Rencana pembangunan pabrik semen di Pegunungan Kendeng memang sudah berembus sejak lama. Masyarakat di sekitar Kendeng pun tak tinggal diam, mulai dari melakukan longmarch, hingga bermalam di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Berikut ini fakta-fakta yang harus kamu tahu tentang Pegunungan Kendeng, dan inilah mengapa rencana tersebut harus kita tangguhkan:

 

1. Terdapat mata air alami yang biasa digunakan warga untuk kebutuhan sehari–hari

Sampai Banyak Selang Airnya

Sampai Banyak Selang Airnya via http://www.mongabay.co.id

Air adalah sumber kehidupan. Air pegunungan yang mengalir ke sungai digunakan warga untuk mencuci, mandi, dan irigasi persawahan. Bahkan air ini yang menghidupi warga sekitar 200 ribu warga di 3 Kecamatan Pati Selatan. Cobalah bayangkan bagaimana kehidupan warga sekitar Kendeng jika sumber kehidupan mereka dirusak?

2. Terdapat banyak gua menarik yang belum sempat dieksplor wisatawan

Banyak Gua, masih aja mau dibuat tambang?

Banyak Gua, masih aja mau dibuat tambang? via http://www.koranmuria.com

Pegunungan Kendeng adalah salah satu wilayah pegunungan kapur di Jawa Tengah, namun keberadaannya belum terjamah oleh wisatawan. Padahal, terdapat banyak gua yang kaya akan sumber air. Menurut aktivis Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), dari banyak gua di Pegunungan Kendeng, hanya beberapa yang sudah diberi nama oleh warga, contohnya : Gua Pancur dan Gua Kayen.

Lebih baik dikunjungi ratusan wisatawan (dan malah menguntungkan secara sosial-ekonomi), daripada diduduki pabrik semen, bukan?

3. Rimbunya pohon jati yang ditanam untuk memperkaya resapan air di area Pegunungan Kendeng

Banyak Pohon Jati yaa

Banyak Pohon Jati yaa via http://www.koranmuria.com

Pegunungan Kendeng terbilang rindang, meskipun begitu untuk memperkaya resapan air ditanam banyak tanaman jati. Pohon bisa tumbuh besar dan rindang karena melimpahnya sumber air, bukan? Kalau didirikan pabrik, akhirnya lingkungan perlahan akan tercemar. Bisa bayangkan apa yang terjadi dengan ekosistem di sini?

 

 

4. Ada situs arkeologi yang menjadikan Pegunungan Kendeng berpotensi besar sebagai destinasi pariwisata

Candi yang baru digali

Candi yang baru digali via http://kayeninfo.blogspot.co.id

Beberapa abad silam, Indonesia menjadi salah satu tempat penyebaran agama Hindu-Budha. Salah satu jejak peninggalan sejarahnya adalah candi kuno yang terletak di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Tidak hanya itu, terdapat makam Prabu Anglingdarmo di Sukolilo, Kabupaten Pati yang yang menurut legenda Jawa merupakan titisan Batara Wisnu.

5. Jangan rebut tempat mencari nafkah warga sekitar Pegunungan Kendeng

Sawah Kendeng

Sawah Kendeng via http://omahkendeng.org

Kebanyakan warga sekitar pegunungan Kendeng lebih memilih bertani sebagai pekerjaan tetap daripada menjual tanah. Karena mereka yakin, ribuan hektar sawah di kaki Pegunungan Kendeng dapat menghidupi ribuan warga Kendeng. Kalau akan didirikan pabrik, bukankah sawah ini akan hilang sedikit demi sedikit?