Hai “rindu” kata yang semakin lama semakin ku benci, tersayat hati ini setiap kali ku dengar apalagi merasakan kata itu.

 

1. Rindu sepertinya mau tak mau kita harus bersahabat lagi

dan aku merindukanmu (lagi)

dan aku merindukanmu (lagi) via https://38.media.tumblr.com

Iya benar sekali mau tak mau aku harus merasakan kata yang kubenci itu lagi, makin hari aku merasa semakin rapuh serpihan hati ini semakin mendebu bahkan jiwa yang kufikir akan semakin kuat dengan kejadian patah hati yang kesekian kalinya dan berujung dengan kata rindu akan seluruh kenangannya.

2. Aku pikir semua kejadian patah hati dan masalah kerinduan yang sudah biasa kualami akan menjadikanku lebih kuat lagi terutama sang hati.

kufikir hatiku cukup kuat

kufikir hatiku cukup kuat via http://33.media.tumblr.com

Mungkin wajar, bukan hanya diriku seorang mungkin kalianpun pernah merasakannya kehilangan sosok yang selalu ada dan mengisi hari-hari kosong kalian pasti terasa sangat menyesakkan. Lihatlah layar ponsel yang tidak lagi menyala kecuali kalian menyibukkan diri membuka media social, dengarkanlah, apa masih ada nada yang berbunyi sesering dahulu saat hamper setiap detik kau menyapa dan memberikan kabar untukku,

Bukalah media social yang semakin sepi notifikasi karena jarang kau menyentuhnya karena tidak ada lagi moment indah bersamanya yang biasanya selalu ku bagi sudahlah baiknya ku tutup saja ponselku tidak perlu membuang waktu melihatnya dan berharap ada sapaan darimu yang bahkan sudah memutus komunikasi kita.

3. Air mata sudah tidak menetes tetapi justru hati ini menangis begitu keras.

bukan mataku yang menangis tetapi hatiku

bukan mataku yang menangis tetapi hatiku via http://tryktrak.blox.pl

Hati ini merontah semakin bergelut dengan sang otak yang selalu memerintahkan berhenti dan berjalan menuju tempat yang berbeda untuk meredam rindu. Terkadang ku mencoba menepis kerinduan itu dengan menyibukkan diri, aku tahu itu sangat berhasil tapi kau tahu selalu ada waktu senggang menjelang ku tidur dikamar yang redup cahaya lampu sendirian sunyi dan saat itulah rindu selalu merasukiku dan ternyata perlahan-lahan air mata yang berasal dari hati menetes lagi belum lagi ditambah dengan lagu kesukaan kita berdua tidak sengaja terputar karena akupun tidak akan pernah rela menghapusnya dari playlist kesukaan kita.

4. Dahulu saat belum mengenalmu bahkan aku jarang merasakan rindu.

semenjak mengenalmu

semenjak mengenalmu via http://s2.favim.com

Dahulu aku kuat berpisah berbulan-bulan tanpamu tetapi semakin sering kita bersama justru aku semakin rindu bila tidak berjumpa denganmu, apalagi saat hari dimana biasanya kita bersama menepis jenuh mengisi hari saling mendukung untuk memompa mood yang turun saat kita tidak berjumpa setiap minggunya.

5. Aku tak tahu bagaimana cara mengatasi kerinduan yang sangat hebat ini mungkin hanya jumpa yang dapat meredam kerinduan ini.

jumpa dapat meredam kerinduan

jumpa dapat meredam kerinduan via https://i1.wp.com

hanya dengan berjumpa? namun apakah masih mungkin? iya hanya waktu yang bisa menjawabnya dan hanya doa yang dapat selalu aku panjatkan dan berharap masih dapat melihat parasmu.