Masa muda adalah masa di mana darah sedang mendidih untuk mencari jati diri, semangat sedang melambung dalam menemukan jalan hidup sendiri, pikiran tertuju lurus pada mimpi tentang kesuksesan. Hal ini membuat para pemuda-pemudi menginginkan untuk merantau dari rumah, meninggalkan kedua orangtua baik untuk kurun waktu yang lama maupun singkat. Bekerja kepada orang lain sebagai karyawan, membuka usaha sendiri, berdagang, melanjutkan pendidikan, atau kegiatan lain yang bertujuan untuk mengaktualisasikan diri dan mencari penghidupan yang layak adalah kegiatan yang dilakukan di perantauan. Bagi kamu yang termasuk anak rantau, bukan hal yang aneh lagi jika merasa rindu berat kepada keluarga, rumah, dan segala kenangan yang ada di dalamnya. Ada hal-hal yang dapat memicu rindu seorang anak rantau, apa saja hal tersebut? Yuk simak!

 

1. Orangtua

Orangtua adalah malaikat di bumi.

Orangtua adalah malaikat di bumi. via http://SHXimaI.com

Yup! Orangtua merupakan pemicu utama rasa kangen pada diri anak rantau. Secara, beliau yang mengandung, melahirkan, memelihara, mendidik, membimbing anaknya hingga sampai usia muda yang berpenampilan rupawan. Raut wajah orangtua yang penuh harap akan selalu terbayang dalam ingatan, ketika raga tidak dapat bercengkerama sama seperti waktu kanak-kanak dahulu. Jauh dari orangtua awalnya tampak menyenangkan karena bisa lebih bebas menjalani kehidupan dunia yang indah tanpa larangan ini itu. Akan tetapi jika waktu berlalu, barulah anak rantau menyadari ada sesuatu yang hilang dari dirinya ketika jauh dari kedua orangtua.

2. Saudara

Walaupun nyebelin, tapi kangen!

Walaupun nyebelin, tapi kangen! via http://wallpapercraft.net

Oho! Baik kakak maupun adik, perempuan maupun laki-laki, yang namanya saudara pastilah dirindukan ketika jauh dari rumah. Walaupun kadang menyebalkan dan membuat marah habis-habisan karena tingkahya yang macam-macam, kadang juga bertengkar adu mulut dan cakar-cakaran, di sisi lain saudara adalah orang yang membuat hidup lebih berwarna dan berirama. Tidak hanya hitam dan putih saja, tidak hanya do dan re saja.

3. Kamar Tidur

Di kamar gaya gravitasinya kuat banget!

Di kamar gaya gravitasinya kuat banget! via http://cukjatidesign.com

Hop! Kamar tidur adalah tempat paling nyaman bagi setiap orang. Tidak peduli meja belajar yang berantakan dengan buku, komik, dan alat tulis, kasur dan bantal yang bau berbagai aroma, lemari yang acak-adut, dan berbagai kondisi lain yang mencerminkan ketidakrapihan di kamar tidur. Justru hal tersebutlah yang menjadi magnet bagi tubuh untuk tidak beranjak dari kamar. Di mana pun seseorang tinggal, senyaman apa pun tempat yang didiaminya, seterang apa pun lampu yang meneranginya, tetap saja kamar tidur di rumah sendirilah yang membuat betah.

4. Masakan Ibu

Masakan ibu memang juara!

Masakan ibu memang juara! via http://cdn.skim.gs

Yummy! Anak rantau biasanya menu makan sehari-harinya adalah masakan warteg atau kafe, mie rebus ditambah telur dadar, bahkan nasi bercampur kerupuk. Walaupun tidak sedikit juga yang memakan makanan enak seperti rendang, opor ayam, soto, dan lainnya. Berbagai menu makan tersebut yang telah dicecap lidah dan turun ke perut, tetap tidak akan mengalahkan masakan buatan ibu di rumah. Jikapun masakan ibu kadang keasinan kemanisan, atau kurang gurih, tapi hal tersebutlah yang membuat rindu, karena setiap ibu memasak dengan tulus dan penuh cinta untuk anaknya. Beda lho, antara makanan yang dimasak dengan penuh cinta dan bukan!

5. Aktivitas Rutinan

Bersama lebih mudah!

Bersama lebih mudah! via http://cerahmenakjubkan.com

Olalaa! Namanya juga di rumah, bertahun-tahun didiami pasti saja banyak aktivitas yang dilakukan secara rutin. Shalat berjamaah, kerjasama membersihkan rumah, makan bersama, bermusyawarah, bersenda gurau, atau menyiram tanaman adalah aktivitas yang mungkin saja tidak dapat dilakukan di perantauan sana. Jikapun bisa dilakukan, akan berbeda rasanya karena tidak bersama dengan keluarga yang dicintai. Aktivitas yang paling sederhana sekalipun dapat memicu tumbuhnya rasa rindu kepada kampung halaman, terutama rumah. Selain itu, momen yang tercipta dari aktivitas rutinan juga dapat membuat rasa rindu tumbuh, contohnya adalah terpeleset saat mengepel lantai, jatuh dari tangga saat membetulkan genting, bahkan panik saat melihat penampakan makhluk astral!

6. Tetanggga Rumah

Dengan tetangga harus akur!

Dengan tetangga harus akur! via https://static.domain.com.au

Tada! Orang yang lebih dekat selain keluarga adalah tetangga! Tempat berbagi suka maupun duka, tempat berbagi makanan, dan tempat meminjam uang! Walaupun beberapa tetangga tergolong rewel, gemar bergosip, dan pamer kebendaan, tapi jika tidak ada tetangga malah hidup akan hambar. Selain kelima hal di atas, tetangga juga merupakan hal yang dirindukan ketika jauh dari rumah. Apalagi jika tetangga tersebut adalah orang yang kita sukai, ups!