Zaman Moderen memang amat memudahkan. Banyak yang sudah tersedia, dan bahkan terus saja dikembangkan. Teknologi semisal gadget terus saja bertambah jenisnya. Dan makin hari makin banyak jumlah yang bisa kamu koleksi. Mulai dari hape nokia lawas, blackberry Gemini, android yang sempat marak, hingga iphone versi terkini.

Selain teknologi, industry di bidang lain juga turut berkembang. Termasuk juga dengan bidang pekerjaan. Di sebagian profesi, kita mengenal ada beberapa jenis yang bisa dilakukan dari mana saja. Asalkan ada niat dan kemampuan, semua peluang sudah bisa terbuka. Dan yang mengisi peluang kerja tadi, biasa kita sapa dengan sebutan freelancer.

Sebagai negri yang mayoritas penduduknya berusia productive, Indonesia memiliki banyak anak muda yang memiliki niat untuk terjun ke dunia freelance. Title sebagai Freelancer memang kerap dilabeli dengan sebutan keren, mantap, joss, dan lain sebagainya. Terlebih lagi, Freelancer bisa bekerja dimana saja, kapan saja, dan yang paling penting dapat menghasilkan pemasukan tanpa harus meminta ke orang tua.

Untuk kamu yang ingin bersiap terjun ke dunia freelancer, kami memiliki 5 tips penting untuk kamu siapkan. Yuk simak!

1. Mental Baja

You Must Be Strong! via http://elaptopku.blogspot.com

Menjadi seorang yang bermental baja, memiliki makna bahwa kamu harus kuat menghadapi semua rintangan yang ada. Dibalik pekerjaan seorang freelance yang “terlihat nyantai”, namun ternyata ia memiliki segudang masalah kumplit dengan rintanganya.

Bila kamu memiliki mental yang lemah, kamu mungkin akan mudah menyerah pada kegagalan yang ke dua, tiga, ataupun empat. Bahkan, kamu mungkin saja akan merasa putus asa saat menjumpai kegagalan yang ke lima.

“Sekilas memang terlihat santai. Tapi, siapa yang menyangka bahwa seorang Freelancer juga dituntut untuk bermental baja?.” (ig: taufikromadhon_ )

2. Positive Atitude

Positive Atitude via http://aneiqbal.com

Advertisement

Atitude merupakan sebuah bahasa universal dimanapun kamu berada. Walau skill mu masih belum tajam, mental baja mu masih pas-pasan, namun attitude dalam pekerjaan sedikit banyak akan membantumu untuk meraih kesuksesan.

Untuk melatih attitude, sebenarnya amatlah mudah. Kamu tidak perlu bersusah payah mendaki gunung Everest ataupun menyelami lautan yang paling dalam. Kamu cukup belajar agama, tidak mengusik urusan orang lain, dan tetap menjadi dirimu sambil menjaga sikap.

“Banyak lho freelancer pemula yang dengan attitude dan gaya kerjanya yang bagus diundang client-nya untuk berwisata kemanca negara! Gak Percaya? Coba saja! Rejeki dari Tuhan pasti takan kemana!”

3. Kreativitas

Menumbuhkan Kreativitas via http://yaresep.blogspot.com

Siapapun setuju juka seorang freelancer harus memiliki kreativitas yang mumpuni. Hasil karya mereka, memang haruslah sesuai dengan cakupan request. Namun, seorang client tentunya menginginkan suatu yang unik dan berbeda. Makin hari, dunia freelance makin ketat. Bila kamu tidak kreatif, mungkin saja client mu akan merasa jenuh, dan menggantimu dengan freelancer yang ada di luar sana.

4. Manajemen Waktu

Manajemen Waktu via http://beautywmn.com

“TIME IS MONEY”

Itu adalah sebuah istilah tua yang sudah mendunia. Ini tentunya amat berlaku di dalam bidang pekerjaan freelance. Tanpa manajemen waktu yang baik, seorang freelancer akan terombang ambing dalam melakukan pekerjaanya.

Memang, kita (freelancer) bisa bekerja kapan saja. Tapi, bukankah tugas tidak akan tuntas dengan sendirinya?
 

5. Pengelolaan Uang

Pengelolaan Uang via http://smart-money.co

Setiap pekerjaan yang baik, pasti layak mendapatkan imbalan yang baik. Dan imbalan yang baik tadi, sudah sepatutnya dikelola dengan baik.

Seorang freelancer bisa saja mendapatkan penghasilan yang berjuta-juta. Namun, bila tidak dikelola, nominal sebesar tadi akan mudah untuk sirna. Lebih baik? Investasikan saja!