Penolakan adalah bagian dari kehidupan manusia. Termasuk soal percintaan.

Nah, apakah kamu pernah mengalaminya? Atau justru sedang berkutat dengan kondisi seperti ini?

Tak perlu menyalahkan dirimu sendiri. Buka mata dan pikiran. Hidupmu harus terus berjalan.

Kamu bisa kok bahagia tanpa harus ada bayang-bayang darinya! 

 

1. Kamu sudah melakukan yang terbaik dari kamu. Lalu, kesalahan terletak pada siapa?

Segala cara sudah kamu lalukan agar dia bisa melihat kamu dan menyadari cintamu. Kamu berharap dia tahu dan mau membalas hal yang sama. 

Tapi kenyataan berkata lain, semua sia-sia. Dia tidak melakukan hal yang sama.

 Kamu harus sadar kamu sudah melakukan yang terbaik, semampumu. Lalu dia tidak menerimanya. Pantaskah kamu menyalahkan perbuatan baik? 

2. Mulailah berpikir, bahwa tak selamanya kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau.

Kamu hanya manusia biasa. Tak selalu apa yang kamu inginkan dapat terwujud. Dan ini adalah "normal".

Terasa begitu menyakitkan bila kamu terlalu berharap banyak akan keinginan hatimu. Cobalah untuk menempatkan dirimu sebagai mahluk biasa yang memang mempunyai keterbatasan. Dengan begitu kamu tidak melulu menyalahkan diri. Tak ada manusia yang sempurna. Ini bukan hanya sekedar kata-kata, jika kamu mengerti makna sesungguhnya

Terimalah dirimu apa adanya. Hidupmu akan baik-baik saja.  

3. 1 orang menolakmu, 10 orang mencintaimu sepenuh hati.

Masih belum bisa melupakannya? Lihat deh ke sekeliling kamu, begitu banyak orang yang peduli akan kehadiranmu. Orang tua, kakak, adik, teman-teman, mereka punya cinta tanpa syarat untukmu. Memang, kehadiran seseorang yang sering disebut tambatan hati juga mempengaruhi kebahagiaan dalam kehidupan kita.

Namun, tidakkah kamu sadari, hidup bukan hanya soal mendapatkan pacar?

Mengapa frustasi dengan itu? Jangan sampai waktumu selalu tersita akan pikiran-pikiran negatif yang membuat kamu down dan tidak bersemangat. Keluarga dan teman-temanmu juga ingin mendapatkan kasih sayang dan perhatian, sebagaimana mereka mencintai kamu setulus hatinya. 

4. Tantang dirimu untuk meraih impian yang selama ini belum sempat kamu sentuh.

Terus-terusan galau akan membuatmu tak menyadari betapa besar potensi yang kamu miliki. Kenapa tidak memulai impian yang pernah kamu pikirkan sebelumnya?

Kamu suka menulis? bernyanyi? hunting foto? atau keliling dunia? Tuliskan kembali hal-hal apa yang ingin kamu lakukan untuk membangkitkan mood kamu yang sempat hilang. Dengan menulis, kamu akan tertantang untuk segera merealisasikannya.Karena tak ada hal yang lebih mengasyikkan daripada mengasah hobi-hobi kerenmu itu. Singkirkan bayang-bayang dirinya, mulailah bersenang-senang!

5. "Keep on giving". Teruslah memberi.

flower

flower via http://favim.com

Sebagai orang dewasa, sudah sepatutnya kamu memiliki hati yang lapang dalam menerima semua tantangan yang hidup berikan. Tak perlu membenci atau sampai menyimpan dendam. Itu tidak akan menyembuhkan lukamu. 

Everything happens for a reason.

Penolakan yang kamu alami seharusnya tak membuatmu berhenti memberi yang terbaik, pada apa saja yang kamu inginkan. Teruslah berpegang pada prinsip hidup untuk selalu memberi sepenuh hati tanpa harus menuntut lebih.

Manusia mungkin mengecewakan, Tuhan-lah yang melihat.

 

 

Masih belum bisa move on? Come on guys..