Hayo ngaku, kalian para wanita pasti pernah kode-in pasangan kalian seperti contoh diatas.Tenang, kalian tidak sendirian kok, jadi bisa dibilang meng-kode ke pasangan itu wajar.

Wanita mana yang tidak ingin segera mengakhiri masa lajangnya (menikah) dengan sang kekasih hatinya. Alasannya bermacam-macam, ada yang ingin segera menikah karena ingin bertemu setiap hari, ada juga karena pengaruh dari lingkungan luar, seperti contoh karena iri temannya sudah terlebih dahulu menikah dengan kekasihnya, bahkan sudah ada yang memiliki buah hati yang menggemaskan.

Tapii... Proses pengkodean kalian banyak yang dihiraukan oleh kekasih kalian, ya kan?

Eitts, jangan marah dulu ke pasangan kalian. karena mereka (pria) pasti punya alasan tertentu. Berikut beberapa alasan para pria yang tidak ingin terlalu buru-buru untuk menikah.

1. Menikah itu butuh persiapan Finansial

Menikah di gedung adalah impian semua calon pengantin via https://wynaarini.wordpress.com

Bukan rahasia lagi, menikah itu butuh support finansial yang bisa dibilang besar. ini dikarenakan karena budaya kita yang kalau menikah itu harus ada Resepsi. sebenarnya bisa saja menikah hanya akad saja, tetapi banyak yang menganggap jika tanpa resepsi itu karena faktor yang negatif.

Resepsi ini tidak main-main jumlah nominalnya, terlebih jika diselenggarakan di Gedung Pernikahan. Belum lagi, sang calon pengantin pria harus memberikan sejumlah mahar, sesrahan, mas kawin/cincin dan sebagainya sebagai 'tuntutan' dari orang tua sang calon pengantin wanita.

Wajar, jika kami para pria merasa terbebani dengan semua itu. alhasil kami harus menabung untuk semua hal tersebut. tentunya proses menabung ini membutuhkan waktu yang cukup. Demi menabung, tidak sedikit para pria mengurangi jatah jajannya, bahkan ada yang rela puasa senin-kamis. Sejujurnya kami juga ingin menyegerakan pernikahan.

Jadi, dear calon wanitaku.. sabar yaahh sabarrrr….

2. Tidak ingin merepotkan keluarga terutama ORANG TUA!

Advertisement

Banyak orang tua yang mensupport pernikahan anaknya via http://www.metiherawati.com

"Jadi, karena uang? kenapa ngga minta atau pinjam orang tua saja? nanti kalau sudah menikah kita cari rezeki bersama lalu kita lunasi utangnya"

Jujur, kami sebagai pria, tidak ingin merepotkan orang tua kami ataupun kalian dalam pernikahan kita nanti. sudah cukup kami merepotkan orang tua kami selama 20 tahun lebih, apa iya kami tega untuk menuntut orang tua kami kembali agar dibantu pernikahannya? senakal-nakalnya kami, kami tidak sampai hati untuk kesitu.

Jadi, dear calon wanitaku.. sabar yaahh sabarrrr….

3. Kami masih ingin mengejar cita-cita, agar kelak bisa membuatmu bahagia

Semua pria mendambakan career yang bagus via https://www.americanpowerandgas.com

Pria mana yang tidak ingin menjadi CEO dalam sebuah perusahaan bergengsi?

Begitupun kami, kami masih ingin fokus ke career kami agar kami punya "pegangan" jika kami melamar ke orang tua kalian. Dengan career yang bagus, tentunya kami bisa sedikit pede untuk masa depan kita nantinya.

Selain itu, selagi muda dan produktif kami juga ingin mewujudkan cita-cita kami yang belum tercapai. Jika kami sudah berumah tangga, tentu kami akan kesulitan merealisasinya, karena kami hanya fokus ke kalian dan anak kita nantinya.

Jadi, dear calon wanitaku.. sabar yaahh sabarrrr….

4. Persiapan bukan hanya sebelum resepsi Pernikahan, tetapi juga setelahnya hingga masa depan

Kami juga harus mempersiapkan masa depan kita nantinya via http://www.keepcalmstudio.com

Selain butuh persiapan Finansial untuk perayaan resepsi, kami selalu memikirkan dan mempersiapkan masa depan kami.

Pria mana yang tidak ingin membahagiakan Istri dan anaknya dan tidak ada pria yang menginginkan Istri dan anaknya hidup berkesusahan. Maka dari itu, kami juga sibuk mempersiapkan masa depan kita nantinya, dan tentunya lagi-lagi membutuhkan waktu yang extra.

Jadi, dear calon wanitaku.. sabar yaahh sabarrrr….

5. Sejujurnya, kami pun ingin segera menghalalkan kalian

Pada akhirnya, kita akan segera dan menyegerakannya via http://news.okezone.com

Kami memang selalu menghindar, tetapi kami juga ingin segera menghalalkan kalian. Kami ingin segera memulai hidup baru dengan kalian, tetapi kami lebih memilih mempersiapkan semuanya dengan matang. Kalian boleh tuntut kami atau bahkan tinggalkan kami jika kami tidak punya komitmen dengan kalian. tetapi jika sebaliknya, mohon bersabarlah dan bantu kami untuk mempersiapkan semuanya.

Jadi, dear calon wanitaku.. sabar yaahh sabarrrr…. Aku yakin, hasil yang dicapai karena perjuangan akan sangat indah terlebih jika kamu yang mendampingiku.

Teruntuk para Pencari Halal umumnya, dan untuk Calon Wanitaku khususnya.