Siapa si hari ini yang ngga tau lagi Despacito. Lagu Despacito ini lagi naik daun banget nih guys, bahkan di Indonesia, para remaja hingga pengamen dijalanan-pun tahu lagu ini. Di indonesia sendiri sudah cukup banyak orang yang mulai cover lagu ini lho, mulai dari lagu yang berjudul Astaghfirullah, Dek Lastri, sampai lagu yang berjudul Ndang Rabi O. Nah, jika kita menghayati secara seksama, cover-cover lagu ini ternyata mempunyai makna yang mendalam tentang kehidupan lho. Salah satu yang akan mempunyai makna mendalam adalah lagu "Ndang Rabi O" yang berbicara tentang pernikahan.

1. Daripada terjebak pada hubungan yang nggak jelas, lagu ini mengajak kalian untuk segera melanjutkan ke jenjang pelaminan

Menikah merupakan ujung dari pencarian via http://thewedding.id

Menikah memang tujuan dari pacaran ya. Walaupun tidak semua pernikahan berawal dari pacaran. Nah bagi kalian yang merasa hubungannya belum jelas, bisa minta dipastikan aja tuh sama si dia, apakah mau dilanjutkan ke jenjang pernikahan, ataukah hanya bermain-main sampai sini saja?

2. Bagi kalian yang belum siap menikah, yo ndang apiki awak sing temenan

Mengikuti organisasi, atau pertukaran pelajar merupakan salah via http://marcomm.binus.ac.id

Nahh, disini juga ada solusi. Kalau kita merasa bahwa kita belum siap untuk menikah, ya berati kita harus memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh dahulu. Bisa dengan mengikuti organisasi kampus, atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Advertisement

Pesan ini tersurat dalam liriknya yang berbunyi : “lek urung siap munggah pelaminan, ayo ngapiki awake sing temenan, ojo percoyo karo congore setan”. Bagi kalian yang mungkin masih bersekolah di SMP atau SMA, bisa nih dipakai, daripada kalian terus disakiti sama si dia. Eaa

3. Sekarang sudah nggak jaman pacaran, karena pacaran cuma ngebanyakin-banyakin mantan. Kamu niat nikah apa niat koleksi gundam?

Jangan banyak-banyakin mantan dengan pacaran via http://thewedding.id

Mungkin sekarang jamannya ta’aruf kaya Muzammil ya. Hehehe. Ya apapun itu, pacaran memang Cuma mbanyak-banyakin mantan, apalagi kalau kalian memang seseorang yang mudah ditipu dengan janji cowo dan selalu menjadi korban dari pelarian. Hihihi. Jangan mau atuh teh jadi koleksi gundam dia. 

4. Orangtua susah cari rejeki, tapi kok kamu buang uang itu buat pacaran?

Jangan buang uang orangtua kita dengan sesuatu yang percuma via http://wordpress.com

Kebayangkan, gimana perasaan orangtua ketika dia tahu bahwa uang yang dia berikan malah kamu gunakan untuk membelikan si dia baju, sepatu, dan makanan. Padahal orangtua kita sendiri belum pernah tuh kita beliin sepatu, baju atau apapun dari kita. Nah lo. Ke pacar segalanya, tapi ke orangtua apa adanya. Padahal cinta sesungguhnya itu kan cinta dari ibu dan bapak kita. Setuju?

5. Mana janji sehidup-sematimu mas? Kenapa ketika kita berjauhan, kamu juga dekat dengan yang lain?

Seharusnya engkau tetap setia via http://id.pinterest.com

Nah lo, yang dekat saja kadang menipu, bagaimana dengan yang jauh? Ya walaupun si semua itu tergantung orangnya. Tapi kadang hati itu on, kadang juga off. Mending, daripada berlama-lama seperti ini, ya sudah nikah saja. Hubungan jadi lebih barokah dan tidak ada rasa was-was di dalam hati.

6. Lebih baik kita perbanyak mengaji untuk memantaskan diri bagi dia yang sempurna

Mari memantaskan diri untuk dia yang sempurna via http://id.pinterest.com

Kalau kita pengin yang baik, berati kita juga harus baik. Daripada kita membuang-buang waktu dengan pacaran, mending kita fokus untuk memantaskan diri dulu. Setuju? Misalnya dengan mengikuti organisasi di kampus, atau mengembangkan keilmuan, yang semua itu akan berujung pada pertemuanmu dengan cinta yang sejati.