Pernahkan terbayang saat kita menanti saat saat untuk diwisuda dan kemudian datang sebuah surat yang menyatakan bahwa wisuda kita dibatalkan karena ternyata skripsi, thesis, atau disertasi kita dituduh menjiplak karya dari orang lain. Tentunya apabila malapetaka ini datang ke kita maka bagaikan mimpi buruk kan. Atau seperti tersambar petir di siang bolong. Hal ini lah yang terjadi apabila kita tidak memeriksa skripsi kita secara seksama.

Meski kita juga sudah memeriksa secara seksama pun sebenarnya peluang skripsi kita tertangkap karena dituduh menjiplak pun masih bisa terjadi. Hal ini karena kita tidak tahu apakah karya tulis yang kita buat di tahun pamungkas alias tahun akhir kuliah tersebut sudah pernah ditulis oleh orang lain atau belum. Oleh karena itu yuk cari tahu aplikasi apa yang bisa digunakan untuk mendeteksi plagiarisme. Kenali juga kelebihan dan kekurangan dari aplikasi tersebut. Siapatahu ada yang gratisan kan bisa dimanfaatkan.

 

1. Turnitin

Teachers Network

Teachers Network via http://teachersnetwork.org

Aplikasi ini merupakan aplikasi anti plagiasi terbesar di dunia ini. Konon merupakan aplikasi anti plagiasi yang sangat canggih. Meski demikian aplikasi ini belum sepenuhnya terintegtasi dengan database database dari Universitas yang ada di Indonesia.

Karena turnitin lebih berfokus pada konten konten yang ada di Internet. Selain itu Turnitin ini merupakan aplikasi yang cukup mahal. Ingin mencoba turnitin, silahkan klik link berikut.

 

2. Grammarly

Grammarly official site

Grammarly official site via http://grammarly.com

Grammarly ini awalnya merupakan aplikasi di internet yang dapat mendeteksi kesalahan penulisan grammar. Meski demikian grammarly di sini baru bisa membenahi grammar dalam bahasa inggris dan tidak mampu mendeteksi kesalahan grammar atau tata bahasa di Bahasa Indonesia.

Aplikasi pendeteksi plagiarisme di grammarly ini di bundle dalam paket premium yang dpat dinikmati dengan harga sekitar 30 dolalr untuk tiap 3 bulannya.

3. Duplichecker

Unsplash.com

Unsplash.com via http://unsplash.com

Merupakan alat pendeteksi plagiat yang sifatnya cuma cuma. Dapat mendeteksi kemiripan plagiasi berdasarkan sumber sumber yang berada di Internet. Tidak perlu untuk membuat akun dan bisa langsung memeriksa kemiripan yang dirimu inginkan secara insidental.

Kelemahannya adalah tiap user tidak memiliki akun khusus yang membuat pengguna nya tidak bisa menikmati file histori dari data data yang sudah diupload. 

 

4. Tessy.id

Tessy Indonesia

Tessy Indonesia via https://tessy.id

Aplikasi Tessy.id ini merupakan aplikasi asli milik anak bangsa yang sudah teruji. Buktinya aplikasi ini sudah digunakan oleh beberapa kampus besar di Indonesia seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Walisongo, dan masih banyak lainnya.

Kelebihan aplikasi ini adalah dia bisa menghitung kemiripan dari dua atau lebih dokumen dan menghitungnya ke dalam angka persentase. Aplikasi ini juga dapat membandingkan karya karya dengan database milik universitas universitas besar atau dalam hal ini disebut repo. Kelebihan lain adalah dirimu akan mendapatkan dashboard khusus dirimu.

Kelebihan lain adalah kemudahan dalam penggunaan dan registrasi. Jika dirimu memiliki akun facebook maka langsung aja daftar melalui akun facebook mu. Awal penggunaan saat ini masih gratis karena saat ini masih dalam tahap evaluasi produk. Kelebihan lain adalah adanya halaman bukti pengesahan keaslian karya. Apabila kampusmu sudah menggunakan tessy maka dirimu dapat melampirkan halaman tersebut di halaman awal skripsimu. 

Aplikasi yang disponsori oleh telkom melalui program indigo creative nation ini juga sudah menyabet banyak penghargaan baik dalam dan luar negeri. Berita bagusnya juga tessy sekrang masih gratis loh. Ke depan dengar dengar akan dibuat berbayar si. Jadi karena masih gratis kenapa tidak dicoba dan dievaluasi. Nanti akan tenang kan ya kalau udah diperiksa skripsi mu.

5. Unplag

UnSplash

UnSplash via http://unsplash.com

Kelebihan dari Unplag ini adalah konsistensi dalam hal kecepatan dimana dibuthkan waktu 4 detik per teks-pemindaian. Konon sumber pengecheckan sampai 16 miliar halaman dari berbagai sumber yang ada di Google dan Bing.

Kelebihan lain adalah adanya laporan plagiat dan persentase kesamaan dan keaslian fail yang diperiksa. Unplag juga memiliki dashboard pribadi di mana dirimu dapat kembali sewaktu waktu untuk memeriksa hasil pekerjaan. 

Kelembahan unplag di sini adalah semua sumber berasal dari internet dan belum terhubung dengan repository yang ada di universitas universitas di Indonesia. Jadi kalau menjiplaknya berasal dari skripsi yang ada di perpus universitas tersebut susah juga kan mendeteksinya. Untuk awal dapat dicoba sebanyak 275 kata secara gratis. Biaya penggunaannya adalah $4,99 per bulan atau sekitar 50 ribu rupiah perbulannya.