Pernah main ke Blitar? Atau kamu orang Blitar seperti saya.

Apa yang pertama kali kamu bayangkan saat nama ini disebut? Makam Bung Karno. Yap! Absolutely. Sebenarnya, main ke Blitar nggak melulu jalan ke Makam Bung Karno atau Candi Penataran saja loh. Kamu perlu baca ini jika selama ini kamu hanya berkunjung kedua tempat itu saat ke Blitar. Penasaran? Coba simak beberapa pilihan destinasi wisata ini:

1. Pantai Pangi

Pilihan pertama adalah Pantai Pangi. Bila biasanya kamu kalau ke Blitar hanya tertuju pada pantai Tambakrejo saja, coba sesekali kamu kunjungi Pantai Pangi. Pantai ini terletak di desa Tumpakkepuh kecamatan Bakung, Blitar. Di pantai ini kamu akan menemukan karang-karang yang indah saat pantai sedang surut. Bila cuaca sedang cerah, maka kamu bisa mengambil gambar birunya pantai sangat menawan. Kamu bisa kesini bareng dengan rombongan travelmatemu, seru banget pastinya.

2. Gardu Pandang Sumberasri-Bukit Teletubies

Bukit Teletubies a.k.a Gardu pandang Sumberasri via http://instagram.com

Awalnya tak banyak orang tahu suasana yang romantis dan indah dari gardu pandang Desa Sumberasri ini. Masyarakat sekitar biasa kesini hanya untuk melihat gundukan tanah di sekitar perkebunan Gambar, serupa dengan bukit teletubies. Semenjak pemerintah desa mulai melakukan pembenahan akses jalan dan adanya balon udara permanen di sekitar gardu pandang, pengunjung begitu antusias kesini. Pembukaan resmi sebagai kawasan wisata masih sekitar pertengahan tahun 2016 ini.

Advertisement

Oh ya, terakhir kesana sudah ada beberapa warung makan dan minuman di sepanjang jalan menuju gardu pandang. Lokasi parkir menuju gardu pandang ditempuh dengan jalan kaki, untuk kamu yang suka berpetualang pasti suka kesini. Bila kamu kesini saat pengunjung ramai, bersiaplah antri untuk mengambil foto di sekitar balon udara. Info terakhir, sekarang balon udaranya sudah dicat warna-warni. Penasaran?

3. Rambut Monte

Birunya telaga Rambut Monte via http://eastjava-indonesia.blogspot.co.id

Air jernih warna tosca dan suasana yang asri langsung bisa menarik mata. Yup, telaga Rambut Monte. Konon di telaga ini hidup ikan purba yang dianggap sebagai ikan dewa, karena itulah tidak ada satu orangpun yang diperbolehkan mengambilnya.

Sekarang bangunan bambu itu sudah berganti dengan bangunan beton. Bonus perjalanan kesini adalah kamu bisa mengunjungi candi Rambu Monte yang lokasinya dekat dengan telaga ini, di desa Krisik, kecamatan Gandusari, Blitar, sekitar 30 km dari Makam Bung Karno.

4. Kebun Teh Sirah kencong

Kebun teh Sirah kencong via http://manusialembah.blogspot.co.id

Ingin ke kebun teh? Di Blitar pun ada. Kebuh Teh ini populer menjelang tahun 2016, sebelumnya hanya digunakan sebagai rute pendakian gunung Buthak via Gandusari, Blitar. Sekarang, semenjak kebuh teh Sirah Kencong hits di instagram, orang sudah mulai berduyun-duyun untuk menikmati suasana kebuh teh yang sejuk.

Sekarang, akses jalan menuju kebun teh Sirah Kencong juga sudah diperbaiki. Selain itu sudah banyak penduduk yang menjual makanan dan minuman. Sebelumnya, kita harus bawa makanan dan minuman sendiri dari rumah. Bonus lain selain gundukan kebun teh yang berkelok-kelok, kamu bisa main ke air terjun dan salah satu situs candi di sana, tertarik?

5. Wisata Alam Pacuh

Refleksi yang cantik via https://mblitar.net

Refleksi air yang cantik ini bisa kamu dapatkan hanya di wisata alam Pacuh (beberapa orang ada yang mengenalnya dengan Telaga Pacuh). Lokasi berada di dusun Pacuh, desa Penataran, Blitar. Selain lokasinya yang masih asri dan sejuk, kamu bisa menemukan rumah pohon di bagian dalam. Pepohonan yang rindang dan sejuk, biasanya jadi alternatif untuk melakukan poto pre wedding. Oh ya, bila kamu ingin masuk ke hutan, sedia obat nyamuk oles, karena nyamuknya kecil dan nakal.

6. Kedung Malang (air terjun Tirto Galuh)

Kedung Malang (air terjun Tirto Galuh) via https://fsadam.wordpress.com

Biasanya kita hanya melihat air terjun dengan air yang jatuh secara vertikal, berbeda dengan air terjun Tirto Galuh atau orang menyebutnya Kedung Malang ini. Dengan susunan bebatuan yang besar, air yang jatuh berkelok-kelok dengan begitu mempesona. Meski begitu, selalu waspada bila keadaan cuaca berubah, karena air bah bisa turun saat cuaca sedang hujan. Kedung Malang berada di desa Sidomulyo, kecamatan Bakung, Blitar.

7. Pantai Peh Pulo

Pasir putih di pantai Peh Pulo via https://travellersblitar.com

Menginginkan pantai dengan pasir putih dan laut yang biru bersih? pantai Peh Pulo bisa jadi andalan kamu saat ke Bliar. Lokasi pantai ini ada di desa Sumbersih kecamatan Panggungrejo, Blitar. Selain pasirnya yang putih, kamu juga bisa melihat beberapa gugusan pulau kecil dari arah pinggir pantai. Malah, beberapa orang menyebutnya dengan Raja Ampatnya Blitar, loh.

8. Ampitheater Penataran

Amphitheater Penataran via http://instagram.com

Amphitheater ini ada di kawasan Museum Penataran. Baru resmi dibuka pada tanggal 20 Agustus 2016 lalu dengan terselenggaranya festival dan ketoprak dengan lakon ande-ande lumut. Memang amphiteater ini hanya digunakan untuk acara-acara tertentu. Tapi nggak ada salahnya berkunjung kesini saat sedang sepi, cocok banget buat kamu yang suka upload bangunan gaya asimetris di instagram.

9. Alas Maliran

Penangkaran Rusa di alas Maliran via http://instagram.com

Lokasi alas Maliran berada di sebelah barat pusat kota Blitar, karena terletak di hutan Maliran, kecamatan Ponggok kabupaten Blitar, sekitar 15 km dari kota Blitar. Kawasan ini dulunya hanya dimanfaatkan sebagai kebun pangkas dan persemaian saja, kini dengan adanya penangkaran rusa, pegunjung bisa mengamati dan berinteraksi dengan rusa.

Oh ya, sebenarnya masih banyak lagi destinasi wisata di Blitar. Sembilan destinasi wisata di atas bisa jadi rujukan kamu kalau main ke Blitar. Bocoran ya, orang Blitar itu ramah dan ngangenin loh. Yuk ke Blitar.