Kesunyian malam ini, membawa memoriku kembali kepadamu. Dalam keheningan, ingatanku menerawang jauh melewati lorong waktu, hingga akhirnya aku sampai pada kenangan dimana aku menemukanmu. Kala itu, langit tampak seperti biasanya, tetap cerah namun terasa menyejukkan. Dalam diamnya langit tak sengaja kubawa serta hatiku, seakan ingin membawanya masuk ke dalam ruang hatimu. Meski raga tak selalu bertemu, rangkaian pesan di penghujung hari membawa kita dalam suasana nyaman satu sama lain. Pertemuan singkat yang tak diduga, ternyata menyadarkan aku bahwa kita sama-sama tak punya nyali. Aku membisu di depanmu, kamu pun demikian. Aku tak tahu apa yang sebenarnya kamu pikirkan dan apa yang sebenarnya kamu rasakan. Hingga akhirnya kita dipisahkan oleh jarak, yang memberikan batas kepada kita dan juga waktu yang tak pernah berhenti menyisakan rindu. Berjalan bersama waktu, kujalani alur hidupku selanjutnya, tanpa kamu tentunya. Kucoba bertahan, namun kemudian aku sadar bahwa hati ini harus terus berwarna, tak boleh dibiarkan kosong. Hati yang layu, harus bisa mekar kembali beradu dengan terangnya sinar kehidupan yang tak boleh dilewatkan ini. Namun, sebelum kubiarkan hatiku menggenggam kembali asa yang lain, berikan sedikit waktu untukku, melukis sisa-sisa harapanku yang tak pernah sekalipun terucap di hadapanmu.

1. Aku ingin menemanimu selamanya, dengan apa adanya dirimu sekarang

menemani selamanya via http://www.wallpaperhd.pk

Dirimu tak perlu menjadi sempurna di mataku. Bagiku, kamu yang sekarang adalah kamu yang nanti akan mengisi hatiku selamanya. Itulah kesempurnaan sesungguhnya. Aku, yang masih jauh untuk menggapai hatimu, berharap bisa menemanimu berjuang menggapai mimpi dan cita-citamu. Mungkin saat ini hatimu masih berkelana mencari kebahagiaan diluar sana. Suatu hari nanti, hati ini akan dengan tulus menerima hatimu jika memang takdir Tuhan memberi jalan untuk keduanya bertemu kembali.

2. Meski rindu selalu merajuk, biarkan aku saja yang menyimpannya dalam-dalam dan kupastikan diriku baik-baik saja

I miss you via http://hdimages.org

Meski beban kesibukan pekerjaan selalu menyibak setiap hari, namun rasa rindu padamu selalu berhasil menyeruak di sela-sela kesibukan itu. Bukan tak sanggup mengungkapkan, tapi memang menyimpannya dalam-dalam adalah pilihan terbaik untukku saat ini. Tak akan kubiarkan rinduku ini mengganggumu disana, di dunia barumu yang juga tersembunyi. Menggenggam erat rindu dan membawanya menuju peraduan di keheningan malam, kemudian berlalu bersama lelap tidurku. Kubiarkan diriku menjalani setiap langkah kehidupan, termasuk merasakan sendiri rindu ini padamu dengan senyum bahagiaku.

3. Karena kutahu kisah cinta tak selalu indah, tapi bagiku menyayangimu adalah anugerah yang diberikan Tuhan

Advertisement

Aku percaya, segala takdir yang ada di dunia ini tak lepas dari campur tangan Tuhan. Bertemu denganmu pun adalah cara Tuhan mengajarkanku bagaimana cara menjaga ketulusan hati. Tak ada penyesalan, meskipun kadang tersirat luka. Bagiku, menjadi terluka adalah awal dari menjadi kuat. Entah sudah berapa banyak bintang yang menjadi saksi pengharapanku dan berapa kali namamu kusebut di sela-sela doa dan mimpiku. Namun sampai sekarang pun aku masih tak tahu, apakah kudapat miliki sedikit hatimu.

4. Bukan kumenutup hati, tapi tak dipungkiri kamulah pemilik kunci hati ini

kunci hati via http://weheartit.com

Terlalu mudah aku jatuh cinta padamu, tapi terlalu sulit untukku untuk melepaskanmu dari hatiku. Telah lama ku berpetualang, telah banyak juga orang yang kutemui. Sempat ku menyimpan rasa dengan yang lain, tapi tak pernah sama dengan rasa yang kusimpan padamu. Pernah ku tersiksa dengan perasaan itu, tapi ketika kuputuskan menyerah, perlahan rasa itu muncul kembali. Menyeruak melawan kegelisahan hati yang sebenarnya ingin ditinggalkan. Ternyata bagiku masih lebih baik menyimpan kegelisahan itu daripada mencari siapa yang bisa membuka kunci hati ini selain dirimu. 

5. Jika nanti kita memang tak bisa bersatu, aku yakin jalan Tuhan tak pernah salah

Tuhan tak pernah salah via https://pixabay.com

Kita tak pernah tahu bagaimana akhir kisah perjalanan hati kita. Apakah akan berlabuh di dermaga yang sama atau berakhir di dermaga masing-masing yang sudah ditentukan oleh Tuhan. Ketika nanti, aku dan kamu tak menjadi Kita, aku yakin semuanya akan tetap terang. Kamu akan menemukan cahaya yang selama ini kamu cari, dan bahagia bersama wanita pilihanmu. Begitu juga aku, tak akan menyesal pernah memberikan hati ini padamu, hingga pada akhirnya hati ini menemukan dermaga yang sesungguhnya. Cara Tuhan memang tak pernah salah, jika sekarang aku dan kamu berada di jalan yang berbeda, biarlah Tuhan yang akan memberi petunjuk-Nya kemana kita harus melangkah nanti.