Senang, sedih, kesal, marah ataupun bimbang menjadi diorama rasa di perjalanan kehidupan yang mewarnai setiap sejarah manusia.
Ingatlah, bahwa masih ada hal yang tidak kamu sadari tentang dunia ini, birunya langit yang seharusnya kau nikmati tidak kau rasakan karena teralihkan dengan kesedihanmu. 

 

1. Sedih boleh, asal jangan terhanyut dan berlebihan!

Jangan tenggelam dengan kesedihanmu.

Jangan tenggelam dengan kesedihanmu. via https://images.google.com

Kamu tak seharusnya tenggelam dan terperosok dengan luka dan kesedihanmu. Berhenti mempertanyakan keadaan, terimalah dengan lapang agar bisa hidup lebih tentram.

2. Banyak alasan yang membuatmu bersedih dan terluka. Tapi ingat, lebih banyak alasan untuk kamu berbahagia!

Banyak alasan untuk bahagia.

Banyak alasan untuk bahagia. via https://images.google.com


Banyak hal yang ter-sia-siakan karena fokusmu hanya pada luka, kesedihan dan masalahmu. Dunia terus berputar, mentari terang benderang, bulan dan bintang mengedipkan cahayanya, sedangkan kamu hanya memeluk diri, menahan air mata. 

3. Jangan fokus dengan apa dan siapa yang menyakitimu. Bersikaplah ‘masa bodo’ sama hal-hal yang gak penting!

Bodo amat-in aja.

Bodo amat-in aja. via https://images.google.com

Kurangi fokusmu pada hal-hal yang kurang penting, bersikap ‘masa bodo’ bukan berarti harus menjadi jahat. Hanya mengurangi setiap hal yang sekiranya hanya akan membuat sakit. Bukan berarti tidak peduli, karena kamu perlu mencintai dirimu sendiri. 

4. Beri waktu hatimu untuk berbahagia, ia pun lelah untuk membuatmu selalu bersedih.

Nikmati kesenanganmu.

Nikmati kesenanganmu. via https://images.google.com

Bayangkan jika hati bisa berbicara. Intensitas kesedihan yang dirasakan akan membuatnya lelah. Berikan hati kesempatan untuk merasakan kebahagiaan yang kamu ciptakan sendiri, abaikan hal-hal yang mengganggu kebahagiaan hatimu. 

5. Cintai dirimu sendiri lebih dari biasanya. Jatuh cintalah kepada hidupmu, berbahagialah!

Jatuh cinta pada diri sendiri!

Jatuh cinta pada diri sendiri! via https://images.google.com

Kamu perlu menyadari bahwa penting untuk mencintai dirimu sendiri. Menyayangi dirimu sendiri tanpa pengharapan dan perlakuan dari orang lain. Karena kamu mampu menciptakan kebahagiaan itu sendiri!

6. Tarik nafas panjang, pejamkan matamu dan tanamkan dalam pikiranmu bahwa kamu lebih tenang ketika bahagia dan kamu layak dihargai.

Tenanglah dan nikmati tentramnya hatimu.

Tenanglah dan nikmati tentramnya hatimu. via https://images.google.com

Kalau kita bisa memilih bahagia, kenapa kita bersedih?

Kalau kita bisa memutuskan untuk bebas, kenapa kita menikmati luka itu?


Terserah apa kata orang, setiap orang punya cara dan jalan masing-masing. Abaikan mereka yang menyakitimu, perlakukan dirimu sendiri istimewa dengan caramu sendiri. Karena dirimu punya hak lebih untuk berbahagia oleh caramu sendiri.