Ingin tau mengenai tanda-tanda kehamilan?Mitosnya karena adanya rasa mual. Tapi jika diselidiki lebih lanjut, tidak hanya itu lho, ada gejala non fisik juga. Apa saja? Baca lebih lanjut yuk.

Tanda-tanda awal kehamilan yang paling umum dirasakan adalah ketika terlambat datang bulan atau haid. Bahkan wanita yang sudah menikah baru sadar akan kehamilannya setelah siklus haidnya dirasa tidak teratur. Bagi wanita yang memiliki silkus haid teratur tentu bisa langsung curiga jika dirinya hamil. Namun bagi wanita yang siklus haidnya tidak teratur, kecil kemungkinan mengetahui kondisi kehamilannya secara dini. Sebenarnya tanda-tanda awal kehamilan tidak hanya dari itu saja. Beberapa bagian fisik wanita akan mengalami perubahan baik yang terlihat ataupun tidak terlihat. Hal itu dikarenakan adanya perubahan hormon-hormon tertentu yang aktif saat masa kehamilan.

Ciri-ciri Perubahan Fisik Menjelang Kehamilan :

 

1. 1. Perubahan Bentuk Tubuh

Perubahan Bentuk Tubuh

Perubahan Bentuk Tubuh via http://www.gudangkesehatan.com

eberapa bagian tubuh ibu hamil akan membesar seiring waktu. Selain perut yang membesar karena berisi janin, bagian paha, bokong dan lengan juga ikut berubah ukuran. Ibu hamil juga akan mengalami pembengkakan di bagian kaki karena pembuluh darah yang yang agak tersumbat sehingga aliran darah di kaki susah naik menuju jantung. Pembengakakan kaki juga dipengaruhi dengan beban perut yang disanggnya. Ternyata sudah tidak aneh, kalau ibu yang sedang hamil, terlihat gemukan ya? Selain asupannya harus berbagi untuk janin, ternyata beberapa faktor juga berdampak perubahan pada bentuk badan. Tapi bukan berarti ibu hamil susah diet, yang harus diperhatikan adalah kandungan makanannya, bukan ukuran makanannya.

2. Perubahan Bentuk Payudara

Perubahan Bentuk Payudara

Perubahan Bentuk Payudara via http://www.gudangkesehatan.com

Payudara di awal kehamilan juga akan ikut berubah. Hal ini karena hormon kehamilan yang aktif dan membuat payudara terlihat lebih berisi. Ibu hamil akan merasakan nyeri dan kesemutan di sekitar payudaranya sebagai efek perubahan bentuk payudara tersebut. Tranformasi payudara ini memang dipersiapkan untuk fungsinya dalam memberi ASI kelak. Selain berubah bentuk, payudara saat kehamilan akan lebih sensitif dan terasa lembut. Pada bagian aerola-nya juga akan berubah warna menjadi gelap. Agar tidak mengalami sesak nafas, lebih baik dari sekarang anda sediakan ukuran bra untuk nanti setelah melahirkan, karena selain payudara, lebar dada juga akan berubah.

3. Sering Merasa Mual

Sering Merasa Mual

Sering Merasa Mual via http://www.gudangkesehatan.com

Salah satu tanda yang sering dicurigai sebagai awal kehamilan. Mual yang dirasakan oleh ibu hamil berbeda dengan mual karena penyakit. Mual ini bisa berlangsung sepanjang hari, khususnya di pagi hari. Karena itu mual saat hamil ini juga disebut morning sickness yang menyerang di tahap kehamilan tertentu. Namun biasanya rasa mual ini akan menghilang dengan sendirinya ketika kehamilan memasuki trimester kedua. Rasa mual pada ibu hamil sebenarnya dikarenakan hormon HCG. Peningkatan hormon tersebut di masa kehamilan membuat rasa pedih di lambung sehingga menimbulkan efek mual, terlebih setelah memakan sesuatu. Walau anda mengalami gejala mual-mual, bukan berarti anda harus berhenti makan. Menjadi ibu hamil memang butuh banyak pengorbanan, namun ibu tidak harus menyerah. Tetap makan dengan porsi sedikit-sedikit namun sering dapat membantu anda mengatasi morning sickness.

4. Mudah Lelah

Jika tidak mengerjakan pekerjaan berat namun tubuh terasa mudah lelah, maka itu bisa berarti tanda-tanda awal kehamilan. Rasa lelah ini diakibatkan oleh adaptasi tubuh dengan segala perubahan saat hamil. Terutama dengan perubahan hormon progersterone yang sedang aktif bekerja. Rasa lelah ini juga bisa disebabkan karena tekanan darah dan kadar gula yang menurun. Selain itu, adanya perubahan berat badan dan perut yang menompang janin ada beberapa faktor yang menyebabkan anda cepat lelah. Bukan berarti anda terus rebahan atau tidur saja. Lebih baik, mengurangi kegiatan berat dan lakukan senam kehamilan.

5. Sering Buang Air Kecil

Sering Buang Air Kecil

Sering Buang Air Kecil via http://www.gudangkesehatan.com

Hal ini disebabkan oleh rahim yang semakin membesar dan menekan kandung kemih sehingga keinginan untuk buang air kecil semakin sering. Terlebih dengan konsumsi cairan yang cukup banyak bagi saat hamil. Selain itu saat hamil kandung kemih lebih cepat terisi urine sehingga frekuensi buang air kecil pun lebih banyak. Seringnya buang air kecil ini tidak mengharuskan anda mengurangi kadar minum air putih. Ada alternatif lain untuk memberi asupan cairan dalam tubuh, yaitu dengan mengkonsumsi air kelapa agar terhindar dehidrasi.

6. Sembelit

Baik di awal kehamilan atau pun selama masa kehamilan ibu hamil akan mengalami keluhan sembelit. Hal ini disebabkan adanya hormon progesterone yang membuat kerja pencernaan menjadi lebih lambat dari biasanya. Karena itu kotoran yang ada di usus akan sangat lambat sekali mencapai anus. Cairan kotoran pun akan terserap ke usus sehingga kotoran akan lebih keras dan susah untuk dikeluarkan. Maka dari itu ibu hamil sangat disarankan untuk banyak memakan asupan yang berserat dan memperbanyak konsumsi cairan.

7. Adanya Bercak Darah Atau Flek

Adanya Bercak Darah Atau Flek

Adanya Bercak Darah Atau Flek via http://www.gudangkesehatan.com

Sekitar 8 – 10 hari setelah ovulasi akan muncul bercak darah atau flek ini. Flek tersebut merupakan akibat dari implantasi atau proses menempelnya embrio pada dinding rahim. Bagi wanita yang belum menyadari kehamilannya, bercak darah ini sering diartikan sebagi menstruasi. Jika flek tersebut tidak diiringi dengan munculnya darah yang lainnya maka bisa jadi merupakan flek kehamilan.

8. Merasa Kram Perut

Merasa Kram Perut

Merasa Kram Perut via http://www.gudangkesehatan.com

Bersamaan dengan munculnya flek darah juga akan terasa kram di perut. Hampir mirip seperti gejala PMS namun tanpa adanya darah yang keluar. Kram ini karena perubahan dalam rahim yang sudah terisi janin. Biasanya kram perut akan terasa hingga di kehamilan trimester kedua. Kram akan terus terjadi hingga letak uterus sudah benar berada di tengah perut dan ditopang oleh panggul.

9. Pusing

Ibu hamil juga pasti akan mengalami keluhan pusing ini. Sakit kepala yang muncul tanpa ada sebab bisa menjadi petunjuk adanya janin yang tumbuh di dalam rahim. Selain itu rasa pusing ini juga merupakan akibat dari tekanan darah yang rendah, rasa lelah serta mual yang dirasakan. Sangat wajar sebenarnya rasa sakit kepala atau pusing ini pada ibu hamil mengingat adanya perubahan fisik yang dipengaruhi oleh hormon dalam tubuh.

10. Sering Meludah

Adanya kenaikan hormone estrogen membuat ibu hamil mengalami hipersalivasi atau frekuensi meludah yang sering. Bisa juga dikarenakan efek mual dan sensitivitas pada penciuman. Gejala ini biasanya hanya muncul di masa kehamilan trimester pertama dan akan menghilang di masa kehamilan trimester kedua.

11. Sakit Punggung

Sakit punggung merupakan efek dari hormon progesterone yang kemudian mengendurkan otot-otot rahim. Selain itu terjadi perubahan bentuk pada bagian pinggul yang dimaksudkan untuk persiapan saat persalinan nanti yang memicu rasa sakit di punggung.

Ciri-ciri Perubahan Non Fisik Menjelang Kehamilan :

1. Mood Yang Sering Berubah

Kadang merasa bahagia, kadang bisa merasa sedih. Perubahan mood bagi ibu hamil sangat wajar, sama halnya dengan perubahan mood saat akan menstruasi. Perubahan mood tersebut diakibatkan oleh perubahan hormon kehamilan dan reaksi dari adaptasi tubuh terhadap perubahan tersebut.

2. Ngidam

Tanda non fisik ini jelas sekali terlihat. Jika wanita tiba-tiba menginginkan makanan yang dulunya tidak disukai atau malah membenci makanan yang dulu menjadi favorit. Hal ini karena pengaruh perubahan hormon, mood dan juga meningkatnya sensitivitas penciuman terhadap makanan tertentu. Namun ada beberapa ibu yang tidak merasakan ngidam, namun sangat begitu jarang.

3. Sensitif Pada Bau Tertentu

Di saat hamil penciuman menjadi lebih tajam. Pada bau-bau tertentu kadang malah menimbulkan sensasi mual dan muntah. Menurut penelitian, sensitivitas penciuman ini justru menolong ibu hamil untuk terhindar dari makanan yang tidak baik bagi kehamilannya. Karena biasanya penciuman ibu hamil sudah memiliki radar tersendiri dengan beberapa jenis makanan yang kurang baik. Bisanya gejala ini akan muncul di minggu pertama kehamilan sampai beberapa bulan berikutnya

4. Kenaikan Nafsu Makan

Ibu hamil mudah sekali terasa lapar karena tubuhnya sedang beradapatasi dengan perubahan hormon. Selain itu adanya makhluk hidup lainnya yang berada di dalam perut sehingga keinginan untuk makan pun berkali lipat. Banyaknya porsi makanan yang disantap juga menjadi salah satu tanda-tanda awal kehamilan.