Kenangan, selalu hadir menjelang malam, di mana matahari kembali kepangkuan alam dengan menyisakan secercah harapan. Termasuk kenangan akan euphoria meriahnya perayaan hari kemerdekaan tanah air tercinta Indonesia. Tidakkah kita selalu merindukan masa dimana masih berpikir sederhana, berlomba untuk kesenangan penuh persahabatan, bukan kemenangan yang memisahkan ikatan.

Tak peduli apapun hasilnya, jika dijalani penuh ketulusan akan berakhir bahagia hingga relung terdalam. Jikapun menang, itu hanyalah bonus akan yang diusahakan. Berbicara mengenai hiburan yang selalu menghiasi perayaan #KemerdekaanKu , berikut Hipwee rangkum deretan lomba-lomba yang telah menemani masa kecil dan masa mudamu dengan penuh canda tawa.

Sungguh jauh berbeda perasaan ini ketika berlomba kala masih anak-anak dengan berlomba saat telah dewasa, merindukan kesenangan yang memang takkan pernah terulang, namun apa daya hanya bisa mengenang.

1. Balap Karung, Tak Ada Lagi Wajah Murung

Lomba Balap Karung via https://bimbeltikitaka.com

Tak perlu helm dan tak harus berjongkok yang menyiksa kaki. Lomba balap karung konvensional tak kalah menyenangkan dan berkesan.

2. Wajah Kusam Penuh Tepung Ini Jauh Membahagiakan

Takkan Lari Koin Kucari via https://merdeka.com

Yang kucari bukan hatimu yang tersembunyi rapat, namun koin 500-an yang berada di tumpahan tepung dengan tangan ini diikat rapat.

3. Lari Kelereng, Dimana Skill Balancing, Focus, Speed Dipertaruhkan Disini

Advertisement

Lomba Lari Kelereng via https://malahayati.ac.id

Bukan lari dari kenyataan, namun membawa kelereng sebanyak mungkin dengan sendok di ujung mulut. Gema ketegangan kala berlari kencang dengan menjaga keseimbangan sungguh menyenangkan.

4. Lomba Makan Kerupuk, Sudah Senang, Kenyang Pula

Lomba Makan Kerupuk via https://fresh.suakaonline

Tak ada biaya sepersenpun tiap kali ikut lomba. Namun ketika perlombaan yang dilangsungkan berkaitan dengan makanan, rasanya begitu menyenangkan. Terlebih panitia menyiapkan krupuk terenak di lapangan. Jelas diri ini tak pernah absen dari perlombaan satu ini.

5. Lomba Rias Wajah, Bukan Alis!

Lomba Rias Wajah via https://hanacuncun.blogspot.co.id

Hanya ada tawa yang terbahak-bahak disaat perlombaan rias wajah berlangsung. Entahlah, karena diri ini hanya menjadi lapak untuk dirias teman sepermainan.

6. Lomba Menangkap Belut, Jauh Lebih Keren Dibanding Beradu Mulut

Entah apa yang dipikirkan panitia lomba, menggunakan belut sebagai elemen perlombaan. Sedangkan seharusnya bisa saja digoreng menjadi hidangan terenak di dapur rumah. Adakah di antara kalian yang pernah turut berlomba menangkap belut? Atau bahkan memenangkannya?

7. Koin dan Pepaya, Perpaduan Game Penuh Tawa Dan Menantang Jiwa

Lomba Koin Pepaya via https://ragamseni.com

Serius, bibir, mulut, dan wajah ini terasa sakit kala terbentur koin-koin yang menancap pada pepaya. Belum lagi jika pepaya dan koin ditaburi oli atau pelumas bekas yang warnanya hitam kelam. Sudah sakit tambah makin jelek pula. Namun kebahagiaan yang turut serta takkan ada duanya. Sungguh berharap bisa kembali merasakannya.

8. Lomba Pukul Air, Dimana Insting dan Ketangkasan Diuji Disini

Lomba Pukul Air via https://pixoto.com

Paling ekstrim dan melegenda, lomba pukul air hampir tak pernah absen disetiap daerah yang merayakan momen kemerdekaan Republik Indonesia. Siapa yang terlebih dahulu memukul kantung air yang digantung hingga pecah, maka ia pemenangnya. Namun yang terlebih dahulu terpukul kepalanya, Ia akan kesakitan.

9. Lomba Joget Balon, Siapapun Boleh Berjoget Ria, Bahkan Panitia Tak Melewatkannya

Lomba Joget Balon via https://puskesmasamboja.com

Letakkan balon diantara dua kening peserta (tim). Usahakan jangan sampai jatuh, dan ketika musik berdendang, berjogetlah layaknya biduan. Namun teteplah fokus menjaga kesimbangan balon diantara kening atau wajah. Jelas kesamaan postur tubuh dan kekompakan menjadi poin penting disini. Asiknya, tak pernah kecewa setiap kali ikut serta. Bahkan mereka yang sudah dewasa dan menjadi panitia berbondong-bondong turut serta.

10. Panjat Pinang, Meminang Hadiah Diujung Tiang dengan Lumpur dan Oli Bertaburan Kian Menyulitkan

Lomba Panjat Pinang via https://online24jam.com

Teringat jelas betapa gagahnya ayah kita kala mengikuti lomba panjat pinang. Begitu kompak dengan regunya menyusun strategi dan bergantian untuk memanjat hingga titik tertinggi demi mendapatkan hadiah yang jelas terlihat dipuncaknya. Lalu kita hanya bisa berteriak penuh harap akan kemenangan agar didapat. Tentu sepeda gunung menjadi dambaan kala itu, selalu favorit tak tergantikan.

 

11. Pernah Ikut Lomba Memasukkan Pensil Dalam Botol? Kalian Luar Biasa!

Memasukkan Pensil Dalam Botol via https://kejabur.com

Sungguh salah satu momen yang paling tidak terlupakan, penuh perjuangan untuk memasukkan pensil dalam botol. Belum lagi pergerakkan pensil yang kian menyulitkan, ditambah lubang botol yang kecil tak karuan. Sorak-sorak teman menambah ketegangan beriringan dengan waktu yang terus berjalan. That's unforgotten!

 

 

Last, bagaimana dengan kalian? Kenangan apa saja yang melekat pada diri? Adakah perlombaan yang dirindukan? Adakah permainan yang ingin dilakukan? Atau justru menyesal tak pernah menang? Yuk, bersama-sama memeriahkan euphoria hari kemerdekaan negara kita dengan penuh suka cita. Tak perlu lagi ada permusuhan, perdebatan, dan pertengkaran yang hanya kian memisahkan jarak persahabatan.