Tanah Gayo adalah salah satu daerah dataran tinggi yang menyimpan sejuta keindahan dan kekayaan alam yang luar biasa. Tidak hanya kopinya yang terkenal ke seantero dunia namun masih banyak hal yang bisa disajikan oleh masyarakat Gayo itu sendiri. Suasana alamnya yang sejuk (jika tidak mau dikatakan DINGIN)juga masyarakatnya yang ramah membuat kamu yang berkunjung kemari akan selalu teringat untuk kembali kemari, Tanoh Gayo. 

 

1. Menikmati Sunset di Bur Gayo (Gayo Highland)

Bur Gayo

Bur Gayo via http://goo.gl

Bur Gayo adalah bukit yang tinggi yang terdapat di sebelah kota Takengon. Kamu bisa mencapai bukit ini dengan menggunakan sepeda motor atau mobil dengan jarak tempuh sekitar 15 menit dari pusat kota. Di atas Bur Gayo kamu dapat menikamti keindahan kota Takengon dari atas. Kamu bisa melihat betapa indahnya kota Takengon yang diapi oleh danau Laut Tawar dan perbukitan. Di Bur Gayo juga kamu bisa menikmati sunset yang sangat indah.

2. Melihat Miniatur Takengon dari Pantan Terong

Pantan Terong

Pantan Terong via http://goo.gl

Pantan Terong merupakan tempat dataran tinggi juga di tanah Gayo, Acewh Tengah. Kamu bisa menikmati indahnya danau Laut Tawar dan kota Takengon dari ketinggian. Dari sini juga kalian bisa melihat lapangan pacu Kuda Belang Bebangka di kecamatan Pegasing, bandara Rembele dan juga gunung-gunung yang berbaris rapi. Jarak yang harus kamu tempuh untuk mencapai tempat ini lebih kurang 7 Km dari pusat kota. Kamu harus hati-hati karena medan yang kamu tempuh sedikit terjal dan memacu adrenalin.

 

3. Wisata Religius di Mesjid Ruhama, Takengon

Mesjid Ruhama

Mesjid Ruhama via http://goo.gl

Mesjid Ruhama adalah mesjid yang menjadi selain menjadi tempat ibadah juga sebagai tempat pendidikan syiar Islam. Letaknya tepat ditengah-tengah kota Takengon berdampingan dengan pusat perkantoran dan juga pusat pendidikan STAIN Gajah Putih. Mesjid ini memiliki ornamen unik khas Gayo dan yang paling penting kamu tidak akan mendapati satu kipas angin atau pun AC di mesjid ini. Percayalah.
 

4. Napak Tilas di Goa Loyang Koro

Gua Loyang Koro

Gua Loyang Koro via https://www.google.co.id

Menurut legenda, goa ini adalah jalan pintas para penggembala kerbau ditanah Gayo ketika membawa ternak kerbaunya menuju Isak dari kota Takengon begitu juga sebaliknya. Selain itu juga sebagai jalan pintas yang digunakan untuk perdangan. Namun konon, gua ini tertutup dengan sendirinya karena adanya pertikaian antara para penggembala. Letak gua ini tepat di sisi Danau Laut Tawar, tepatnya di kaki Gunung Birahpanyang, kecamatan Bintang. 

5. Pacu Kude

Pacu Kuda

Pacu Kuda via http://goo.gl

Pacu Kude adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintahan kabupaten Aceh Tengah. Acara ini adalah acara yangsudah dilakukan secara turun temurun setiap awal tahun dan juga akhir tahun. Seakarang acara ini diselenggarakan ketika HUT kota Takengon dan juga HUT Republik Indonesia. Jika kamu tidak punya jadwal yang padat, boleh menonton acara Pacu Kude tradisional ini. 

6. Menikmati Suasana Laut di Danau Lut Tawar

Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar via http://goo.gl

Mungkin satu pertanyaan yang terlintas adalah bagaiamana bisa menikmati suasana laut di atas dataran tinggi. Namun begitulah kenyataannya, di tanah Gayo kamu bisa menikmati itu dengan mengunjungi Danau Lut Tawar. Danau yang menjadi nadi bagi kehidupan masyarakat di Takengon menyimpan sejuta pesona. Selain pemandangan yang indah di danau ini juga menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna salah satunya adalah ikan khas tanah Gayo yaitu Ikan Depik.