma menimbulkan multitafsir tapi juga serba salah. Untuk para perempuan, mending ubah sikap kalian deh. Saat dikasih pilihan sama pacar mending langsung pilih aja. Ungkapin aja pendapat kalian sesekali. Kalau memang nggak pengen milih dan terpaksa bilang terserah, ya kalau udah di pilihin jangan manyun.

10. Kata pepatah, Diam itu emas, tapi tidak demikian dengan diamnya seorang perempuan.

Ada banyak tipe perempuan. Kemarahan, sebetulnya akan memunculkan bagaiaman sifat aslinya. Ada perempuan yang meluapkan kemarahannya dan ada pula yang memilih untuk diam seribu bahasa. Perempuan tipe kedua sebetulnya jauh lebih menyulitkan laki-laki karena laki-laki tak pandai menggunakan perasaan mereka.

Saat lelaki ikut diam, perempuan akan menghardiknya dengan mengatakan tidak peka. Ketika lelaki bicara, perempuan akan bilang bahwa apa yang di bicarakan omong kosong belaka. Komunikasi dalam berhubungan itu penting. Jangan egois jika ingin romantis!

 

Itulah 10 hal yang biasanya dikodekan oleh perempuan kepada lelaki. Perempuan itu selalu dramatis. Mengolah segalanya seakan berlebih. Kadang perempuan harus mau bicara apa adanya dan menanggalkan gengsi agar lebih komunikatif.

Keterbukaan itu perlu supaya tidak terjadi salah paham karena segalanya pasti bisa didiskusikan jika kedua pihak masih memimpikan naik pelaminan. Kode-kode semacam itu sebetulnya menyiksa kaum pria. Mungkin, inilah wujud feminisme berlebih yang justru menjadikan perempuan berpotensi meng-hegemoni maskulinitas lelaki.