Cinta tidak direstui? Dukun bertindak? Jangan sampai terjadi.

Siapa yang tidak sakit hati, saat dimabuk cinta, memadu kasih hingga bertahun-tahun, saat akan melangkah ke jenjang serius, ternyata hubungan mu tidak direstui oleh orang tua pasangan. Sakitnya tuh di sini, di sini, dan di sini. Segala tempat!

Belum lagi, pasangan kamu bukannya berjuang malah memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang sudah berlangsung lama.

Stop menyalahkan orang lain, ubah pikiran negatifmu. Mungkin... Hal di bawah ini pernah kamu lakukan bersama pasangan, hingga akhirnya orang tua pasangan mu tidak merestui.

1. Menggunakan atau Meng-Upload Foto Mesra Bersama Pasangan

Foto Terlalu Mesra dengan Kekasih via http://idekadoku.blogspot.com

Kebanyakan orang tua, akan risih jika melihat anaknya terlalu mengumbar kemesraan bersama pasangan di berbagai media sosial atau menjadikannya display picture. Orangtua akan merasa khawatir atau malu jika foto mesra kamu dan pasangan banyak dilihat oleh orang lain termasuk sanak keluarga lainnya. Kamu dan pasangan belum tentu berjodoh bukan?

Dalam hati kecil orangtua, mereka pun mempertanyakan, "Kenapa anakku tidak pernah meng-upload atau menjadikan foto kita sebagai profile picture-nya?"

2. Kamu Kurang Melakukan Pendekatan dengan Orangtua Pasangan

Tidak Melakukan Pendekatan dengan Orangtua Kekasih via https://blog.tokopedia.com

Advertisement

Tak kenal maka tak sayang. Biarkan orangtua pasangan, mengenal dirimu secara langsung, bukan dari orang lain, ataupun apa yang dilihat mereka dari media sosial.

Yang harus dideketin, bukan cuma pasangan kamu saja lho. Kamu juga harus deketin oramg tua pasangan kamu. Cari tahu apa kesukaannya dan yang tidak disukainya. Sekali-kali bawa makanan kesukaannya saat kamu berkunjung ke rumah pasangan atau saat ulang tahunnya, kerjasama dengan pasangamu untuk membuat kejutan ulang tahun, dan jangan lupa kadonya!

3. Terlalu Menghabiskan Waktu Bersama Pasangan

Piknik di Hari Libur Bersama Pasangan via http://jadiberita.com

Pulang kuliah atau pulang kerja, kamu dan pasangan langsung menghabiskan waktu bersama. Begitupula di akhir pekan, kamu dan pasangan terus berada di luar rumah menghabiskan waktu bersama. Tak sampai di situ, saat ada hari libur, tak boleh tertinggal kamu harus bersama pasangan.

Jangan salah, hal seperti ini akan menimbulkan kecemburuan di dalam keluarga. Terlebih lagi, jika pasangan kamu merupakan 'anak mama' atau 'anak hero' di mana orangtuanya selalu meminta tolong apa-apa pada pasanganmu. Wajar saja, orangtua merasa kaget anak, yang biasa bersamanya terus, tiba-tiba jarang ada di rumah dan tidak ada quality time bersama keluarga.

Sebaiknya, atur quality time bersama pasangan. kamu dan pasangan, masih punya keluarga yang harus juga diberikan perhatian dan kebersamaan.

4. Pasanganmu Berlaku Tidak Sopan atau Tak Diharapkan oleh Orangtua mu

Kamu dan Pasangan Harus Tetap Perlakukan Orangtua dengan Sopan via https://www.google.co.id

Jika kamu merasa tidak pernah mengumbar kemesraan dengan pasangan, selalu membagi waktu bersama pasangan dengan orang tua. Tapi ternyata, orangtua masih tidak menyetujui hubungan kamu dengan pasangan.
Mungkin pasangan mu pernah berlaku tidak sopan pada orangtua mu atau tidak mengatur tata krama saat bertemu dengan orangtua.

Coba amati bagaimana pasanganmu saat berbicara dengan orangtua mu, sopankah bahasa yang ia gunakan? Atau sudah pantaskah baju yang ia kenakan saat bertemu dengan orangtua mu? Jika hal ini terjadi, ada baiknya kamu tanyakan secara baik-baik pada orangtua, apa hal yang membuat pasangan tidak disukai.

5. Jika Iman Berbeda, Bukan Orangtua Saja yang Tidak Menyetujui, Tuhan pun Begitu

Mempertahankan cinta yang berbeda keyakinan via http://www.cetmas.com

Pasangan mu merupakan orang yang baik, tidak pernah ada konflik besar yang membuat hubungan kamu putus, pasangan mu menjadi salah satu sosok yang dapat mengerti dirimu. Tapi, satu hal besar menjadi benteng hubunganmu yaitu keyakinan.

Begitupula dengan orangtua yang mengetahui perbedaan keyakinan ini, tidak bisa membiarkan cinta kamu bersatu, jika salah satunya tidak ada yang mengalah.

Tapi, kamu dan pasangan pun mengerti bahwa keyakinan bukanlah suatu hal yang bisa dipaksakan.