Mahasiswa adalah sebutan akademis dari sebuah lembaga perguruan tinggi. Namun secara umum mahasiswa memiliki tiga fungsi strategis dalam meneruskan estafet perjuangan bangsa, dan tiga fungsi ini merupakan sebuah amanah yang digantungkan dipundak mahasiswa yaitu, mahasiswa sebagai penyampai kebenaran (agent of social control), sebagai agen perubahan (agent of change) dan sebagai generasi penerus masa depan bangsa (iron stock). 

Patut kita syukuri saat-saat kita masih bisa menikmati indahnya masa perkuliahan, karena pada masa-masa inilah banyak sekali pengalaman yang tentnya tak akan pernah terlupakan, saat inipula pengembangan karakter kita menjadi bertambah, wawasan global yang semakin melekat pada mahasiswa, rasa ingin tahu yang tinggi serta aksi nyata yang akan kita berikan saat pikiran ini ditumbuhi dengan jutaan cita-cita.

Jangan sia-siakan masa kuliahmu dengan hanya datang kekampus lalu pulang kekostan  dan saat dikostan kamu hanya bisa melamun, tidur bermalas-malasan, membuang waktu sia-sia yang semuanya tak berguna.

Ada banyak aktifitas yang bisa kamu lakukan dalam kampus, ada banyak ilmu yang harus kau serap dalam dunia pendidikan, ada banyak pula pengalaman baikyang harus kamu lalui saat berkumpul dan berdiskusi. Mahasiswa adalah agen perubahan, yang bisa merubah segalanya menjadi aksi nyata bukan hanya omongan kosong belaka. Mahasiswa adalah penggerak bukan motor yang selalu mengikuti arahan dari pengendara. Hei ingat nasib bangsa ini ada ditanganmu.

5 hal inilah yang bisa kamu lakukan saat kamu sudah berada dalam dunia kampus.

 

1. Saat Kuliah Coba Dengarkan dan Pahami Apa yang Disampaikan Oleh Dosenmu

Dengarkan dan pahami apa yang disampaikan dosen saat kuliah

Dengarkan dan pahami apa yang disampaikan dosen saat kuliah via http://kompasiana.com

Ada kalanya mendengarkan materi kulah yang disampaikan dosen sangat membosankan, berjam-jam melihat tampilan slide yang dosen perlihatkan kepadamu, ribuan teks tentang materi perkuliahan yang membuat matamu lelah menatap layar monitor.

Tetapi itu semua bisa kau atasi dengan fokus untuk menulis apa-apa saja yang dosen sampaikan kemudian resapi hingga pada akhirnya akan muncul sebuah pertanyaan yang berkaitan antara materi dan kondisi nyata disekitarmu, dengan hal seperti ini tentunya kamu akan dibimbing untuk berfikir kritis sehingga materi kuliah yang diampaikan dosen tak sia-sia.

Dengan memperhatikan penjelasan dosen, kamu dapat mengasah kepekaan dan daya tangkap dalam menerima ilmu dan informasi yang terbaru. Hal ini sangat berguana pula saat ujian nanti sehingga kamu tak perlu lagi belajar dengan Sistem Kebut Semalam (SKS) karena kamu sudah memahami bab kuliah saat menangkap informasi dan tentunya menulis bagian-bagian penting yang dosen sampaikan.

2. Rasa Ingin Tahu yang Besar Saat Berada Dikelas Perkuliahan

Bertanya akan membimbingmu dalam berfikir kritis dan tentunya menambah pemahamanmu terhadap materi yang diberikan

Bertanya akan membimbingmu dalam berfikir kritis dan tentunya menambah pemahamanmu terhadap materi yang diberikan via http://isigood.com

Membaca materi sebelum jam perkuliahan adalah hal yang sangat penting namun jarang dilakukan oleh mahasiswa, karena alasan kesibukan ini itu sehingga menjadi alasan tak sempat membaca materi yang akan dipelajari nanti.

Padahal jika memahami materi sebelum diberikan oleh dosen maka pemahaman kita selangkah lebih maju artinya kita sudah mempunyai bayangan tentang materi dan hal-hal yang belum kita mengerti tentunya akan segera kita tanyakan pada dosen.

Mahasiswa yang banyak bertanya adalah mahasiswa yang bodoh, maka saya tegaskan menjawab “BUKAN”, justru mahasiswa yang banyak bertanya adalah mahasiswa yang berhasil memahami materi kuliah, kritis terhadap kondisi terhadap realita dan tentunya wawasan yang lebih luas.

Menyiapkan pertanyaan bukan hal yang mudah karena terbukti cukup banyak pula mahasiswa yang tak bisa bertanya karena tak mampu memahami materi sehingga bingung apa yang harus ditanyakan padahal dia pun belum tentu mengerti materi yang disampaikan oleh dosennya selama perkuliahan yang sudah berlangsung, hingga pada akhirnya tak ada materi sedikitpun yang mampu diserap.

Sangat disayangkan jika hal ini terus berulang sampai pada kelulusan nanti, tak ada skill dan tak ada keahlian yang dimiliki hanya lelah dan waktu yang terbuang sia-sia selama menjadi mahasiswa.

3. Organisasi Memang Bukan Gegala-galanya Tapi Segala-galanya Berasal dari Organisasi

Organisasi mampu mengasah skill mu dalam bekerjasama dan menumbuhkan sifat kepemimpinan dalam diri

Organisasi mampu mengasah skill mu dalam bekerjasama dan menumbuhkan sifat kepemimpinan dalam diri via http://kbmunib.ac.id

Organisasi merupakan satu wadah bagi para mahasiswa dalam membangun kapasitas diri untuk bisa mengembangkan dan menggali potensi yang ada pada diri pemuda. Dalam organisasi terdapat sekumpulan pemuda yang memiliki visi, misi dalam mencapai tujuan bersama.

Layaknya barisan jamaah yang kokoh dan tangguh demi mempertahankan dan memperjuangkan tujuan yaitu kesejahteraan bangsa. Organisasi dibentuk oleh sekelompok pemuda dalam mendukung kepentingan nasional, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, management waktu, belajar menghargai arti sebuah pegorbanan.

Maka dari peran tersebut, organisasi mampu menyiapkan para pemuda menjadi generasi emas yang dapat meneruskan estafet bangsa dan tentunya bersinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menentukan kebijakan-kebijakan untuk keadilan dan kesejahteraan bangsa.

Organisasi bukan hanya sebagai wadah untuk saling mengenal, tetapi juga melatih mahasiswa dalam berkomunikasi, bercengkerama dengan rekan dalam satu organisasi kepemudaan. Organisasi mampu menyiapkan dan mencetak kader-kader unggul dalam mempersiapkan pemimpin emas untuk kepentingan bangsa kedepannya.

Maka dari itu kaderisasi kepemimpinan dibentuk untuk melatih mental, fisik untuk menciptakan pemimpin unggul yang mampu memimpin rakyat menuju bangsa yang adil dan sejahtera. Dengan adanya organisasi maka segala potensi yang dimiliki tiap mahasiswa akan terus dikembangkan.

Sikap kritis, ide-ide kreatif dalam menentukan solusi yang tepat, inovatif dan semangat juang tinggi merupakan potensi yang dimiliki mahasiswa dan harus tetap dikembangkan.

Diharapkan pula dengan adanya kegiatan-kegiatan dari organisasi pemuda maka semakin mengasah dan mengembangkan sikap positif yang nantinya akan membuahkan bibit unggul yaitu pemimpin yang mampu memimpin bangsa, bukan pemimpin yang cengeng melainkan pemimpin yang tegas dan siap membela rakyat sampai mati.

4. Buku adalah Jendelamu Untuk Menggenggam Dunia, Sempatkan Sedikit Waku Luangmu Untuk Membaca Jendela Dunia

tak ada alasan untuk membuang waktu yang sia sia dengan tidak membaca buku

tak ada alasan untuk membuang waktu yang sia sia dengan tidak membaca buku via http://monicantik.wordpress.com

Wawasan dari materi kuliah masih sangat kurang jika tak ditambahkan dari pengetahuan yang bisa kau dapatkan diluar kelas. Jangan berharap menjadi ahli dalam jurusanmu jika hanya mendapatkan ilmu dari slide kuliah yang diberikan dosen, hei ingatlah slide hanya gambaran besar bagaimana kau mengetahui dasar dari ilmumu. Jika kau hanya belajar dari power point yang diberikan dosen maka wajar saja jika kemampuanmu masih jauh lebih rendah.

Banyak informasi yang sudah sangat berkembang, banyak ilmu aplikasi yang sudah diterapkan didunia seiring dengan perkembangan dunia yang semakin kompleks, jika kamu tak mampu meluangkan sedikitpun waktu untuk membuka jendela dunia maka pengetauan yang kau miliki masih sangat sedikit.

Membaca dapat meningkatkan skillmu dalam berdiskusi dan bercengkerama, dengan membaca kita mampu berdiskusi dengan perkembangan dan masalah-masalah yang ada pada negeri dan tentunya akan bersinergi sehingga berdiskusi akan menjadi lebih menarik. Tak terbayang jika berdiskusi tetapi lebih banyak berdiam karena tak ada pengetahuan terbaru yang kamu miliki lantaran kamu malas membaca buku.

5. Lepaskan Kejenuhan dan Kepenatanmu dengan Berbagi Canda Tawa Bersama Teman-temanmu

Mengapa meski mahal jika ada yang hangout yang lebih murah?

Mengapa meski mahal jika ada yang hangout yang lebih murah? via http://wordpress.com

Setelah semua aktifitas yang kau jalani setiap hari mulai dari aktifitas akademik, organisasi maupun tugas-tugas lain yang menjadi aktifitas rutinmu sebagai mahasiswa, ada saat dimana kau akan merasa lelah, ada disaat dimana akan terasa bosan dan jenuh menjalaninya.

Lepaskan semua lelah, lepaskan semua jenuh dan bosanmu dengan berbagi canda tawa bersama teman-teman mu, luangkan waktumu untuk bersamanya, bicarakan topik lain yang membuat suasana menjadi senang bukan lagi suasana kritis yang penuh berfikir, bawa suasana menjadi penuh canda dan tawa sehingga tak akan terasa semua beban dalam pikiran pun akan hilang.

Ada banyak cara tentunya yang dilakukan tiap mahasiswa dalam melepaskan dan melampiaskan rasa bosan dan jenuhnya, tapi tak ada salahnya jika mencoba cara ini. Tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk berkumpul bersama temanmu, cukup membeli bahan-bahan masakan kemudian engkau masak bersama disalah satu rumah atau kostan temanmu tentunya sudah cukup untuk mempererat persahabatan dan menjadikan hangout bukan hal yang membosankan.

Tak perlu ratusan ribu uang yang harus kau keluarkan cukup berpatungan dengan membeli bahan masakan yang sederhana, karena intinya adalah bukan masakan tetapi kebersamaan dalam sebuah persahabatan.

 

Mahasiswa sebagai elemen bangsa memiliki peran sebagai bibit unggul yang akan meneruskan perjalanan panjang bangsa. Catatan sejarah membuktikan bahwasanya posisi pemuda sebagai sector penting bagi perubahan bangsa dengan adanya hari sejarah yaitu sumpah pemuda.

Pemuda yang pada akhirnya mampu menyatukan rakyat melawan penjajah bangsa yang kerap kali merugikan dan menyengsarakan rakyat, hingga  pada akhirnya lahirnya sebuah zaman reformasi. Mahasiswa yang notabenenya adalah pemuda bukan hanya sekedar usia yang masih muda tetapi juga sebagai ahli waris tunggal bagi nasib dan estafet perjuangan bangsa dimasa selanjutnya, kejayaan, kemakmuran, dan kesejahteraan semua bergantung daripada peran pemuda terhadap bangsa.

Jika mahasiswa mampu mengemban amanah dan menggunakan warisan ini dengan baik masa masa depan bangsa sudah terlihat dengan cerahnya, namun sebaliknya mahasiswa yang tak mampu bertanggung jawab maka rezim-rezim sejarah penjajahan bangsa akan kembali terulang.