Pernah kebayang, gak, kalau kita hidup di dunia ini tanpa adanya rambu-rambu yang mengatur kegiatan kita. Bisa dibayangin mungkin semuanya gak teratur dan ruwet. Gak ada lagi yang namanya keteraturan dalam masyarakat. Untuk itulah rambu-rambu ini dibuat, agar masyarakat tau batasan dan tertib dalam keseharian.

Meski udah dibikinin rambu, ternyata masih banyak yang kurang peduli dan berlaku seenaknya kayak orang-orang ini. Semoga kita gak termasuk yang melanggar, ya.

1. Berdiri di Tempat Dilarang Berdiri

Awas kejepit! hehehe via http://skyscraper.com

Biasanya tulisan kayak gini sering kita temui di angkutan umum kayak TransJakarta atau Commuterline. Tanda ini dipasang bertujuan agar penumpang berhati-hati dan menghindarkan penumpang dari hal yang tidak diinginkan. Seperti terjepit, terjatuh dan sebagainya.

Tapi bukan hal aneh kalo kita sering nemu orang berdiri diatas tanda ini. Apalagi kalau di jam sibuk yang penumpangnya membludak kayak ikan teri dalam plastik, hampir gak ada ruang buat berdiri lagi, yah… Mau gak mau, deh.

Kamu harus berhati-hati dan mengikuti arahan petugas yang ada ya, guys! Asal kalau lagi sepi, kamu jangan bebel mau berdiri di sana apalagi di atap. Jangan. Please jangan…..

2. Merokok di Angkutan Umum

Advertisement

Sudah ada peraturannya, lho! via http://youtube.com

"Mas kalau mau ngerokok, asepnya dihirup sendiri, dong!!"

Hayo, mau ditegur gaspol kayak begini sama ibu-ibu di samping kamu? Kalau gak mau ya jangan ngerokok di tempat umum dong, apalagi kalau kamu ngerokoknya di angkot. Jangan, lah. Udah ada peraturannya lho kalau merokok di angkot itu gak boleh! Merokok di tempat yang udah disediain aja, ya.

Surat Edaran Nomor: SE 29 Tahun 2014 tentang Larangan Merokok di Dalam Sarana Angkutan Umum tersebut ditujukan kepada seluruh operator angkutan penumpang kendaraan bermotor umum, operator angkutan penumpang KA, operator angkutan penumpang angkutan laut, operator angkutan penumpang angkutan penyeberangan, dan operator angkutan penumpang angkutan udara.

Kalau udah begini, ya jangan nyolot kalo pas kamu ngerokok di angkot ditegur sama orang pake gaspol remblong.. hehehe…

3. Buang Sampah Sembarangan

Weleh-weleh…. via http://wartakota.com

Hmmm… Sudah habis kata-kata sepertinya.

Yakali, ini udah dilarang, dikasih peringatan gede-gede tapi ternyata gak mempan, bray! Sampahnya malah numpuk. Apakah kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih rendah? Hmmm…

Pusing pala berbie, deh.

4. Dilarang Parkir

Ampun Dj!! via http://google.com

Tolong dimengerti, ya, guys, kalau tanda itu artinya dilarang parkir. Bukan dilarang pacaran!

Malu, dong, sama anak SD yang nilai PPKN-nya bagus-bagus. Masa, ada rambunya, kamu malah ngelanggar di depan mata!

5. Dilarang Berhenti

Jangan berhenti di hati mantan. Eaaaaa via http://google.com

Kalau rambu ini kebanyakan yang melanggar itu supir angkot, tapi gak sedikit juga pengendara mobil pribadi yang melakukannya. Entah karena dia gak tau ada rambu itu atau pura-pura gak tau.

Jika ada rambu ini baiknya kamu tidak berhenti dalam radius kurang dari 15 meter dari rambu ini.

Apalagi kamu berhenti di bawahnya persis. Duh, jangan… please jangan, ya. Makin salah kalau kamu berhenti di hati mantan. Aduh! hehehehe..

6. Menyebrang Sembarangan

Padahal ada rambunya… via http://advanstore.com

Menyebranglah di tempat penyebrangan yang dilengkapi oleh rambu menyebrang dan zebra cross karena itu adalah hak penyebrang. Kalau kamu nyebrang sembarangan, selain berbahaya kamu juga bisa membahayakan orang lain. Masa' lagi enak-enak nyetir tau-tau kamu nyelonong nyebrang?

Wah, bisa-bisa terjadi hal yang tidak diinginkan dan merugikan kamu.

Bukannya kalo nyebrang di tempat yang sudah disediakan keamanan kita dalam menyebrang bisa lebih tinggi? Iya gak? Iya, dong…

7. Bonus nih, biar syarafnya lemes dikit, ah! Hehe

Hati-hati, perihh. uuhhhh via http://google.com

Awas, kalau lihat mantan lewat di seberang jalan, jangan puter balik, ya guys! Ingat! Hati, lho ini!! Hati!

Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita menaati peraturan dan hukum yang ada. Bukannya cerminan seseorang di jalan raya adalah cermin pribadi bangsa? Yuk, mulai peduli dengan sekeliling dan taat pada peraturan yang ada.