Setiap orang punya daftar penting di hidupnya: jodoh, profesi, harapan, minat/hobi, dan cita-cita. Beberapa disusun dengan semangat, detail, rapi, menggebu, juga penuh kehati-hatian. Beberapa cenderung asal, serampangan, improvisasi, santai, dan liar. Ada juga yang menyusunnya penuh ambisi, arogan, egois, pragmatis, dan cenderung nggak asyik. Atau bahkan semua itu bercampur dan tak bisa lagi dibedakan.

Daftar penting dalam hidup yang bisa dirahasiakan bisa jadi sudah menjadi umum. Tak masalah. Anda tak memikirkan bagaimana menyusunnya sebab naluri dan insting hidup secara alamiah akan menuntun setiap individu. Tapi tahukah, bahwa siapa tahu namamu terselip di Daftar Penting Hidup seseorang yang kamu cintai? Untuk mengetahuinya, berikut caranya.

 

1. Mulailah tanyakan pada dia, apa mau menerima kekuranganmu.

Bisa jadi yang membuatmu menjadi tak ada di daftar penting seseorang karena Anda memiliki beberapa hal yang tak disukainya. Kebiasaan buruk, sifat, perilaku, karakter, dan gaya hidup juga prinsip. Beberapa orang sangat memperhatikan hal-hal tersebut bukan karena hal itu harus memiliki kesamaan. Justru terkadang sebenarnya perbedaanlah yang membuatnya menjadi terasa sangat mengasyikan dijalani.

Persoalannya, menjadi tak gampang ketika beberapa hal tersebut pada diri Anda. Ada  bagian yang tak disukainya. Alhasil, nama Anda kurang digarisbawahi dan menjadi alasan menyingkirkan namamu jauh-jauh dari hidupnya.

2. Mintai bantuannya untuk hal yang belum terpikirkan bisa dilakukan olehnya.

Anda seorang pecinta musik, pasanganmu seorang wirausaha. Cobalah padanya sesekali memintai bantuan untuk menuliskan liriknya, mendengarkan lagu favoritmu untuk kemudian beri penjelasan dengan alasan-alasannya. Atau mintai ia bernyanyi bareng di acara-acara yang melibatkan banyak orang. Tunggu dulu! Pasti pasanganmu akan berpikir keras menolaknya. Bisa jadi karena tak bisa, malu, bahkan malas.

Tapi di balik semua itu, selalu ada usaha. Usaha itulah yang menjadi acuannya, apakah pasangan Anda punya keyakinan bahwa dirimu bukan menginginkan hasil melainkan itikad di balik usahanya. Beberapa orang tak yakin bisa melakukan hal-hal di luar pikirannya. 

Tetapi setiap orang yang menginginkan Anda dan mencatat nama anda begitu penting dalam dirinya, akan melakukan banyak hal di luar kemampuannya, atas dasar itikad ingin menyenangakan diri Anda.

3. Perlakukan dirinya sebagai sahabat paling dekat, sekaligus musuh paling berat.

Untuk memperlakukannya sebagai sahabat dekat, tentu sangatlah mudah. Tetapi sebaliknya, menjadikan ia sebagai musuh paling berat, pasti ini tak masuk akal. Padahal kita sering mengetahui, bahwa kedua ‘jenis’ itu sangat penting dalam kelangsungan hidup bersosial kita. Dari sahabat dekat, kita mengetahui apa saja yang membuat kita menjadi nyaman di dekatnya, menjadi indah, dan penuh kebahagian menjalaninya.

Berbeda dengan seorang musuh, darinya kita mengetahui bahwa hidup penuh gesekan dan kehati-hatian dalam mengambil keputusan. Sebab jika salah langkah, kita kalah. Jika Ia seseorang yang dapat diberlakukan ke dua hal tersebut dan selama menjalani dengan sungguh tak jadi masalah, tepat sekali, ia benar-benar menganggap nama Anda begitu berarti di hidupnya.

4. Tanyakan satu kata yang lebih dominan tentangmu di pikirannya, yang mana “menyenangkan” atau “membosankan”?

Self Potrait (LUBNA ABDELAZIZ)

Self Potrait (LUBNA ABDELAZIZ) via http://www.artpeoplegallery.com

Dua kata hal ini sebenarnya relatif dan sifatnya bahkan situasional alias tergantung banyak hal seperti mood, momen, sampai suasana. Tetapi ketika orang yang ditanya dengan sungguh-sungguh, mesti memilih dari keseluruhan selama mulai mengenal dan sampai pertemuan terakhir, ia akan berpikir untuk menyebutkan satu kata di antara keduanya.

Tentu saja, Anda harus memastikan padanya, bahwa kejujuran senantiasa landasannya agar tak menjadi sia-sia pertanyaan ini. Meskipun kedua kata sifat atau keadaan ini berdiri di wilayah yang berbeda, setidaknya kita tahu seberapa banyak pengaruh kita dalam hidupnya.

Sehingga tentu saja, daftar penting hidup seseorang sangat mengutamakan hal-hal yang berkenaan dengan ‘menyenangkan’ bukan dengan hal yang ‘membosankan’. 

5. Beri ia waktu tanpa anda dan lihat apakah dia akan baik-baik saja atau sebaliknya.

Unknown friends (ABRIL M BARRUECOS)

Unknown friends (ABRIL M BARRUECOS) via http://www.artpeoplegallery.com

Keberadaan Anda sangatlah berarti sehingga membuatnya menjadi merasa sangat kehilangan, hampa, dan banyak lagi yang seakan-akan tak karuan. Begitu berartinya Anda, sehingga Ia tak tahu lagi mesti bagaimana memandangi hidupnya yang hampa. Bukan berarti menyarankan pergi tiba-tiba dari kehidupan seseorang. Bukan juga membuat orang menjadi penasaran dan hasilnya Anda cuman ngasih harapan kosong.

Tapi sesekali biarkan ia merenung tanpa kehadiran Anda, apakah ia baik-baik saja, bisa menyelesaikan tugasnya, pekerjaannya, hobinya, dan cita-citanya. Atau sebaliknya, justru keberadaan Anda yang membuat ia menjadi sangat semangat meraih segalanya. Hal ini memang membutuhkan kedewasaan dalam mencermatinya.

Salah-salah, Anda malah tak tahu kalau seseorang itu hanya sedang tidak cocok diuji atau malah sedang kangen-kangennya pada dirimu.