Sebagian teenagers saat ini mungkin merasakan galau, tidak bersemangat dalam menjalani harinya atau bahkan hidupnya sia-sia karena nggak bisa lagi bareng dengan orang yang ia sayangi (read:pacar). Tapi tahukah, dibalik kesedihanmu ada perasaan yang jauh lebih sedih atau tersakiti melihat ketidakbahagiaanmu dalam menjalani hidup hanya karena dirinya? Tanpa kamu sadari, kamu akan merasa bahwa diam-diam ada yang memperhatikanmu yang ingin mendengar keluh kesahmu, yang merasa tersakiti oleh karenanya, tapi justru kamu lebih memilih diam dan mengabaikan. Kemudian, mereka hanya bisa berdo'a semoga kamu selalu dalam keadaan baik-baik saja.

Come on girls! You have thousand things to do! Bahkan harusnya kamu buktiin, dia bakalan nyesel ngelepasin wanita sepertimu. Apalagi kalau dia lebih memilih yang lain dengan alasan "kamu terlalu baik untuk aku", it doesn't make a sense! Alasan klasik, yang nonsense banget! Kamu nangis? Wajar. Sedih? Wajar juga. Tapi kalau dia aja nggak peduli, kenapa kamu harus?

Beberapa hal yang mungkin bisa kamu lakukan, yang bisa bikin kamu merasa dunia ini terlalu menyedihkan untuk kamu tangisi hanya karena dia bersikap tidak adil terhadap wanita kuat sepertimu. Air matamu terlalu berharga untuk menangisi kepergian dia yang tidak menghargaimu.

1. Dekatkan diri dengan Sang Pencipta, bisa bikin kamu tenang banget!

Banyakin do’a, biar adem ayem tuh hati yaa via https://www.google.com

Kalau pengen tenang, coba deketin Penciptamu. Mungkin saking sayangnya kamu ke dia, bikin kamu lupa dengan-Nya. Tanpa kamu sadari, ketika bercerita dengan-Nya akan membuatmu jauh lebih tenang dan damai.

2. Banyakin waktu buat ngumpul bareng keluarga

Keluarga yang bisa bikin nyaman dan tenteram via https://www.google.com

Mungkin, selama ini kamu sibuk menghabiskan waktu dengan dia jadi sering lupa kalau keluargamu juga terkadang merindukanmu. Bangkit! Coba untuk ngumpul bareng keluargamu, sekadar bercerita ngayal bakalan bikin kamu happy dan lupa dengan kesedihanmu loh!

3. Travelling ala-ala bareng sahabatmu

Ganti schedule liburan jadi bareng sahabatmu via https://www.google.com

Advertisement

Liburan bareng sahabat emang salah satu obat paling manjur buat ngelupain gelisah dan resahmu yang tak berujung. Nggak perlu mahal-mahal. Cuma sekadar main UNO pun udah bisa bikin kamu happy kok.

4. Positive thinking, sibukkan diri

Jadilah wanita cerdas dan sibuk dengan hal-hal yang bisa menyalurkan energi positif untuk hari-harimu via https://ClipartFest.com

Ketika kamu tahu bahwa hari ini masih belum lebih baik dari kemarin, itu tandanya kamu harus mengubah kebiasaanmu. Sibukkan diri, ajak Ibu atau ayahmu untuk memberikan saran atas apa yang kamu pilih. Bisa untuk study atau memulai bisnis kecil-kecilan yang bisa menyalurkan energi positif. Jangan sampai energi itu terbuang percuma dan sia-sia.

5. Bergabung dengan komunitas sosial, dapatkan kebahagiaan baru

Jangan sampai kesedihan mematikan langkahmu untuk menemukan kebahagiaan baru via https://huffingtonpost.com

Kesedihan yang kamu rasakan dari sebuah pengkhianatan mungkin akan membuat kamu jatuh bahkan sulit untuk bangkit, namun hal ini tidak lantas bisa mematikan langkahmu untuk menemukan kebahagiaan baru. Masih banyak cinta di dunia ini. Dapatkan dari mereka yang ada di sekelilingmu.

6. Move On, Life Must Go On!

Move on untuk sesuatu yang jauh lebih baik yang telh disediakan oleh-Nya sebagai gantinya atas saat ini via https://Gulalives.co

Finally,

"Matahari tanpa kamu minta untuk terbit pun akan terus terbit keesokan harinya, dan tanpa kamu minta untuk terbenam sore hari ia pun akan terbenam"

Ketika telah menyadari untuk semua hal berharga yang telah kamu lewati dengan kesedihan, sudah saatnya kamu harus move on. Dan yang harus kamu inget adalah, keluargamu selalu ada untukmu, kamu nggak bakalan pernah sendirian. Tuhanmu selalu ada dan siap untuk mendengarkan segala keluh kesahmu, jangan pamer di sosmed. Hidupmu terlalu berharga untuk disia-siakan oleh seseorang yang tidak bisa menghargai semua rasa cinta dan sayangmu.

Hidup dan bertahanlah untuk cinta, cinta terhadap Tuhanmu, Ayahmu dan Ibumu. Tidak ada yang lebih bisa kamu cintai dari mereka. Kalau tidak, rasa sakit dan kecewa yang akan kamu dapatkan. Hidup tak selamanya akan berakhir dengan kepahitan, tapi akan berakhir dengan saat indah saat waktunya tiba. Percayalah dengan takdir yang telah ditentukan untukmu. Mulailah hidup yang baru.