Musik. Bahasa cinta dunia yang mampu melambangkan segala perasaan. Penyaluran segala bentuk emosi lewat suara indah yang disebut nada. Nggak ada habisnya ya guys kalau berbicara tentang musik. Sekian banyaknya genre musik, kali ini saya mau merekomendasikan genre musik yang mungkin udah nggak asing lagi di telinga kalian. Musik ini dikenal dengan nama musik folk.

Musik folk adalah genre musik yang berarti musik sederhana, liriknya simple dan biasanya menggambarkan suatu cerita rakyat (cerita kehidupan sehari-hari). Ciri khas musik folk sendiri biasanya mendayu-dayu, ada pula yang dipadu dengan musik daerah, juga dikombinasi dengan genre musik lainnya. Selain itu lirik yang ditampilkan itu biasanya nggak bertele-tele dan kalau menurut saya sendiri sih mengena banget.

Yuk tengok lagu-lagu folk untuk mengisi hati dan harimu ketika mulai berat ini!

1. Payung Teduh: Lirik lagunya yang mendayu-dayu membuat hatimu semakin nyaman dan terbuai

Payung Teduh via http://assets.kompas.com

Musik keroncong yang mendayu-dayu ala Mas Is dan kawan-kawan memang mampu menghipnotis kepala kamu jadi goyang kanan-kiri (hayo ngaku). Bukan rahasia umum bahwa Payung Teduh menjadi populer di kalangan anak muda sekarang ini.

2. Fiersa Besari: Nyaman untuk didengar, pun ketika didendangkan

Karya-karya Mas Gondrong yang akrab disapa "bung" ini memang yahud. Lagu-lagunya yangh easy listening bikin kita ketagihan untuk mendengarkan lagunya. Suaranya juga enak loh guys. Salah satu yang paling sering saya dengerin sih yang judulnya April.

3. Banda Neira: Karya anak negeri yang mampu menentramkan hati

Advertisement

Duo Adudu dan Rara Sekar ini punya lagu-lagu yang romantis dan manis. Permainan gitar Mas Adudu yang slow dan sendu dipadu sama suara mbak Rara Sekar yang merdu dan khas jadi peleburan yang sempurna di telinga. Sayangnya mereka bubar akhir 2016 lalu. Kabarnya mbak Rara mau kuliah di luar negeri. Tapi tenang, karya mereka masih bisa dinikmati, kok.

4. Tigapagi: Tradisional, tapi nggak kuno sama sekali

Kalau kalian mau yang lebih tradisional, coba dengerin karya aa-aa kasep asal Bandung ini. Band yang digaungi oleh Sigit, Prima dan Eko ini mencampurkan unsur musik sunda kedalam setiap lagunya, makanya jadi lebih asoy. Dengar lagu mereka berasa lagi memandang hamparan sawah diselingi angin sepoi-sepoi. Lagu yang paling saya favoritkan adalah alang-alang.

5. Float: Flashback ke masa lalu, tapi makin semangat untuk merajut masa depan!

Pernah nonton 3 hari untuk selamanya? Nah Float ini adalah salah satu band yang mengisi soundtrack film tersebut. Band yang didirikan tahun 2004 silam ini memiliki jenis musik yang cozy banget buat didengar. Apalagi yang judulnya Pulang. Benar-benar berasa sedang mendengar lagu-lagu dari piringan hitam jaman dulu. Penasaran? Cek aja di Youtube!