Selfie, sebuah kata yang sudah sangat familiar di telinga kita. Kegiatan mengambil foto diri sendiri ini menjadi sangat populer di masyarakat seiring meningkatnya penggunaan berbagai macam media sosial. Sayangnya, tidak semua orang menyikapi trend ini dengan bijak.

Kamu semua pasti pernah dengar kasus selfie berujung rusaknya kumpulan bunga Amarylis di Gunung Kidul kan? Diikuti dengan peristiwa rusaknya taman bunga di Baturaden dan yang terbaru adalah sekumpulan anak muda yang selfie di Kaliurang sehingga merusak lampu yang terpasang, mau tidak mau membuat kita berpikir, apakah selfie identik dengan keegoisan? Tidak dipungkiri bahwa setiap pelaku selfie pasti menginginkan hasil terbaik untuk fotonya. Tapi jika merugikan orang lain dan membawa dampak buruk, apa masih bisa ditoleransi?

Coba cek 5 hal ini sebelum kamu melakukan selfie!

 

1. Patuhi Aturan Yang Berlaku

Patuhi aturan berfoto

Patuhi aturan berfoto via http://rlv.zcache.com

Kamu pengen selfie tapi ada simbol yang menunjukkan bahwa tidak boleh ada kegiatan pemotretan di area itu? Patuhi! Pihak yang mempunyai otoritas di daerah itu pasti sudah mempertimbangkan dampak dan bahaya yang mungkin terjadi jika kamu nekat melakukan kegiatan pemotretan. Jangan sampai keinginanmu untuk eksis malah mendatangkan bahaya atau kerugian bagi dirimu sendiri dan orang lain.

2. Selfie Jangan Sampai Membuatmu Selfish

Selfish selfie

Selfish selfie via http://i3.mirror.co.uk

Akhir-akhir ini memang selfie identik dengan selfish (egois). Banyak dari kita yang tidak mempedulikan keadaan sekitar demi mendapat sebuah foto untuk diunggah di medial sosial. Apa untungnya? Demi mendapat beberapa like atau komentar dari teman? Sungguh sangat tidak manusiawi ketika ada orang yang dengan percaya diri mengambil foto selfie di tengah bencana, kecelakaan maupun kejadian buruk lainnya.

Alangkah lebih baiknya jika kita bisa menempatkan diri, di mana dan kapan kita bisa mengambil foto diri kita. Toh foto itu hanya akan populer untuk beberapa saat. Dalam hitungan hari, maksimal minggu, foto itu akan tertumpuk oleh foto-foto yang lain. Iya kan?

3. Prioritaskan Lingkungan

Prioritaskan lingkungan

Prioritaskan lingkungan via https://d3ui957tjb5bqd.cloudfront.net

Pemandangan yang indah memang selalu menarik untuk dijadikan background selfie. Kamu pasti juga ingin mengabadikan momen itu untuk menjadi bukti bahwa kamu pernah mengunjungi tempat itu, kan? Sebenarnya sah-sah saja kalau kamu ingin mengambil foto, tapi perhatikanlah lingkungan di sekitarmu. Ketika kamu di taman bunga misalnya, tidak perlulah menembus batas hanya untuk berada di tengah-tengah kumpulan bunga tersebut.
Tingkah konyol itu hanya akan merusak lingkungan, dengan hasil foto yang belum tentu memuaskan. Sebagai alternatif, kamu bisa berfoto dari sisi lain taman bunga sehingga kamu bisa terlihat berada di antara bunga-bunga itu. Ingat, sebuah file foto yang kamu ambil itu sangat tidak sebanding dengan keindahan lingkungan yang kamu rusak. Lagipula, berilah kesempatan kepada orang lain untuk menikmati keindahan tempat itu.

4. Waspada Terhadap Kemungkinan Bahaya

Waspada terhadap bahaya selfie

Waspada terhadap bahaya selfie via http://static1.squarespace.com

Berapa banyak kasus kematian yang diakibatkan oleh selfie? Setelah banyaknya peringatan untuk berhati-hati dalam mengambil foto, ternyata masih banyak orang yang tidak peduli dengan keselamatannya sendiri hanya demi selfie. Kalau boleh dikatakan, banyak orang rela melakukan apapun demi mendapat hasil foto terbaik. Demi mendapat pujian orang lain, apakah kamu juga rela membahayakan dirimu? Berpikirlah lagi sebelum melakukan sesuatu yang ekstrim. Banyak trik-trik yang bisa kamu pelajari tanpa mengorbankan keselamatan.

5. Pertimbangkan Suasana

pertimbangkan suasana

pertimbangkan suasana via http://www.wix.com

Masih ingat kejadian Presiden Obama yang melakukan selfie bersama Perdana Menteri Denmark dan Inggris di acara pemakaman Nelson Mandela? Sangat disayangkan yaa, tapi ini membuktikan bahwa virus selfie sudah menjangkit masyarakat luas, bahkan petinggi negara. Bukan suatu masalah kalau kita melakukan selfie saat kita sedang berwisata atau di tempat hiburan. Lain halnya jika kita melakukan kegiatan ini di tempat di mana kita seharusnya menjaga perilaku kita. Alih-alih pujian, justru hujatan yang kita dapat. Kecuali kalau kamu memang sedang mencari sensasi dan menikmati menjadi bahan pembicaraan, you go for it.

Intinya, bijak-bijaklah ketika akan melakukan sesuatu, dalam hal ini selfie. Tidak ada yang melarang kamu mengabadikan momen yang menarik, tapi jangan sampai kamu melakukan hal-hal bodoh yang bisa merugikan dirimu sendiri dan orang lain. Dare to change!