Dari berbagai banyak genre film yang ada, genre komedi romantis merupakan genre yang cukup banyak digemari oleh penggemar film, khususnya untuk para remaja dan anak muda. Biasanya film dengan genre ini memiliki jalan cerita yang menghibur dan ringan untuk dipahami. Apalagi dengan suasana romantis yang bisa membuat penontonnya baper dan juga diselingi komedi-komedi segar yang membuat penonton tertawa.

Kebanyakan film-film komedi romantis yang berkualitas dan cukup sukses berasal dari negera-negara Asia seperti Thailand, Korea, Jepang dan Taiwan. Hal ini dikarenakan akting para aktor dan aktris yang sangat menjiwai dan lebih cocok untuk genre-genre seperti ini ketimbang aktor dan aktris barat. Dan dengan budaya dan suasana yang mirip-mirip dengan Indonesia semakin menambah feel yang didapat oleh pecinta film dari Indonesia.

Di bulan yang penuh cinta ini pastinya sangat cocok untuk menonton film bergenre komedi romantis bareng pacar. Tapi kamu masih bingung mau nonton film yang mana? Don't worry! Kali ini saya akan kasih rekomendasi film komedi romantis Asia yang wajib ditonton bersama pacar. Let's take a look!

 

 

1. You Are The Apple of My Eye

Poster Film You Are The Apple of My Eye

Poster Film You Are The Apple of My Eye via http://plus.google.com

Ko-Teng merupakan murid paling nakal di sekolahnya. Akibat kenakalannya, suatu hari ia dipaksa oleh guru wali kelasnya untuk duduk di depan siswa teladan bernama Chia-Yi agar tidak menjadi siswa nakal dan meminta Chia-Yi untuk mengawasinya.

Mereka berdua awalnya tidak rukun, tetapi Ko-Teng lambat laun jatuh cinta pada Chia-Yi, yang selalu memperhatikan dan memaksa dia untuk belajar keras. Di sisi lain, Chia-Yi menjadi terkesan oleh nilai-nilai Ko-Teng yang membaik. Lalu bagaimana nasib kisah cinta terpendam mereka?

Film You Are The Apple In My Eyes ini diangkat dari novel dengan judul sama; di mana ceritanya berdasarkan kisah nyata dari penulisnya yaitu Giddens Ko. Film yang sarat makna dan penuh arti dibalut dengan comedy yang konyol. Cerita yang simpel tapi dibangun dengan sangat bagus dan mudah dipahami. Film ini mengajarkan untuk tidak takut mengambil setiap resiko (dalam hal ini menyatakan perasaan), indahnya masa-masa PDKT, dan juga dapat membangkitkan memori-memori indah masa-masa sekolah kita dulu.

2. My Sassy Girl

My Sassy Girl

My Sassy Girl via http://youtube.com

Gyun Woo adalah seorang mahasiswa yang teledor dan asal bertindak, walaupun sebenarnya ia baik hati. Pada suatu hari di stasiun kereta api bawah tanah, ia bertemu seorang gadis cantik yang sedang mabuk. Akibat menolong gadis tersebut, bajunya kotor karena terkena muntahan, badannya pegal-pegal karena menggendong si gadis, serta ia harus kehilangan uang untuk membayar sewa kamar motel si gadis. Bahkan dia sempat dipenjara selama beberapa jam akibat menolong gadis tersebut.

Lalu bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Film My Sassy Girl ini yang sangat fenomenal dan sangat sukses dipasaran. Berkat ceritanya yang sederhana, unik dan ending yang sangat sweet, menjadikan film ini salah satu film komedi romantis terbaik. Apalagi film My Sassy Girl ini diangkat dari kisah nyata yang semakin membuat daya tarik kuat dari film ini. Tidak heran kalau film ini mencapai kesuksesan luar biasa, tidak hanya di negara asalnya, namun juga hingga merambah ke seluruh penjuru Asia, Amerika, dan juga Eropa. Maka, tidak mengherankan jika kemudian di tahun 2015 ini, 14 tahun setelah kemunculannya, My Sassy Girl dilanjutkan kisahnya melalui film sekuelnya yang berjudul My New Sassy Girl.

3. Hello Stranger

Hello Stranger

Hello Stranger via http://kaskus.co.id

Saat masa liburan festival Songkran, Thailand, Nuengthida & May berkunjung ke Korea seorang sendiri. Mereka tak pernah memulai perjalanan berdua, tapi hidup membawa mereka kembali pulang bersama-sama.

Film ini sangat menghibur dan juga menyentuh, meskipun di pertengahan film komedinya agak sedikit dipaksakan, namun tertutupi dengan ending yang manis dan cerdas. Apalagi kedua pemeran utama film ini yang sangat cocok dan chemistry mereka terlihat nyata dan didukung juga dengan akting yang natural yang membuat film ini sangat nyaman dinikmati. Dengan mengambil setting di Korea, menambah nilai lebih film ini, karena banyak kebudayaan Korea yang ditampilkan disini. Walaupun durasi film ini cukup lama,  tapi tidak akan terasa berkat lelucon-lelucon menghibur yang siap mengocok perutmu. Jadi tidak ada salahnya mencoba menonton film ini, apalagi kalau berdua dengan pasangan. Menghibur, manis, dan romantis!

4. SuckSeed

Ped (Jirayu Laongmanee) bertemu lagi cinta masa kecil terpendamnya, Ern (Natasha Nuanjam). Tapi sayangnya ternyata si sahabat yang labil, Koong (Peach Pachara) juga menyukainya. Koong pun mengajak Ped untuk membentuk sebuah band untuk menarik perhatian Ern, dan meminta Ern menjadi vokalis band tersebut. Mulanya hanya keinginan spontannya, sampai pada akhirnya membawa babak baru bagi ujian persahabatan mereka: Siapakah yang akan mendapatkan hati Ern?

Suckseed membuktinya bahwa efek nyeleneh, komedi berlebihan yang konyol tidak hanya akan bisa berakhir menjadi film lewat-tanpa-diingat lagi saja. Tapi ia bisa menjadi sebuah film baik yang merangkum persahabatan, cinta dan kehidupan remaja menjadi sebuah film yang menarik untuk ditonton. 

5. Crazy Little Thing Called Love

Crazy Little Thing Called Love

Crazy Little Thing Called Love via http://kirito27.blogspot.com

Khun Nam merupakan seorang siswi yang duduk di kelas M1 atau 1 SMP. Dia jatuh cinta pada senior nya di kelas M4 atau 1 SMA, Khun Shone. Tapi Nam adalah siswi biasa yang tidak populer di sekolahnya, Nam tidak cantik, kulitnya gelap, berbeda jauh dengan pujaan hatinya Khun Shone atau akrab dipanggil P'Shone, P'Shone adalah siswa populer, wajahnya ganteng, baik hati, dan idaman semua wanita. Apakah Nam akan menyerah begitu saja merelakan pujaan hatinya?

Walaupun film ini mengangkat tema tentang percintaan anak-anak SMA yang sangat biasa, tapi sutradaranya berhasil mengemas cerita yang biasa itu jadi film yang nggak cuma menarik buat ditonton tapi kita dimanjakan dengan shot-shot yang memorable. Angle pengambilan gambar yang berkelas membuat penonton terhanyut kedalam cerita. Dengan cerita super biasa tapi kemasannya oke punya, film ini mampu membuat penonton senyum-senyum sendiri, kreatif!

6. ATM Error

Pepatah mengatakan seorang pria payah rentan godaan terhadap harta, tahta dan wanita. Dan apabila dibalik maka seorang wanita akan rentan terhadap godaan harta, tahta dan pria. Film buatan Thailand ini bercerita setidaknya tentang salah satu poin dalam pepatah tersebut yaitu tahta. Seseorang bisa mencintai kekasihnya dengan segenap hati namun juga bisa luntur hanya karena tahta. Dikemas dalam suasana komedi dan bukan drama melankolis sehingga tidak perlu terlalu takut akan menguras air mata.

Kisah film drama ini sangat kreatif dan menarik. Bagaimana sebuah konflik berawal dari hal yang tak biasa kita jumpai dalam dunia nyata atau dalam film lainnya. Dikemas dengan gaya komedi yang unik, serta sound effect sebagai penunjang kesan dramatis. Ditutup dengan ending yang sangat manis membuat penonton baper menjadi nilai lebih film ini. Selain itu film ini juga mengajarkan kita untuk jangan terlalu egois demi kepentingan bersama.

Bagaimana kalau kisah cinta seperti ini ada di Indonesia, ya? Pasti bakal menarik banget, 'kan? Apalagi kamu jadi tokoh utamanya, hahaha.