Buat kamu yang mengaku Travel Lovers, penakluk tantangan, dan menyukai keindahan akan alam. Maka, kamu harus datang dan mengunjungi lokasi tempat wisata yang tak kalah dengan yang ada di luar negeri. Mulai dari alam yang merupakan kemewahan Sang Pencipta, kesegaran masing-masing tempat yang menyejukkan hati, budaya yang masih bersifat tradisional, dan orang-orang sekitar yang begitu memiliki kehangatan bagi orang baru. TTS (Timor Tengah Selatan) itulah nama kota,daerah, desa, kampung maupun dusun, dengan ibu kota yaitu kota So'E.

Begitu banyak titipan dari Sang Pencipta untuk dilestarikan dan dijaga sampai generasi-generasi selanjutnya. Karena itu, datangilah dan singgahilah agar kamu memiliki kesan tersendiri tentang tempat ini. Berikut beberapa tempat yang harus dijadikan sebagai daftar tempat yang akan kamu datangi dan singgahi. Check It Out !! 

1. Pantai Kolbano

Pantai Kolbano yang sudah terkenal di TTS ini merupakan salah satu pantai yang berhasil merenggut akan hati para masyarakat sekitar maupun kalangan luar. Keindahan dan pesona pantai Kolbano sudah tidak diragukan lagi. Hembusan angin, dembusan ombak kesana-kemari dan birunya air merupakan pelengkap kesempurnaan dari pantai Kolbano.

Biasanya pantai selalu ada pasir, namun berbeda dengan pantai Kolbano yang memiliki ciri khas tersendiri yaitu adanya batu-batuan yang berwarna-warni.Yang paling khasnya lagi di pantai Kolbano yaitu matahari yang terbit dan terbenam dari arah dan tempat yang sama. Amazing, right? Oleh karena itu, pantai Kolbano merupakan salah satu tempat untuk berlibur dan berpiknik ria bersama teman, saudara, pacar, keluarga atau komunitas.

2. Pantai Oetune

Advertisement

Berikutnya pantai juga yaitu Pantai Oetune yang merupakan pantai selatan. Pantai ini juga terbilang dipenuhi keramaian di saat liburan. Pantai Oetune ini terdapat banyaknya pohon Kasuari yang sudah berpuluh-puluh tahun berdiri mengitari pantai Oetune. Pantai yang menawan, gulungan ombak-ombak, bangku-bangku kayu yang masih kuat, rumput hijauan, lopo-lopo sebagai tempat berteduh dan beristrahat serta rimbunnya pohon lontar juga menemani pantai Oetune. Dan yang tidak terlupakan yang menjadi keunikan dari pantai Oetune yaitu desiran pasir yang bergurun-gurun yang bercorak-corak yang terbentuk dari butiran-butiran pasir.

3. Taman Rekreasi Bu’at

Taman Rekreasi Bu’at via http://www.disbudpar.ttskab.go.id

Menuju ke kota, taman rekreasi yang luas ini merupakan hutan lindung Bu'at. Disekitaran perjalanan menuju taman Bu'at dihiasi dengan pepohonan kayu putih yang tinggi dan mempesona. Sebelum masuk lebih dalam, di Taman Rekreasi Bu'at ini terdapat kolam yang ada buayanya.

Panorama taman ini dipenuhi dengan tinggi dan rindangnya pepohonan Cendana, Pinus dan Mahoni, cantiknya keanekaragaman bunga-bunga, kesegaran udara yang sejuk, adanya kolam renang dan beberapa hewan-hewan seperti monyet, burung, rusa liar (jika beruntung bisa melihatnya) dan lain sebagainya. Taman Bu'at ini juga sangat cantik dengan gugurnya dedauanan segar maupun kering.

4. Air Terjun Oehala

Air Terjun Oehala via http://tourism.nttprov.go.id

Perjalanan menuruni tangga demi tangga, turun-temurun menuju ke tempat yang sangat indah dan menyegarkan, Air Terjun Oehala dengan keunikan air terjun bertingkat tujuh. Dikelilingi pohon-pohon tinggi yang sejuk dan asri serta keaslian batu-batuan. Air yang dingin bukan larangan untuk para pengunjung merelaksasikan diri dengan mandi dan bermain air sepuasnya. Air yang terus mengalir entah dari mana sumbernya membuat pandangan mata dan kesejukan hati ingin terus untuk bisa disana berlama-lama.

5. Kilo 12

Menawannya Kilo 12 dengan perbukitan lembah yang berhijauan dipinggir jalan menuju kota seberang dari Kota So'E membuat mata dan kaki tidak ingin melangkah lebih jauh. Kilo 12 merupakan tempat dengan desiran angin yang kencang dan kesejukan alam yang eksotis. Bagi pencinta fotografi bisa mengabadikan setiap sudut dari kilo 12 ini. Tidak terkecuali bagi penyuka selfie juga bisa berfoto ria hingga rasa bosan pun tidak sanggup untuk menghampiri.

6. Danau Fatunausus

Danau yang luar biasa menawannya dikelilingi dengan pemandangan hutan dan pepohonan kasuari, rerumputan hijau, kawanan hewan sapi dan kuda disekitaran padang merupakan kesempurnaan pemandangan alam yang begitu alami. Danau ini juga menjadi tempat rekreasi dan berpiknik ria bersama orang-orang terkasih, sambil duduk, berdiri, selfie dan juga bisa memancing ikan.

Tidak terlupakan juga, bahwa pemandangan danau Fatunausus ini menjadi sasaran utama para pasangan yang ingin hunting photo prawedding. Kawasan ini tetap indah dan menawan karena juga adanya kepedulian masyarakat sekitar yang hangat dan ramah.

7. Pegunungan Fatunausus

Pegunungan Fatunausus via https://cvaristonkupang.com

Tidak jauh letaknya dari danau Fatunausus, terlihat batu besar menjulang ke atas (Batu Marmer) dipenuhi juga dengan pohon-pohon hijau yang tinggi-tinggi, angin yang kencang, suasana kabut (pada musim dingin), hewan-hewan sapi dan kuda milik masyarakat menyempurnakan panorama alam di pegunungan Fatunausus.

8. Hutan Bonsai

Hutan Bonsai via http://sergapntt.com

Hutan Bonsai namanya, ini bukan bonsai-bonsai pada umumnya namun bonsai ini adalah pohon-pohon yang sudah berumur ratusan tahun lamanya yang beukuran ada yang seperti pohon-pohon lainnya maupun berukuran kerdil namun rimbun dengan dedaunan. Seluruh pepohonan dipenuhi dengan lumut beraneka jenis. Suasana di hutan Bonsai ini begitu menyegarkan, dingin dan lembab.

9. Pegunungan Fatumnasi

Pegunungan Fatumnasi via http://www.disbudpar.ttskab.go.id

Keindahan pegunungan hijau berbukit-bukit ini, juga menjadi salah satu tempat yang membuat para pengunjung penasaran untuk datang dan singgah untuk foto-foto, merefleksikan diri, melakukan pendakian dan mencari inspirasi.

10. Desa Boti

Desa Boti via https://i.ytimg.com

Desa Boti, desa tradisional yang masih mempertahankan tradisi nenek moyang. Masih menjadi daya tarik para pelancong baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Suku Boti ini dipimpin oleh seorang Raja, Tokoh supranatural, yang percaya bahwa dunia ini terdapat penguasa alam dunia dan penguasa alam baka. Masyarakat di desa Boti sangat menjunjung tinggi sikap saling menghargai, tolong-menolong, mencintai, merawat dan melindungi lingkungan sekitar.

Salah satu cerita dari ayah saya, yang masih teringat jelas adalah jika terjadi pencurian di desa Boti maka tidak serta merta masyarakat di sana main hakim sendiri, namun masyarakat disana akan memberikan pelajaran berharga bagi si pelaku pencurian. Contohnya, jika pencuri melakukan pencurian pisang maka sang raja bersama dengan masyarakat sekitar akan melakukan penanaman anakan pisang di rumah si pelaku. Artinya bahwa, masyarakat desa Boti memberikan pelajaran kepada pencuri agar bisa menghargai bagaimana cara bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu bukan dengan gampangan.

Alam itu hidup, alam itu menakjubkan. Pandangilah dan hiruplah agar hati dan pikiran menjadi kesatuan alam yang menawan.