Aku hanya berkata kepada Tuhan bahwa aku lelah, soal hati aku serahkan kepada-Mu wahai yang Maha Besar. 

Tanpa aku sadari, aku bertemu sosok kamu yang tidak pernah aku minta, kamu yang begitu baik dan selalu click disetiap hal.

Tuhan mengirimkan kamu untukku tapi dengan kekuasaan-Nya, Tuhan mengirimkan hamba yang menyembah-Nya dengan cara yang berbeda denganku.

Dia yang setiap hari bertukar kabar denganku, berbagi cerita soal aktivitas, berjanji untuk saling menjaga kepercayaan dan menghargai satu sama lain adalah hamba yang juga dikasihi oleh Tuhan.

Dari awal kita tahu bahwa ini tidak mudah, akan banyak hal yang harus kita hadapi dan lalui bersama. Beberapa hal ini yang selalu kami hadapi dan lalui bersama.

 

1. Kebiasaan mengingatkan untuk beribadah

CINTA BEDA AGAMA

CINTA BEDA AGAMA via https://www.google.co.id

Kami selalu tahu bagaimana cara menghormati satu sama lain. Saling mengingatkan ibadah merupakan bagian dari kebiasaan kami yang selalu dilakukan. Disaat ia harus memenuhi kewajiban ibadahnya, aku sering menemani dan menunggunya di area sekitar tempat ibadahnya. Bahkan timbul perasaan tercerahkan disaat melihat ia beribadah.

Saat aku harus beribadah kepada Tuhanku, ia dengan sabar menunggu kabar saat aku sudah selesai melaksanakan kewajibanku. Kami saling menghormati dan tidak pernah terlintas dipikiran kami untuk membanding-bandingkan kepercayaan kami.

2. Larangan dari keluarga merupakan hal terberat

Dilema Cinta yang Tak Direstui Orang Tua

Dilema Cinta yang Tak Direstui Orang Tua via http://wolipop.detik.com

Semua orang tua sudah pasti menginginkan anaknya bersama dengan dia yang memiliki keyakinan yang sama. Begitupun orang tua kami, bedanya orang tua dia lebih menghargai perbedaan dan menyerahkan semuanya pada Tuhan sementara orang tuaku berpendapat bahwa beda sudah pasti tidak bisa sama.

Ma, Pa! Andai kalian paham apa yang aku rasakan saat ini, perasaan nyaman dan khawatir yang selalu aku hadapi. Ketakutan akan masa depan kami. Tapi Kami percaya bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan kami, Tuhan yang akan selalu menuntun kami agar selalu dijalan-Nya.

3. Pertanyaan yang selalu muncul

Yang pernah ngalamin cinta beda agama

Yang pernah ngalamin cinta beda agama via http://www.kaskus.co.id

Kenapa orang lain bisa dengan mudahnya bersama pasangan yang seiman? Pergi ibadah bersama dan direstui oleh orang tua. Sementara kami begitu banyak kata tidak yang kami terima. Kenapa ?

Pertanyaan ini selalu saja muncul saat perasaan iri ini muncul. Saat kuhela nafas, aku tersadarkan akan kekuasaan Tuhan. Tuhan punya rencana untuk kami. Tuhan tahu kami bisa melalui ini bersama. Karena itu Tuhan menciptakan cinta.

4. Selalu menjadi buah bibir orang

Pacar Beda Agama, Haruskah Putus

Pacar Beda Agama, Haruskah Putus via http://lifestyle.okezone.com

Kami sering duduk termenung setelah kami membicarakan apa yang telah kami dengar dari beberapa orang terdekat bahkan dari beberapa postingan yang kadang mengganggu pikiran kami. Kami terdiam dan merenung bukan karena kami menyerah, tapi kami kadang hanya lelah dengan banyaknya pendapat bahwa beda itu tidak bisa bersama.

Semoga kami selalu bisa bersabar dengan pendapat dan omongan orang lain. Kami yakin mereka juga bermaksud baik, tapi kami minta biarkan kami menjalani rencana-Nya.

5. Janji adalah kekuatan kami melalui hari

Kekuatan pada Cinta Beda Agama

Kekuatan pada Cinta Beda Agama via http://agaz.tumblr.com

Memikirkan masa depan tak akan pernah ada habisnya, tapi bukan berarti kami tidak memikirkannya. Tapi mendengarkan kata orang lainpun tidak semudah itu, ini soal perasaan yang tidak pernah kami minta, perasaan yang begitu saja muncul dan tertanam dihati kami. Buat orang tua kami, tenang dan percayakan kepada kami, kami tetap buah hatimu yang tidak akan pernah meninggalkanmu, kami akan terus memenuhi tanggung jawab kami sebagai anakmu.

Kami hanya menjalankan apa yang sudah digariskan Tuhan, biarkan kami melanjutkan apa yang sudah direncanakan Tuhan.