Buat kamu yang lagi kuliah di program studi pendidikan fisika atau yang nyari jodoh punya sahabat mahasiswa program studi pendidikan fisika pastingya pernah ngalamin. Betapa suka duka nya hidup dengan tantangan. Saat dituntut untuk bisa menguasai konsep-konsep, teori, hukum dan teman-temannya, kemudian harus bisa menyampaikan dan mengajarkan pada orang lain. So, buatmu para mahasiswa pendidikan fisika. Siapkan strategi agar langkah kakimu kelak akan di nanti-nanti oleh para muridmu. Karena "rumus aja gak cukup" 😀 .

nah, kali ini saya akan mengulas beberapa curahan hati mahasiswa pendidikan fisika....

1. Tiap Hari Sarapannya Rumus Ya ?

fisika statistik via http://www.ask.com

Biasanya sih, ditanya kayak gini nih..

Yah, enggak lah.. sarapannya sama kayak mahasiswa kebanyakan, terkadang nasi goreng, kue, tapi ada juga sih teman saya yang gak sarapan. Kenyang sama tugas nurunin rumus kali ya 😀

2. Calon Muridku, Fisika itu gak hanya soal RUMUS

club astronomi pendidikan fisika via https://facebook.com

Advertisement

wahai para calon murid muridku…

Fisika itu bukan hanya soal rumus saja, "Physics need mathematic, but physics is not mathematic" (Tomo Djudin). Coba lihatlah sekitarmu, saat engkau menendang bola, apakah engkau mengeluarkan rumus dulu baru kamu tendang. Enggak kn?

Fisika itu mata pelajaran tentang hukum-hukum alam dengan segala keteraturannya, dari yang ukurannya sangat kecil sampe alam semesta yang maha luas ini. misalnya saja peristiwa gerhana matahari atau gerhana bulan, gak pake rumus kan buat ngeliatnya?

3. Anti Telat, kalo telat biasanya disengaja

saat belajar fisika dasar 1. pada materi gerak lurus beraturan biasanya ada soal kayak gini

"Bambang hari ini bangun kesiangan, jarak rumah bambang ke sekolah adalah 10 kilometer. Jika bambang berangkat dari rumah pukul 6.50 WIB dan perkuliahan dimulai pukul 07.00 WIB, berapakah kecepatan minimal bambang dalam mengendarai sepeda motor agar ia tidak terlambat? " (berapa hayo)

Nah, ini kan soalnya udh ada, masa sih kita masih terlambat. Jadi, sebenarnya dia tau bakalan terlambat. kalo terlambat pun ia juga punya alasan ilmiah misalnya "begini pak, saya sudah menghitung kecepatan minimal yang harus saya jaga, perhitungan saya sudah tepat pak, hanya saja kecepatan motor saya tidak bisa stabil selama perjalanan.

Udah, buat yang masih sering terlambat malu sama muridnya nanti 🙁

4. Punya penghapus, tapi keseringan ngapus papan tulis pake tangan

papan tulis rumus via http://defund.com

Nih, pengalaman buat yang udah ngajar (minimal PPL). Hal ini tidak hanya dialami oleh saya, teman-teman yang lain juga.

pas jelasin rumus-rumus di papan tulis ngapusnya biasa pake tangan dan ini dilakukan tanpa sadar.

Terkadang penghapus di tangan kiri, tapi tetep aja yang dipake tangan kanan

hedeh…

5. Banyak Job 🙂 multi talent

Ada yang kerja ada yang ngawasi via http://ibnuputimin.blogspot.com

Biasanya mahasiswa pendidikan fisika belum lulus aja proyeknya udah di sana-sini..

Jadi guru les bisa, mata pelajaran apa aja deh, matematika oke, IPA oke, fisika apa lagi..

kerja bakti, bikin alat-alat untuk pembelajaran, bisaaa… Apa aja yang penting halal

6. Punya banyak stok kata-kata bijak dari persamaan fisika

kau tau sahabatku, kita bagaikan proton dan elektron, saling membutuhkan satu sama lain.

mau gombal juga bisa..

7. mahasiswa pendidikan tanggung jawab besar mengubah paradigma bahwa fisika menjadi momok menakutkan bagi siswa

Fisika memang sulit, tapi bukan berarti tidak dapat kita taklukkan…

8. Saat mengajar, akan ditanya : gak ada kerjaan kita ya pak, kelapa jatuh kita hitung 😀

bola jatuh via http://www.ualberta.ca

Apaan coba pak,, kelapa jatuh dihitung

Masa sih nanti pas ada orang tabrakan kita tanyain dulu : "mas tadi kecepatannya berapa, trus massa mas berapa? …. Nanti dijawab lagi pantesan mas, momentum mas tadi besar banget makanya keadaan mas parah.. Auhh